Pages

Categories

HIN

HIN
Hijab Influencer Network
IBX5B48708796EE3

Senin, 22 Juli 2019

Tips Aman Nyaman di Ubud Monkey Forest

Membicarakan Bali rasanya ga pernah ada habisnya ya. Selalu saja ada alasan untuk kembali dan kembali lagi ke Bali. Saya sudah beberapa kali ke Bali, dan tetap aja ga bisa bosan. Hahaha.

Pada dasarnya saya bukan orang yang suka tempat keramaian, mall, dan sejenisnya. Keluarga kami pecinta alam. Kami suka gunung, lembah, pantai, danau, hutan, kebun, air, dan berbagai derivasinya. Kami juga cinta wisata sejarah, budaya dan sejenisnya. So, beberapa destinasi wisata yang kami pilih dan susun biasanya ya ga jauh-jauh dari itu. Kayak ke pantai, hutan, gunung, dsb. 

Nah, bicara hutan, ada 1 hutan di Ubud, Bali, yang sangat terkenal, nyaris mendunia malah 😅😆.

Ubud merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Luasnya mencapai 42,38 kilometer2. Ubud terbagi ke dalam tujuh desa dan sebuah kelurahan. Kawasan ini didominasi area persawahan dan hutan, berada di antara jurang pegunungan, membentuk pemandangan alam yang indah dan sejuk. (Sumber : pegipegi)

Ubud Monkey Forest

Yes, siapa tak kenal hutan yang satu ini, hutan unik yang terletak di jalan raya Ubud dan ekosistemnya sangat dijaga. 

Di kawasan hutan ini tinggal sekawanan monyet liar yang tinggal dan bebas berkeliaran di sekitar hutan. Daya tarik hutan ini memang ada pada kawanan monyet yang bergerombol di sana sini. Tak hanya monyet dewasa saja yang muncul, monyet kecil alias anak monyet pun ikut muncul, biasanya bersama emaknya *ehhh.




Bagi saya, kawasan wisata ini adalah wisata edukasi, bagaimana mengajarkan anak untuk tadabur alam. Mengajarkan mereka menjaga keasrian lingkungan, menjaga kebersihan, dan menjaga ekosistem.

Walaupun monyet-monyet yang ada di hutan ini terlihat jinak, sesungguhnya mereka adalah monyet liar asli hutan. So, karena mereka adalah monyet liar, dan dilindungi oleh warga dan pemerintah, kita juga ga bisa seenaknya sebagai pengunjung. 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengunjung saat sedang berada di Ubud Monkey Forest supaya tidak mengganggu para monyet, maupun aman buat teman-teman yang mengunjungi.


Tips Aman Nyaman Bersiwata di Ubud Monkey Forest 


1. Simpan barang berharga dan benda-benda kecil seperti anting, handphone, kacamata ke dalam tas. Kalau mau foto-foto pun perlu hati-hati, jangan sampai menarik minat para monyet. Kadang ada saja monyet yang jahil menarik benda-benda yang dipegang atau sedang dipakai pengunjung.

2. Jangan memberi makan monyet!
Guys, hal satu ini harus dipatuhi. Sebenarnya, penyebab para monyet menjadi agresif karena mereka berebut makanan yang diberikan pengunjung. Padahal, mereka sudah mendapatkan makanan dari pengelola hutan ini.

So, agar monyet-monyet ini tertib dan tidak terdorong untuk agresif, better ga usah sok baik memberi mereka makanan 😆. Mereka bukan monyet liar yang kelaparan, tapi sudah punya jadwal makan sendiri. 

Kalau kalian mau lebih aman, datang lah sekitar pukul 2 siang, saat monyet-monyet ini sudah kenyang makan siang dari pengelola.

3. Berjalan lah di jalan hutan yang sudah disediakan, jangan sok tahu masuk ke area di luar batas yang sudah ditentukan. Salah-salah malah diserang karena mereka menganggap kamu memasuki kawasannya.

4. Jangan berani-beranian mukul monyet ya. Salah-salah kalian dikeroyok teman-temannya.

5. Ssst, berhati-hati lah terhadap monyet jantan, jangan menatap matanya lama-lama. Bisa jadi mereka menganggap kamu menantangnya duel *ehhh

6. Jangan merokok di kawasan hutan! Kawasan hutan ini adalah kawasan bebas asap rokok, so, jangan sekali-kali melanggar!

7. Awasi anak-anak dengan seksama, jangan sampai mereka lepas dan memasuki kawasan para monyet ini ya. Maklum lah, anak-anak kan kadang suka sruntulan sendiri tuh. Jangan sampai kita lengah mengawasi mereka.

Oke, semoga beberapa peringatan ini bisa membantu teman-teman berwisata dengan aman dan nyaman di kawasan Ubud Monkey Forest.


Cari Hotel 


Berhubung lokasi Ubud tidak terlalu dekat dengan pusat kota Denpasar, ada baiknya memikirkan alternatif untuk menginap di  wilayah Ubud. Selain bisa dimanjakan pemandangan alam yang indah dan alami, udara yang sejuk, juga banyak tujuan wisata yang sayang dilewatkan. Ubud cocok jadi tempat untuk menghabiskan waktu siang-malam. 

Rugi lah udah ke Ubud ga sekalian jalan-jalan mengunjungi beberapa tempat, kan? Kalau mau mengunjungi banyak destinasi, ga bisa juga kemaruk langsung semua mau didatangi, capek bray! Better nginep lah, biar badan ga remuk-remuk amat, ya ga sik? 

Apalagi kalo ajak anak-anak, perlu banget tuh mereka tempat buat rebahan. So, mencari hotel atau penginapan di seputar Ubud rasanya perlu. Nyari hotel di Ubud mah gampang, tinggal meluncur ke pegipegi biar ga pusing reservasinya. 

Cari hotel di ubud ini gampang banget, apalagi via pegipegi. Tampilannya lengkap, langsung bisa lihat fasilitas apa aja yang dimiliki hotel dan rate hotel tersebut per malam. 





Bahkan ada ulasan dan rating hotelnya sekalian. Ini jadi memudahkan buat memilah-milah hotel yang sesuai budget dan kebutuhan saya. 

Mau cari yang budgetnya 100-200 ribuan, sampai yang jutaan juga ada. Mau yang ada kolam renang, Wi-Fi, sampai dapat makan, juga banyak. Tinggal lihat aja logo-logo yang ada di tiap icon hotel.

Buat saya yang suka tight budget, kamar 200 ribuan yang ada fasilitas kolam renang, plus wifi pun udah lebih dari cukup, hahaha.

Gimana? Gampang kan cari hotelnya?


Wisata Lain di Ubud


Selain wisata yang sudah saya sebutkan di atas, ada banyak wisata alam lain di Ubud yang sayang jika dilewatkan. Mulai dari museum, pura, taman, hingga rafting. 

Kalau suka wisata budaya, di Ubud hampir tiap hari ada beragam tarian yang disuguhkan di beberapa area, seperti Taman Saraswati yang hampir setiap malam menyuguhkan berbagai tarian. Bahkan ada beberapa pura yang juga menyuguhkan tarian khas Bali.

Kalau mau cari benda-benda seni, lukisan, kerajinan, bisa ke Pasar Seni Ubud. Cari oleh-oleh khas Bali juga banyak disini. Unik-unik dan khas, menarik untuk dijadikan buah tangan.

Atau suka lukisan? Datang lah ke museum Antonio Blanco.

Selamat berwisata. Semoga perjalanannya menyenangkan yaa. 

5 komentar :

  1. Wah enak banget nih ya Mbak bisa pergi ke Bali hehe. Saya pingin banget nih ke sana

    BalasHapus
  2. Menyimpan barang berharga itu memang sangat penting nih Mbak, takut hilang

    BalasHapus
  3. Wah lagi ada yang main bersama dengan monyet nih hehe. Seru banget nih pastinya

    BalasHapus
  4. Memang mudah banget nih ya Mbak sekarang kalau mau pesan hotel itu

    BalasHapus
  5. Memang kalau travelling itu paling enak bawa keluarga ya, lalu menginap bersama hehe

    BalasHapus

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com