Pages

Categories

IBX5B48708796EE3

SOCIAL MEDIA

Sabtu, 21 April 2018

Membangun Indonesia dari Desa, SharingHappiness 3.0

"Membangun Desa, sama dengan Membangun Indonesia" 


Kata-kata ini begitu melekat dalam pikiran saya. Berkali-kali CEO Rumah Zakat ini, Nur Efendi, menyebutkan bahwa membangun desa, sama dengan membangun Indonesia. Kalau dipikir-pikir ya bener sih. Kalau desa-desa di Indonesia sudah terbangun, sudah berdaya, Indonesia juga akan jadi berjaya. Membangun Indonesia, mulai dari desa.


Rumah Zakat memang sedang fokus untuk membina 1.234 desa di seluruh Indonesia hingga menjadi desa berdaya. Desa berdaya adalah proses pemberdayaan wilayah berdasarkan pemetaan potensi lokal di bidang ekonomi, kesehatan, lingkungan, dan pendidikan.

Bu Hikmah sedang bercerita tentang kegiatannya
Bu Hikmah sedang bercerita tentang kegiatannya

"Untuk mewujudkan desa berdaya, kami bermitra dengan para fasilitator, relawan Rumah Zakat yang menjadi pendamping, pemberdaya, penggerak desa. Salah satunya adalah bu Hikmah Fitria " tutur Nur Efendi pada para media dan blogger pada acara peluncuran SharingHappines 3.0 di restauran Tjikini Lima, Jakarta Pusat, pada 17 April 2018 lalu.


Bu Hikmah yang mempunyai 2 orang putri ini menjadi Fasilitator di desa Purworejo, Kendal. Bu Hikmah dengan tekun mendatangi masyarakat desa, mengajarkan berbagai ketrampilan, mendampingi mereka membuat berbagai karya hingga mampu memasarkan karya tersebut. Salah satu ketrampilan yang diajarkan bu Hikmah adalah merajut. Masyarakat desa diajak membuat rajutan dalam bentuk handbag, dompet, dsb. 

Hasil rajutan masyarakat Purworejo ini tak kalah lho kualitasnya dengan tas rajutan terkenal asal Jogja yang sempat booming pada tahun 2016 lalu. Hasilnya dijual dan keuntungannya untuk mereka bersama. Masyarakat desa yang sebagian besar awalnya merupakan pekerja migran ini, kini tak lagi mau kembali ke negara migran. Mereka sekarang percaya diri dengan potensi yang mereka miliki dan terus mengasah ketrampilan dan kreativitas untuk terus maju.

Ah, saya selalu terharu mendengar kisah-kisah menginspirasi semacam ini. Semoga dengan kehadiran para relawan-relawan inspirasi ini, akan membuat banyak desa makin berdaya.

Menurut Nur Efendi, hingga April 2018 ini, Rumah Zakat bersama stake holder lokal dan nasional sudah membina 1.118 desa berdaya di 191 kabupaten dan kota di Indonesia. Target Rumah Zakat adalah terjadinya perbaikan kualitas hidup, baik secara pribadi, maupun komunitas, dari segi ekonomi maupun perubahan perilaku.

Sepanjang tahun 2017, Rumah Zakat berhasil mengumpulkan 217.000 donatur yang berdonasi, 38% dari donasi tersebut terkumpul di bulan Ramadhan. Yang uniknya, 77% donasi dilakukan secara cashless lho. Wuih, keren ya, bukti bahwa Indonesia sudah semakin melek digital. Entah dilakukan by bank transfer, atm transfer, internet banking, maupun mobile banking. 15% dari transaksi cashless tersebut dilakukan melalui platform SharingHappiness.org.

Percaya ga sih, sejak diluncurkan pada tahun 2016, SharingHappiness.org sudah berhasil mengumpulkan dana hingga 24 miliar dari 25.000 donatur dan mendanai 280 proyek sosial hingga Maret 2018. Wuih, luar biasa ya. Tuh, kalau dilihat-lihat, jika dilakukan secara bersama-sama, Insya Allah Indonesia bisa berjaya. Berasal dari dana yang terkumpul dari ZIS, yang kalau dilihat jumlah per orangnya mungkin tak terlalu besar, tapi  ya jadi besar karena ada banyak orang yang berbagi. Dengan niat melaksanakan ibadah, dana terkumpul ini bisa berguna bagi kemaslahatan umat juga.

Menjelang Ramadhan 1439 Hijriah ini, Rumah Zakat mempersiapkan berbagai program istimewa untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat desa. Mulai 14.300 paket kado lebaran yatim, hingga 300 penerima manfaat janda berdaya. Janda? Yups, janda. Menurut pak Nur Efendi, para janda, terutama yang suaminya telah tiada, perlu dibantu dan diberdayakan. karena mereka berjuang seorang diri untuk menafkahi keluarga. "Bukan dinikahi dan dijadikan istri kedua", seloroh pak Nur



Target Program Ramadhan Berdaya
Target Program Ramadhan Berdaya


Pada hari itu juga Rumah Zakat meluncurkan lahirnya SharingHappines 3.0 yang kini sudah ada di aplikasi dan bisa didownload melalui apps store. Melalui aplikasi terbaru ini, semakin banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari crowdfunding /penggalangan dana, berbagai pilihan program sosial kemanusiaan, kemudahan berdonasi kapan saja di mana saja, membuat wish list program favorit, hingga kemudahan dalam melihat perkembangan program.




Semoga ya, dengan berbagai kemudahan berdonasi ini, akan membuat masyarakat semakin meningkat gairahnya untuk berdonasi dan saling membantu sesama. Apalagi di bulan Ramadhan, bulan baik untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan.
Semoga dengan donasi dari masyarakat ini, akan membuat banyak masyarakat desa yang berdaya. Membangun Indonesia mulai dari desa. "Desa berdaya, Indonesia Berjaya"


Berbagai program donasi kemanusiaan di SharingHappiness.org 3.0 yang bisa dipilih
Berbagai program donasi kemanusiaan di SharingHappiness.org 3.0 yang bisa dipilih

5 komentar :

  1. Wah makin mudah saja ya kalo mau sedekah. Dulu pernah ke rumah zakat utk keperluan donasi

    BalasHapus
  2. keren aplikasinya mbak, jadi mudah berbagi kebahagiaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup saudara2 kita , inshaallah

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah sekarang makin mudah ya mau berzakat. Bisa pakai hp aja :))

    BalasHapus
  4. Aplikasi nya memudahkan kita untuk berbagi dan membantu sesama ya mbak. Jadi ga perlu tunda lagi

    BalasHapus
  5. Kadang suka bingung mau sedekah kemana, enak skarng udah ada aplikasinya ya mbak.

    BalasHapus

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com