Pages

Categories

HIN

HIN
Hijab Influencer Network
IBX5B48708796EE3

Jumat, 30 Agustus 2019

Jika Anak Tak Cocok Konsumsi Susu Sapi

Sering dengar stunting kan ya bu ibu? Akhir-akhir ini pemerintah, terutama Kementrian Kesehatan, sedang giat-giatnya menyuarakan tentang stunting. Sedang giat mengedukasi masyarakat tentang bahaya stunting dan perlunya menjadi perhatian semua pihak.

Fokus Presiden Joko Widodo terhadap pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dimulai dari hal dasar semacam ini. Mencegah terjadinya stunting dan memastikan setiap anak terpenuhi kebutuhan gizinya dalam 1000 hari pertama kehidupan.

Itu sebabnya, pemberian ASI, terutama ASI eksklusif sangat ditekankan. Selain untuk pemenuhan gizi, juga untuk mencegah berbagai macam penyakit di kemudian hari. Anak-anak yang mendapatkan ASI biasanya akan lebih tahan banting. 

Anak yang mendapatkan ASI biasanya tidak mudah menderita alergi *cmiiw. Ini lah yang disebutkan oleh Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), dokter konsultan tumbuh kembang anak dari RSCM. Menurut Prof Rini, pemberian ASI menjadi salah satu cara pencegahan alergi.



Lantas, apakah anak ASI pasti dijamin ga menderita alergi? Ya ga juga sih, ini tergantung genetik juga.

Nah, menyangkut alergi ini harus bener-bener dipastikan masalahnya. Ada baiknya orang tua tidak coba-coba dengan masalah alergi anak. Anak alergi bukan berarti terbatas asupan gizinya. Mereka tetap butuh asupan yang sesuai usianya.

Jika orang tua mendeteksi anak menderita alergi susu sapi, coba pastikan dulu ke dokter ya. Ini yang disarankan Prof. Rini, maupun Prof. Dr. dr. Budi dari RS. Hasan Sadikin, Bandung, ahli imunologi pada workshop blogger dan momfluencer di acara Peluncuran SGM Advance Excelnutri+ Soya pada 28 Agustus 2019 lalu di Double Tree Hotel by Hilton.



Menurut Prof Budi, alergi sebenarnya kelainan tubuh dalam mengenali benda yang tak berbahaya bagi tubuh.

So, daripada orang tua coba-coba mengendalikan tanpa mengenali masalah yang sebenarnya, ada baiknya berkonsultasi dulu ke dokter.


Bunda Tanggap Alergi dan 3K


Tindakan 3K, Kenali gejala alerginya, Konsultasikan ke dokter tentang gejala dan upaya mengatasinya, dan Kendalikan alerginya menjadi mandatory bagi orang tua yang mempunyai anak yang mempunyai riwayat Alergi.

Kenapa?

Soalnya jangan sampai orang tua merasa tahu alergi yang dialami anak, lantas berusaha mengendalikan dengan menghindari alergen, pencetus alergi, lalu si anak jadi kurang asupan. Better dikonsultasikan dulu ke dokter ya. Akan lebih baik lagi jika konsultasinya ke dokter ahli alergi. 



Misal anak yang alergi susu sapi, ga mungkin juga kan anak dibiarkan tanpa konsumsi susu sama sekali? Kasihan kan kalau kebutuhan makro dan mikro nutriennya tak terpenuhi.

Jika memang anak terdeteksi alergi susu sapi dan dokter memang menyebutkan sang anak menderita alergi susu sapi, orang tua tetap bisa memberikan susu lho. Bedanya, susu yang diberikan ya bukan susu sapi. 

Menurut Prof Rini, maupun Prof. Budi, susu alternatif yang bisa diberikan untuk anak yang menderita alergi susu sapi adalah susu hidrolisat protein susu sapi. Jika susu jenis ini tak terjangkau untuk konsumsi rutin, bisa diganti susu yang mengandung isolat protein soya. 


Susu isolat protein soya adalah susu soya yang sudah difortifikasi sedemikian rupa agar kandungan makro dan mikro nutriennya setara dengan susu formula sapi, agar anak yang menderita alergi susu  sapi ga kekurangan asupan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembangnya.


SGM Eksplor Advance+ Soya




Meutia Athaya, Brand Manager SGM Eksplor Advance+ Soya, menyebutkan, SGM akhirnya meluncurkan SGM Soya terbaru ini dalam rangka memenuhi kebutuhan para orang tua yang anaknya alergi susu sapi. SGM Eksplor Advance+ Soya dengan Complinutrisoy+ mengandung 5 kebaikan.

SGM Eksplor Advance+ Soya mengandung
1. Minyak Ikan Omega 3 dan 6
2. 13 vitamin dan 7 mineral
3. Sumber serat
4. Isolat Protein Soya
5. Bebas Laktosa

Pada acara kali ini, Natasha Rizki, istri Presenter Desta, berbagi kisah tentang masalah alergi yang dialami oleh anak keduanya, Misha. Natasha berdua Desta sempat kasak kusuk kebingungan dengan masalah alergi yang dialami Misha. 

Natasha dan Desta sempat ga terima awalnya, kog anaknya ini bisa mengalami alergi. Padahal keduanya tak memiliki riwayat alergi. Setelah berkonsultasi pada dokter ahli alergi, akhirnya keduanya bisa menerima dan melakukan tindakan pengendalian alergi dengan memberikan Misha susu SGM Soya. Alhamdulillah Misha tumbuh menjadi anak yang sehat.

Nah, para orang tua mungkin bisa meniru langkah-langkah yang dilakukan Natasha Rizky tersebut dalam mengendalikan alergi yang dialami si kecil. 

  • Coba deh pelajari alergi anak dan gejalanya di website www.alergianak.com atau di Facebook page Aku Anak SGM dengan #SoyaUntukGenerasiMaju. Mudah-mudahan dapat banyak insight dan sharing bermanfaat.

8 komentar :

  1. Wah bener banget nih Mbak, si kecil yang alergi susu sapi juga masih bisa tumbuh dan berkembang dengan baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap betul, mereka tetap bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik dong

      Hapus
  2. Buat si kecil yang alergi susu sapi ini, susu SGM Soya ini memang menjadi salah satu solusi yang tepat ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul banget, ini susu yang bisa jadi alternatif untuk anak yang alergi susu sapi

      Hapus
  3. Anak saya juga minum susu SGM nih Mbak hihi. Suka banget dia

    BalasHapus
  4. Baru tahu anak yang menderita alergi susu sapi bisa diganti dengan susu yang mengandung isolat protein soya.

    BalasHapus
  5. SGM soya bs jd pilihan nih buat keponakan saya yg alergi susu sapi, jd gak bingung lg dh

    BalasHapus

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com