Pages

Categories

IBX5B48708796EE3

Kamis, 04 April 2019

Berbagi Inspirasi Kesehatan Reproduksi Perempuan

Sabtu lalu, 30 Maret 2019, saya berkunjung ke lapangan parkir Carefour Lebak Bulus yang lokasinya tak terlalu jauh dari rumah yang saya tempati kini. Di sana sedang berlangsung acara seru bertajuk "Share Your Power".






Saya sebenarnya belum terlalu paham makna Share Your Power yang terpampang disana sini. Backdrop dan flyer pink bertebaran dimana-mana. Warna khas perempuan. Walau saya bukan penyuka pink.


Lactacyd Share Your Power


Saat datang sekitar pukul 08.40, masih terdengar musik kencang dari bagian dalam arena. Ternyata ibu-ibu masih asyik Zumba mengikuti instruktur yang ada di depan panggung. Rata-rata menggunakan baju senam atau kaos berwarna pink fuschia, warna khas Lactacyd. Berhubung matahari mulai meninggi, beberapa ibu terlihat menggunakan topi lebar untuk menghalau silau, walau yang lainnya seolah tak terganggu, tetap asyik mengikuti irama musik Zumba hingga bersimbah keringat.



Mendengar musik jedag jedug, rasanya gatel pengen goyang sih, reflek pengen ikutan Zumba. Tapi, berhubung saat itu sedang menggunakan gamis dan outer kemeja, kog ya ga cucok nimbrung ama ibu-ibu peserta Zumba yang jumlahnya nyaris seratusan itu. Mereka sepertinya dari berbagai komunitas yang memang sengaja mau mengikuti senam Zumba bersama sejak pukul 07.00. 

Usai Zumba bersama, panggung acara pun menampilkan live music. Beberapa ibu-ibu ada yang spontan joged-joged juga. Sambil menunggu acara talkshow, saya foto-foto dan keliling dari booth ke booth. Hari itu ada banyak booth disediakan, mulai face painting, nail art, power wheel, sampai food truck.




Ada satu booth yang menarik perhatian saya dan beberapa teman-teman karena banyak menyajikan foto-foto kegiatan. Booth kapal perempuan!

Kapal perempuan?

Yes, kapal perempuan. Bayangan saya, ini semacam kapal yang isinya perempuan, datang ke pulau-pulau terisolir, memberdayakan kaum perempuan, mengajarkan banyak hal pada mereka.


Talkshow Share Your Power


Matahari sedang menunjukkan panasnya siang itu ketika Adisti Nirmala, Head of Marketing PT. Sanofi, membuka acara talkshow. 


Ibu Rohika Kurniadi Sari, Assisten Deputy Pemenuhan Hak Anak, Deputy Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak senang dengan adanya acara ini. Beliau berharap kolaborasi pemerintah dan swasta semacam ini dapat berlanjut, agar proses edukasi terhadap kaum perempuan dapat terus berjalan.

Acara pun lanjut dengan pembicara Ibu Misiyah, pendiri dan Direktur Institut KAPAL Perempuan. Organisasi sosial yang bekerja dan memberikan perhatian khusus pada kelompok-kelompok terpinggirkan terutama perempuan dan minoritas di berbagai wilayah terpencil di Indonesia. 

Kalau awalnya saya sempat berpikir bahwa yang dimaksud KAPAL perempuan ini bentuknya adalah kapal, ternyata kapal yang dimaksud bukan lah kapal dalam bentuk fisik.

Institut Kapal perempuan terbentuk sejak 8 Maret tahun 2000, barengan ulang tahun mama saya, hahaha. Kapal sendiri ternyata merupakan kependekan dari lingkaran pendidikan alternatif untuk perempuan. Banyak hal dilakukan untuk mengedukasi kaum perempuan, membantu mereka menyadari peran dan haknya sebagai perempuan. Berkat pendidikan ini, mereka kini lebih berani bersuara dan bertindak dalam pengambilan keputusan di lingkungan terdekat. 

Hadirnya institut kapal perempuan ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap pelanggaran hak-hak asasi perempuan, termasuk seksualitas dan kesehatan reproduksi kaum perempuan.




Berbicara tentang kesehatan reproduksi perempuan, talkshow sesi 2 menghadirkan Bapak Jehezkiel Martua, Product Marketing Consultant Sanofi, dan Dr. Riana Nirmala Wijaya, Medical Manager. Pada talkshow ini, kami menyadari bahwa perempuan itu mempunyai kekuatan mempengaruhi. Perempuan punya kekuatan untuk berbagi.


Kesehatan Reproduksi Perempuan


Dr. Riana menyebutkan, walaupun sibuk, hendaknya perempuan tetap memperhatikan kesehatannya, terutama kesehatan reproduksi perempuan. Sayang kan kalau saat kaum perempuan sedang berkumpul, terganggu karena karena kesehatannya sedang terganggu. Penting menjaga kebersihan area kewanitaan. Supaya tidak muncul keputihan yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan reproduksi perempuan.

Dr. Riana menghimbau kaum perempuan untuk rajin menjaga kebersihan area kewanitaan, hati-hati menggunakan toilet umum, dan rajin mengganti pakaian dalam. Jika menggunakan pantyliners, hendaknya sering-sering diganti, jangan biarkan berjam-jam menutupi area kewanitaan. Hal ini bisa menyebabkan area kewanitaan menjadi lembab dan jamur lebih mudah muncul.

So, ladies, kalau kamu penyuka pantyliners, jangan keenakan pakai pantyliners ya. Pakai pantyliners pun tetap perlu sering-sering diganti.  

Kalau ingin menggunakan pembersih vagina, gunakan pembersih vagina yang PH Balance, sesuai kadar keasaman area intim wanita. Jangan menggunakan sabun biasa yang menyebabkan area kewanitaan menjadi kering dan mematikan kuman baik yang justru diperlukan dalam merawat kesehatan reproduksi perempuan.

"Mulai usia berapa sebaiknya pembersih vagina mulai digunakan?", tanya salah seorang ibu yang anaknya mulai beranjak remaja. 

"Pembersih vagina yang PH Balance sudah bisa mulai digunakan sejak pertama perempuan mendapatkan haid. Pada saat itu area kewanitaan sudah mulai berubah PHnya menjadi lebih asam. Kondisi ini yang menyebabkan area kewanitaan menjadi lebih rentan terhadap jamur" sahut Dr. Riana.

Ah, dapat insight baru lagi deh soal kesehatan reproduksi perempuan. Jadi inget Falda yang sudah mulai mendapatkan haid. Kalau gitu Falda sudah bisa diajak menggunakan Lactacyd, pembersih vagina PH Balance buatan Sanofi. Menurut Dr. Riana, pembersih vagina yang sudah PH Balance, aman digunakan sebagai pembasuh harian untuk mencegah munculnya jamur.

Jadi inget, dulu waktu awal-awal menikah saya sempat keputihan parah, sampai gatal-gatal dan berbau. saat ke dokter kandungan, selain memberikan obat untuk mengatasi keputihan, sang dokter meresepkan saya Lactacyd yang harus digunakan saat membasuh organ intim. Ya, saat itu pertama kalinya saya mengenal Lactacyd.

Bahagia mendapat ilmu di tengah siang nan panas, saya pun pulang dengan bahagia, dapat ilmu baru lagi. Untuk menjaga kesehatan reproduksi perempuan, gunakan pembersih vagina yang sudah PH Balance.

Ga lupa foto-foto sama teman-teman, berbagi kekuatan dan inspirasi.




Ladies, share your power!

Seperti Institut Kapal Perempuan yang berbagi inspirasi untuk perempuan di berbagai pelosok Indonesia. Sanofi sampai kasih donasi nih buat Institut Kapal Perempuan, supaya bisa memberikan edukasi lebih banyak lagi. Saya kog jadi kepikiran juga mau berbagi inspirasi pada banyak perempuan-perempuan Indonesia ya.

Semangat ladies, share your power!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com