Kenali Penyebab Rambut Rontok

Siapa yang punya masalah kerontokan rambut? Ngacuuung! Ngeselin ga sih? Pastinya ya. Lihat rambut bertebaran dimana-mana rasanya sebel plus sedih. Lebih nyesek lagi rambut yang seakan ga berhenti rontok tiap kali disisir atau keramas. Kalau dikumpul-kumpulin, bisa buat bikin sanggul *ehh.

Rambut rontok yang bertebaran di lanta
Rambut rontok yang bertebaran di lantai


Ya itu lah yang saya rasakan tiap kali melihat rambut yang bertebaran di kasur, kamar, ruang tamu, kamar mandi, dapur, kursi. Arrgghh, rasanya mau marah, mau teriak. Udah pakai samphoo anti rontok pun rasanya masih belum memberikan solusi.

Ada yang bilang, rambut yang rontok bisa disebabkan karena rambut yang selalu tertutup hijab menyebabkan rambut lembab dan lepek. Iya sih, tapi ga mungkin lepas hijab kan solusinya?

Ada juga yang bilang kalau rambut yang panjang bisa jadi penyebabnya, karena rambut yang lebih berat membuat akarnya tak kuat menahan beban, sehingga lebih mudah rontok. Hm, memang sih kalau rambut saya mulai panjang akan mudah rontok. Entah ini ada korelasinya atau nggak ya.

Berangkat dari rasa penasaran mencari penyebab sekaligus solusinya, saya datang ke acara dating hair talk with NaturxISB.

Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 11 Januari 2020 lalu di hotel Ibis Tamarin ini akhirnya membuka wawasan saya tentang rambut dan perawatannya.


Clara Rizki (Kanan), Brand Executive Natur, menjelaskan masalah rambut rontok
Clara Rizki (Kanan), Brand Executive Natur, menjelaskan masalah rambut rontok

Saya akhirnya tahu akar masalah rambut rontok. 

Pengen tahu?

Bentar ya

Tara, ini ya penyebab rambut rontok versi Natur yang kali iini dibawakan Brand Executive Natur, Clara Rizki.


Penyebab Rambut Rontok



1. Faktor Keturunan 


Nah, kalo udah biologis alias genetik gini memang susah diutak atik sih ya,  susah mencegahnya, cuma perlu cari solusinya. So, kalau memang kamu punya keluarga atau orangtua yang riwayatnya mudah rontok, kemungkinan besar ya kamu juga akan gampang rontok juga.


2. Stress


Walah, stress bisa bikin rambut rontok? Duuh, memang stress ini bahaya ya pengaruhnya bisa kemana-mana. Termasuk ke kulit kepala dan rambut. Stress dapat menyebabkan siklus pertumbuhan rambut terhambat. Ini bisa menyebabkan bahaya kebotakan ya guys. 

Normalnya, rambut kita terus bertumbuh tiap hari, melakukan regenerasi. Rambut rontok akan diganti rambut baru yang lebih sehat. Nah, apa jadinya kalau stress? Ya regenerasi rambut tak terjadi. So, kalau rambutnya rontok, gak ada gantinya. Gimana kalau rontoknya banyaaak? 😂😂


3. Produk kosmetik rambut yang kurang tepat.


Guys, memilih produk perawatan rambut memang harus tepat, jangan sampai salah pilih. Misalnya salah pilih atau salah menggunakan kondisioner yang menyebabkan rambut menjadi lepek dan kulit kepala menjadi terlalu berminyak. Sejatinya, memakai kondisioner itu bukan di kulit kepala, tapi di batang rambut *cmiiw, karena kondisioner berfungsi melembabkan rambut, bukan kulit kepala, beda dengan creambath. Kulit kepala yang berminyak akibat kurang bersih dalam mencuci rambut, bisa memicu munculnya ketombe.

Nah, rambut yang berketombe biasanya membuat kulit kepala jadi terasa amat gatal, sehingga memicu untuk menggaruk. Garuk menggaruk ini bisa jadi masalah yang menyebabkan rambut rusak dan akhirnya rontok.

Kalau kasusnya kayak gini, rontoknya rambut karena ketombe, maka yang harus diatasi dulu adalah ketombenya.


4. Gizi Kurang Seimbang


Ini seperti yang saya bahas di atas tadi. Salah satu penyebab kerontokan adalah gizi yang kurang seimbang. Bisa jadi rambut panjang lebih mudah rontok karena nutrisinya sudah tak mencukupi lagi untuk memenuhi kebutuhan gizi rambut panjang.

Supaya rambut panjang bisa tetap sehat dan ga rontok, perlu banget makan-makanan yang bergizi, supaya rambut ternutrisi juga.


5. Keramas dengan air yang terlalu panas


Keramas dengan air yang terlalu panas dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan rambut. Ini yang menyebabkan rambut lebih mudah rontok


6. Efek samping obat-obatan


Mengkonsumsi obat-obatan tertentu atau menjalani terapi tertentu bisa memicu rontoknya rambut. Misalnya pada pasien-pasien yang menjalani penhobatan kanker seperti kemoterapi *cmiiw


7. Hormonal


Ini juga susah dielakkan sih. Pada saat tertentu, saat hormon sedang dominan (biasanya saat haid), ga bisa dihindari akan terjadi kerontokan.


8. Masa Pengobatan


Ini sama sebenarnya dengan penyebab efek samping obat-obatan sih. Pada masa pengobatan tertentu biasanya jadi penyebab kerontokan rambut. Seperti orang-orang yang sedang dalam masa pengobatan kanker.


Mengatasi Rambut Rontok


Wohooo, ternyata banyak juga faktor yang menyebabkan rambut rontok ini ya, harus dikenali satu-satu akarnya. Kalau memang bisa diatasi dari akar penyebabnya ini, kalau ga bisa ya langsung diatasi masalahnya. 

Misalnya, kalo penyebabnya karena stress, ya stressnya dulu diatasi, jangan sampai berlarut-larut. 

Kalau masalahnya karena salah pakai produk yang menyebabkan rambut ketombean, ya atasi dulu ketombenya, ganti produk perawatan rambutnya, jangan tetap maksa memakai produk perawatan rambut tersebut.


Kuncinya : Kenali Penyebab Rambut Rontok

Nah, salah satu solusi mengatasi rambut rontok dan ketombe yang ditawarkan Natur sebagai adalah rangkaian produk perawatan rambut dari ekstrak ginseng untuk rambut rontok. Ginseng sudah lama dikenal mampu menguatkan akar rambut. Jika akar rambutnya kuat, rambut tidak akan mudah rontok *cmiiw. Pakai produk perawatan lengkapnya agar hasilnya lebih maksimal, mulai dari shampoo, kondisioner, hair tonic, hingga hair mask.

Kondisioner dengan Ekstrak Ginseng
Kondisioner dengan Ekstrak Ginseng 


Oh ya, buat yang belum kenal Natur, saya kenalin dulu ya. Natur adalah brand perawatan rambut yang mengusung penggunaan bahan dasar alami. Saking alaminya, beberapa konsumen sampai merasa wangi produk Natur ini mirip dengan jejamuan. Tapi itu dulu, sekarang sih Natur sudah berinovasi dengan memberikan sedikit fragrance ke dalam formulanya, dengan tetap mengedepankan manfaat. 



Selain itu, dibutuhkan juga produk perawatan rambut yang mengandung tea tree oil untuk mengatasi rambut berketombe. Tea tree oil dipercaya berkhasiat mencegah perkembangan mikroba, alias anti mikroba, ini efektif untuk mengusir jerawat dan ketombe.

Tea Tree Oil Shampoo untuk rambut berketombe
Tea Tree Oil Shampoo untuk rambut berketombe


Ngomong-ngomong nih, kalian tahu gak sih fungsi "lubang telinga" di samping kanan botol shampoo Natur itu? Ternyata lubang itu fungsinya untuk memasukkan tali yang bisa digantung. Hm, kenapa kog ga sekalian disiapin tali gantungannya ya? *Ehhh. 

Kenapa harus digantung? 

Tujuannya sih supaya shampoo Natur jangan sampai terkontaminasi air atau benda lain. Jika sampai ada benda atau cairan yang ikut masuk ke dalam botol, shampoo akan mudah rusak, gak steril lagi, khasiatnya gak akan maksimal *cmiiw. Hmm, saya jadi paham, kenapa kog shampoo Natur ga ada yang berukuran besar, semua dipaket dalam kemasan kecil-kecil. Tujuannya supaya cepat habis dan tidak mudah terkontaminasi *cmiiw

Produk terbaru Natur, Hair Mask
Produk terbaru Natur, Hair Mask

Meningkatkan Kemampuan Sebagai Blogger


Tak hanya dapat ilmu soal rambut dari Natur, hari itu, saya dapat insight Lagi dari founder komunitas Indonesian Social Blogpreneur, ISB, yang hari itu menggunakan setelah hitam-hitam, teh Ani Berta.



Teh Ani Berta dengan logat Sunda kentalnya ini bolak balik "menampar" saya dan beberapa teman blogger yang hadir.

"Nulis blog itu jangan cuma sponsor dan iklan aja. Banyakin lah nulis yang organik. Kalau bisa 70% organik, sisanya baru sponsor

Hiyaaak. Maafkan sodara-sodara, blog saya isinya iklan semua *plak plak* *uhuk.

Teh Ani juga bilang, jangan ragu untuk membuka diri pada ilmu atau wawasan di luar Niche, jangan buru-buru menutup diri. Teh Ani mencontohkan sebuah tulisan otomotif dengan sentuhan beauty dari seorang beauty blogger yang datang ke acara peluncuran sebuah kaca film mobil. Si blogger ini lantas menulis pentingnya memilih kaca film yang dapat mencegah bahaya sinar UV yang dapat merusak kecantikan kulit. Waw, nice angle right?

Teh Ani juga mengingatkan pada teman-teman blogger untuk belajar menulis secara soft selling, jangan selalu hard selling. Tulisan soft selling biasanya lebih enak dibaca, ga terasa ada iklan disitu. Kalau pun terasa, ya terasanya ga terlalu berlebihan dan bikin orang males baca *ehhh.

Oh ya, satu yang selalu diingatkan teh Ani kepada teman-teman blogger, jangan menutup diri pada dunia blogger saja. Kembangkan wawasan dan kemampuan di bidang lain, jadikan skill tambahan yang bisa menjadi nilai jual yang membuat blogger A beda dengan blogger B. Well noted Teh Ani, makasih banget untuk selalu mengingatkan dan memotivasi saya untuk membranding diri sebagai dosen yang juga blogger. Hahaha.

Kadang-kadang saya suka merasa malu dan risih mengaku dosen, takut orang jadi over estimated, berharap berlebihan. Tapi, teh Ani lah yang selalu menguatkan dan membuat saya akhirnya berani membranding diri. Kita harus berani membuka diri dan mengembangkan berbagai skill, tidak menutup diri pada berbagai kemampuan. Insya Allah itu akan bisa jadi pembuka pintu rejeki. Aamiin.

Ah, dari mulai ngomongin penyebab rambut rontok, sampai bahas branding diri, ilmu hari itu rasanya luar biasa berharga. Terima kasih ISB sudah memfasilitasi dating kali ini. Semangat atasi rambut rontok! *Ehhh



Tidak ada komentar

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Kirim email ke siswadi.maya@gmail.com