Pages

Categories

HIN

HIN
Hijab Influencer Network
IBX5B48708796EE3

Selasa, 26 November 2019

Insan Cendekia Madani, Pesantren Urban Generasi Perkotaan

Jalan utama di tengah areal Islamic Boarding School Insan Cendekia Madani
Jalan utama di tengah areal Islamic Boarding School Insan Cendekia Madani


Hai-hai para urban mom, apa kabar kalian? Siapa nih di antara para mom yang sedang dilanda gundah? Gundah dalam menyekolahkan anak. Terutama para mom yang anaknya tak lama lagi akan menghadapi UN SD atau akan naik ke kelas 6 SD. Biasanya, saat sang anak mulai menginjakkan kaki di kelas 5 atau 6 SD, para orangtua sudah mulai sibuk kasak kusuk mencari sekolah menengah untuk melanjutkan pendidikan dasar ini. 

Pilihannya antara sekolah negeri, sekolah swasta umum, atau sekolah swasta berbasis agama. Kalau mau sekolah berbasis agama, pilihannya sekolah berbasis agama yang full day schooll atau sekolah yang berasrama. Galau-galaunya orang tua tuh disini. Anak saya enaknya masuk ke mana? 

Belakangan, saya melihat banyak orang tua yang melirik pesantren alias sekolah berasrama. Sekolah berasrama dilirik sebagai tempat menimba ilmu umum sesuai kurikulum (nasional atau internasional), sekaligus belajar mengenai kehidupan, life skill, mandiri, jauh dari orang tua selama 6 tahun. Pendidikan yang berkelanjutan mulai dari SMP sampai SMA. 

Pesantren mulai dilirik sebagai sarana pendidikan, sekaligus pembentukan karakter, pemimpin yang percaya diri, tahu apa yang dimaui, berwawasan luas, punya visi jauh ke depan, sekaligus berakhlak mulia. Pemimpin yang cerdas dan selalu menjaga ibadahnya. 

Cukup banyak teman-teman saya di Facebook yang bercerita tentang anaknya yang baru masuk pesantren, atau bercerita saat sedang berkunjung ke pesantren, atau cerita soal suka duka sang anak yang mondok di pesantren. Ada juga yang sibuk bertanya dan meminta rekomendasi pesantren yang tepat untuk sang anak. 

Belakangan, gairah memasukkan anak ke pesantren memang cukup tinggi. 

Sekarang masalahnya, pesantren mana yang cocok untuk anak saya? 

Dulu, saat Faldi tiba-tiba mengatakan “bun, aku mau masuk Pesantren!”, saya yang shock. Ga pernah berpikir akan memasukkan anak ke pesantren, apalagi harus berjauhan. Sekarang, mind set saya berubah. Bukan lagi “lho kog pesantren?” tapi “pesantrennya yang mana?” 

Pencarian pesantren yang tepat untuk sang anak yang menjelang lulus SD ini seakan menjadi PR tersendiri bagi orangtua yang sudah mulai melirik-lirik pesantren sebagai salah satu alternatif bagi pendidikan anaknya. 

Nah, saya beruntung nih bisa melakukan kunjungan ke sebuah pesantren modern berstandar internasional alias Islamic Boarding School di kawasan Ciater, BSD, Insan Cendekia Madani. Biasa disingkat ICM.



Beberapa piagam penghargaan yang diterima Insan Cendekia Madani
Beberapa piagam penghargaan yang diterima Insan Cendekia Madani


Terus terang, sebelum saya melakukan kunjungan ke sekolah yang satu ini, saya sama sekali ga tahu kalau sekolah yang hampir selalu saya lewati ini adalah sebuah pesantren!

Pengen getok kepala berkali-kali rasanya. Ke mana aja saya, ada pesantren modern dekat rumah malah ga tahu. Padahal pesantren alias Islamic Boarding School ini selalu saya lewati tiap kali akan ke arah pasar modern BSD.



Fasilitas SMP-SMA Insan Cendekia Madani


Pesantren seluas hampir 12 hektar ini punya fasilitas super lengkap sekaligus mewah. Ya gimana ga mewah kalau di dalam areal pesantren ada kolam renang khusus laki-laki alias Ikhwan, dan kolam renang khusus Akhwat, alias perempuan. Bhooo, bisa renang kapan aja kan, ga harus nunggu berangkat ke kolam renang di luar sekolah. 


Kolam renang khusus siswa putra/Ikhwan
Kolam renang khusus siswa putra/Ikhwan

Ada ruang khusus laboratorium, perpustakaan yang lengkap, lapangan bola, lapangan futsal, lapangan basket, hingga indoor auditorium. 


Laboratorium di Insan Cendekia Madani
Laboratorium di Insan Cendekia Madani

Perpustakaan untuk siswa Boarding School
Perpustakaan untuk siswa Boarding School

Bicara soal kamar tidur, satu kamar diisi maksimal 4 orang dalam ruangan berpendingin, alias full AC. Buat anak-anak yang terbiasa tidur selalu dengan AC, tidak terbiasa tidur di ruangan tanpa pendingin, memang lebih pas memilih boarding school seperti ini. 


Ruang Tidur di Insan Cendekia Madani
Ruang Tidur di Insan Cendekia Madani

Saya rasa pesantren seperti Insan Cendekia Madani ini yang diinginkan adik ipar. Melihat saya dan suami menyekolahkan anak ke pesantren, mereka sepertinya tertarik juga untuk memasukkan sang anak ke pesantren. Sayangnya sang anak terbiasa tidur di ruang berAC dan belajar dengan fasilitas gadget. Pesantren seperti Insan Cendekia Madani ini saya rasa cukup tepat untuk anak seperti ini.

Ruang kelasnya pun full AC. Jadi ya selama bersekolah, siswa akan merasa nyaman dan ga kepanasan. Ruangan yang rapi dan teratur, toilet dan kamar mandi yang bersih, plus lingkungan yang sejuk penuh pepohonan nan rindang, pas banget buat belajar dengan nyaman. Apalagi arealnya jauh dari jalan raya, jauh dari kebisingan. Sangat tenang untuk menunjang belajar.  Sekolah unggulan banget.


Salah satu ruang belajar di Insan Cendekia Madani
Salah satu ruang belajar di Insan Cendekia Madani

Lingkungan sekolah juga sangat asri, banyak pepohonan yang rindang, membuat udara cukup sejuk untuk beraktifitas dan duduk santai. 
Masjid di tengah-tengah area sekolah menjadi pusat berbagai kegiatan ibadah, hingga kegiatan pembelajaran. Di dekat masjid ada kolam ikan dan bangku-bangku yang bisa digunakan siswa untuk bersantai dan menikmati hari. 


Area Masjid, kolam ikan, taman, menyatu dalam kesejukan
Area Masjid, kolam ikan, taman, menyatu dalam kesejukan

Kolam Ikan jadi sarana refreshing siswa
Kolam Ikan jadi sarana refreshing siswa

Ada ICM Mart yang menjadi sarana siswa untuk berbelanja berbagai kebutuhan dasar yang sudah habis. Misalnya sabun, sikat gigi, dsb. Atau juga untuk belanja beberapa makanan kecil, jajan.

Ada kantin khusus jika siswa ingin makanan yang berbeda dengan yang sudah disediakan sekolah. 


Bagian luar kantin ICM yang sejuk dan asri
Bagian luar kantin ICM yang sejuk dan asri

Semua siswa pesantren / boarding schooll disediakan makan secara lengkap, mulai pagi, siang, malam dengan kecukupan gizi sesuai standar ahli gizi dan non MSG. Kebersihan dan hygienitasnya terjamin karena selalu dalam pengawasan. 

Untuk kebutuhan experience learning, di sekolah ini ada kebun buah naga dan kebun binatang mini berisi Rusa, unggas, dsb. Ada kolam ikan khusus Nila yang jadi penunjang kebutuhan kuliner siswa. 


Kebun binatang mini. Ada rusa dan beberapa unggas
Kebun binatang mini. Ada rusa dan beberapa unggas.

Siswa juga tidak direpotkan dengan urusan cuci mencuci, mereka bisa fokus belajar karena laundry atau cucian sudah menjadi bagian dari fasilitas yang diberikan sekolah asrama ini.

Sekolah juga punya kendaraan dan bis sekolah sendiri yang memfasilitasi siswa saat akan melakukan kunjungan atau kegiatan di luar sekolah. Misalnya saat tanding dengan sekolah lain, atau mengikuti kegiatan seminar di luar sekolah.



Sistem Pembelajaran SMP-SMA


Insan Cendekia Madani (ICM), bisa dikatakan pesantren modern yang mengikuti kebutuhan kaum urban yang serba digital. Semua fasilitas pembelajaran di ICM menggunakan laptop dan ipad. Tiap siswa akan difasilitasi laptop dan ipad pribadi saat belajar di kelas, mulai pukul 07.40 - 15.00. Kegiatan pemberian materi, pencarian materi, analisis, presentasi, dilakukan dengan menggunakan gadget penunjang ini.

Siswa didorong untuk belajar secara aktif dan mampu menjadi leader. Ada sistem mentoring dan coaching dari kakak kelas ke adik kelas *cmiiw. Siswa didorong untuk aktif di kelas dan di luar kelas, membuat atau menyusun kegiatan. Mencari dan menggali informasi, menganalisis masalah, dsb.


Dalam satu kelas biasanya maksimal siswa hanyalah 24 dengan 2 wali kelas. Ini bertujuan agar beban guru dan wali kelas tidak terlalu berat, dan siswa juga bisa lebih fokus bertanya dan belajar.

Laptop dan ipad hanya digunakan saat belajar saja, ketika jam pelajaran. Selebihnya, di luar jam pelajaran, seperti pesantren pada umumnya, siswa sama sekali tidak boleh menggunakan handphone. Bahkan, kalau sampai kedapatan menggunakan handphone, akan dikenai sanksi, handphone disita dan jadi milik sekolah. Wah, ga asyik dong, stress dong? Eittsss jangan salah, siswa siswi ga punya kesempatan untuk bengong. Hari-hari mereka akan diisi dengan banyak kegiatan yang menyenangkan.

Berbagai kegiatan ekskul ada dan bisa diikuti semua siswa. Mulai menari, musik, olahraga, beladiri, hingga panahan. Bahkan ekskul fotografi dan short movie pun ada. Keren ya? 

Kolam renang ICM khusus putri/Akhwat
Kolam renang ICM khusus putri/Akhwat

Setiap hari Senin dan Kamis biasanya para siswa akan dibiasakan untuk berpuasa. Kemudian ada hari-hari penggunaan bahasa. Bergantian antara penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Misalnya sehari khusus menggunakan bahasa Inggris, hari berikutnya bahasa Indonesia. Ini maksudnya bahasa sehari-hari ya. Kalau bahasa pengantar belajar sih menggunakan bahasa `inggris, sesuai dengan kurikulum yang diusung ICM.

Insan Cendekia Madani mengadopsi kurikulum Cambridge sepenuhnya, disesuaikan dengan kurikulum nasional, kurikulum 2013, yang diwajibkan pemerintah, dipadu kurikulum Islam, metode Wafa *cmiiw.

Ya, pesantren urban generasi perkotaan.



TK & SD Islam



Selain pesantren, Insan Cendekia Madani juga ternyata menyediakan sarana pendidikan dini dan dasar. TK dan SD Islam ini tidak berasrama seperti SMP-SMA, hanya sampai full day schooll, sekolah mulai pukul 07.30 dan selesai pukul 14.30 untuk SD, dan selesai pukul 11.30 untuk TK.

Hampir sama dengan kelas SMP dan SMA, maksimum siswa dalam satu kelas hanya 20 siswa dengan 2 wali kelas. 


Area belajar di SD Insan Cendekia Madani
Area belajar di SD Insan Cendekia Madani

Fasilitas dan sarana penunjang hampir sama karena memang berada di bawah naungan yayasan yang sama. Ada fasilitas perpustakaan yang punya program reading class, punya art class, music class dan menganut system moving class untuk SD. 

Art Class di SD Insan Cendekia Madani (dok. Pribadi)
Art Class di SD Insan Cendekia Madani (dok. Pribadi)

Satu hal yang menarik perhatian saya adalah perpustakaan SD ini membagi buku-buku ke dalam beberapa tingkat literasi. Ada yang masuk low, middle, hingga High. Apa bedanya? Ada anak-anak tertentu yang kemampuan membacanya masih rendah, maka disarankan untuk membaca buku-buku untuk pemula yang kemampuan membacanya masih low. Ini untuk mencegah anak yang punya kemampuan baca high merasa bosan dengan buku-buku berjenis low, atau sebaliknya, anak dengan kemampuan baca rendah akan pusing dengan buku-buku yang butuh kemampuan berpikir dan analisa lebih kompleks dan rumit.  Setiap anak diwajibkan meminjam buku minimal 1 Minggu sekali.



Perpustakaan SD Insan Cendekia Madani

Khusus untuk TK dan SD ini juga punya playground dan kolam renang sendiri, terpisah dari kolam renang kakak-kakaknya yang Boarding Schooll.



Kolam renang TK - SD Insan Cendekia Madani
Kolam renang TK - SD Insan Cendekia Madani

Khusus untuk TK & SD yang tidak berasrama ini juga bisa memanfaatkan fasilitas antar jemput yang disediakan sekolah *cmiiw. Insan Cendekia Madani punya armada angkutan sendiri yang nyaman dan full AC.

Aduh, mupeng amat ya mau ke sekolah elit ini, di mana sih lokasinya?

Teman-teman yang berminat ceki-ceki dan survey, bisa langsung menuju lokasi

Insan Cendekia Madani

Jl. Ciater Raya (H. Amat), Kp. Maruga RT 005, RW 009

Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Banten Indonesia 15310

021-7587 6564 / 021-7587 4444 


https://goo.gl/maps/pBG76Sqin7YHXMTf9

Kalau mau browsing dan intip-intip tentang sekolahnya via web, bisa kunjungi situs www.icm.sch.id. Atau bisa juga kunjungi sosial media sekolah

Faacebook : Insan Cendekia Madani

Youtube : ICM Insan Cendekia Madani

Instagram @IC_Madani

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com