Pages

Categories

IBX5B48708796EE3

SOCIAL MEDIA

Minggu, 13 Januari 2019

Film Preman Pensiun, Fenomena Preman di Indonesia

Penasaran dengan kehidupan seputar preman di Indonesia? Tonton lah serial Preman Pensiun yang pernah tayang di stasiun TV RCTI sekitar 3 tahun lalu.




Latar Film Preman Pensiun


Serial Preman Pensiun pada awal-awal kemunculannya, menggambarkan kehidupan para preman. Apa yang mereka kerjakan, bagaimana system kerjanya, struktur kepemimpinan dan organisasi, hingga budaya organisasi yang ada di dalamnya. Serial yang secara cerdas menangkap fenomena kehidupan preman yang ada di Indonesia. Dipadu budaya Sunda yang kental.

Potret kehidupan Preman berlatar Sunda.

Kehidupan para preman ini berubah ketika pentolan mereka memutuskan pensiun!

Preman? Pensiun? Hm....

Kang Bahar, sosok goodfather yang begitu disegani, menyerahkan tampuk pimpinan ke Muslihat, tangan kanan yang dianggap tangguh dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan.

Tak hanya Kang Bahar (alm. Didi Petet) yang memutuskan pensiun, seluruh jajaran "karyawan" pun ikut pensiun. Mereka beralih melakukan pekerjaan "normal". Ada yang berdagang, membuka usaha, menjadi satpam, dsb.

Sayang, serial ini berhenti tayang 3 tahun lalu. Walau rerunnya masih sering diputar, episode baru sudah tak muncul lagi.

Kini, episode baru itu muncul dalam bentuk film.


Film Preman Pensiun


Yap, film Preman Pensiun menjadi episode baru Serial Preman Pensiun.

So, penggemar sinetron Preman Pensiun wajib nonton Film Preman Pensiun.

Penulis Skenario sekaligus director (sutradara) Film Preman Pensiun, Aris Nugraha, kembali dipercaya oleh MNC Pictures untuk menyelesaikan film ini.

Aris Nugraha ini sosok yang unik. Sosok seniman yang moodyan, keras kepala, dan tidak bisa diatur-atur!

Bayangkan, menjelang H-3 shooting film Preman Pensiun dimulai, naskah belum jadi sepenuhnya. Naskah baru jadi persis H-2. OMG. Ini beneran bikin panik dan mules. Para produser dibuat pusing tujuh keliling. Mereka kesulitan membuat dan menghitung anggaran keseluruhan.

Tapi, Aris Nugraha sama sekali tak mau diatur-atur. Ga suka dikejar-kejar deadline. Malah ngatur produser

"Kalau ga punya budget, ga usah bikin film!"

Eaaa...bikin stress kan?

Tapi, hebatnya, dalam 14 hari, skenario selesa tanpa editing!

"Gak perlu edit-edit" seru Aris Nugraha saat press conference film Preman Pensiun di Epicentrum XXI, Jakarta pada 10 Januari 2019 lalu.



Press Conference Film Preman Pensiun di Epicentrum XXI, 10 Januari 2019
Press Conference Film Preman Pensiun di Epicentrum XXI, 10 Januari 2019

Malah Aris mengaku, ia sengaja membuat skenario film Preman Pensiun mepet deadline supaya ga perlu melalui proses editing. Hahaha.

Yaaa, walau ngerjainnya udah kayak Roro Jonggrang, film Preman Pensiun garapan Aris Nugraha ini ga bisa dianggap remeh. Kekuatan akting para pemain dalam menghidupkan karakter, ditambah naskah yang kuat, menjadikan Film Preman Pensiun enak ditonton, dari awal, sampai akhir!

Bahkan, saking ingin menunjukkan konsistensi sebagai pemeran Kang Mus, Epy Kusnandar sengaja memakai "kostum" kaos singlet dan boxer, seragam kesayangannya di "rumah". Tak peduli dinginnya ruang studio, Kang Mus santai saja wara wiri di seputar Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Pusat saat press conference.


Kang Mus jadi rebutan awak media yang hendak selfie
Kang Mus jadi rebutan awak media yang hendak selfie


Film yang Mengocok Perut


Sosok kang Mus, menjadi tokoh sentral yang menjadi "pengayom" pengganti setelah Kang Bahar tiada.

Pesan almarhum "Setiap pertanyaan harus selesai di kamu, setiap permasalahan harus selesai di kamu", membuat Kang Mus yang kecil cungkring ini kelimpungan.

Walau kecil dan kurus, kang Mus adalah sosok yang disegani. Sekali memberi titah, seluruh jajarannya tak berani membantah.

Epy Kusnandar yang berperan sebagai Kang Mus, berhasil memerankan sosok Kang Mus yang "tegas", disegani, tapi cinta keluarga, termasuk mertua. Anak perempuan kesayangannya tak boleh lecet sedikit pun. Apalagi hatinya!

"Anak kita sudah besar" gumam Kang Mus lirih pada Esih, istrinya, sambil menatap sang putri yang memutuskan jalan berdua bersama teman lelaki. Naluri sebagai bapak yang harus  melindungi putri semata wayangnya pun bangkit.

Kelucuan dan keseruan seputar kehidupan sang putri yang beranjak gadis menjadi bumbu film Preman Pensiun. Bumbu manis yang menyelingi masalah utama film ini.

Menyaksikan film Preman Pensiun membuat emosi campur aduk. Mulai gemas, kesal, gregetan, kocak, hingga mengharu biru. Salut sama Epy Kusnandar yang bermain sangat apik. Saya berhasil menangis terharu, di tengah-tengah film yang nyaris setengahnya lucu!

Tokoh Murad dan Pipit menjadi pemanis yang sangat menghibur. Bikin mules dan sakit perut. Sampai capek ketawa.

Penasaran? Seperti apa sih gambaran film Preman Pensiun? Saksikan trailer berikut ya



Film Preman Pensiun akan resmi tayang di seluruh layar bioskop, mulai 17 Januari 2019. Ikuti infonya di instagram @film_premanpensiun ya.

Senin, 24 Desember 2018

Harga Teman Giant, Hemat Uang Belanja

Sebagai emak-emak irit yang sangat perhitungan dengan uang belanja, saya akan selalu mengincar tempat-tempat belanja termurah. Segala katalog dikoleksi. Segala sosmed diikuti. Demi deh, demi dapat harga termurah.

Radar langsung jalan begitu dengar Harga Teman Giant. Woho, bakal dapat harga murah nih. Duit belanja makin irit, dapat barang berkualitas bagus. Hemat uang belanja itu mah wajib buat emak-emak.


Salah satu produk murah di Giant. Surga banget
Salah satu produk murah di Giant. Surga banget 

Pagi itu, 20 Desember 2018, saya hadir ke Giant CBD Bintaro buat ketemu sobat-sobat Giant yang lain. Hari itu Pak Stefanus Mulianto, Direktur Operasional Giant mengumumkan penambahan produk baru yang masuk program Harga Teman. Kami diajak tour store untuk melihat-lihat produk-produk baru tersebut.


"Harga Teman bukan program promosi, tapi produk favorit yang diturunkan harganya. Selama masuk program Harga Teman, harganya tidak akan naik, tapi mungkin turun" sebut Pak Stefanus


Tour Store bareng Pak Stefanus yang menjelaskan produk dengan Harga Teman

Harga Teman Giant


Pada bulan Agustus lalu Giant meluncurkan program Harga Teman Giant untuk pertama kalinya. Saya pernah menuliskannya, saat menang lomba shopping race harga teman

Program Harga Teman Giant memasukkan beberapa produk yang harganya diturunkan hingga 37% lho. Harga murah ini bisa dinikmati setiap hari. Selama beberapa bulan harganya tidak akan berubah, tetap! 

Produk-produk yang dimasukkan ke dalam harga teman umumnya produk yang disukai pelanggan Giant berdasar hasil riset dan survey.

Pada saat itu 600 produk masuk ke dalam harga teman. Nah, kali ini, ada 200 produk favorit lagi yang ditambahkan ke dalam program Harga Teman Giant. Total ada 800 produk yang masuk program harga teman Giant. Dari 600 produk sebelumnya pun ada produk yang diganti dengan produk favorit lain.

Produk-produk itu tersebar dari berbagai kategori, mulai makanan, minuman, sayur, buah, fresh food, bumbu dapur, sabun cuci, sampai shampoo.

Tak menutup kemungkinan juga kalau produk yang sudah masuk program harga teman, akan masuk juga program promo mingguan atau bulanan. Jadi dobel diskon. Seperti shampoo Dove ini.


Shampoo Dove, masuk promo mingguan & harga teman
Shampoo Dove, masuk promo mingguan dan harga teman


Tanda Harga Teman 


Ciri khas produk dengan harga teman ada pada tanda hijau berlogo rupiah digunting merah dan tulisan Harga Teman berwarna kuning. Perhatikan tanda ini di rak display, jika ada, berarti produk tersebut masuk ke dalam program Harga Teman. Harganya lebih murah. Harga murah ini berlaku tiap hari, ga harus menunggu promo. 

Harga teman akan berlaku selama sekitar 3 bulanan. Setelah periode ini akan dievaluasi kembali. Tetap dengan harga sama atau ada perubahan. Kemungkinan beberapa produk yang tidak terlalu disukai, akan diganti dengan produk lain yang jadi favorit.

Program harga teman berlaku di seluruh Giant, baik Giant Extra, maupun Giant Express, di seluruh Indonesia.

Asyik ga tuh? 

Bisa menikmati produk favorit dengan harga murah, tanpa pusing kapan dan dimana pun belanja, selagi masih di Giant, berlaku kog.

Hemat Uang Belanja


Buat persiapan libur dan tahun baru, Giant sengaja memberikan harga teman untuk Udang Vanamae. Harga biasanya 9500/100gr, sekarang diturunkan menjadi 7990/100gr. Mayan banget nih buat anak-anak selama libur. Selama 3 bulan ke depan kita akan bisa menikmati harga ini. Asyik kan?

Liburan pengen bikin cemilan buat anak-anak? Ada tepung instan buat bikin brownies nih yang masuk program Harga Teman. Harganya jadi 11ribuan aja. Murah meriah kan?


Ada juga tepung beras yang masuk program harga teman dengan harga 7000. Mayan banget buat bikin bubur sumsum, lapis beras, dan kue lainnya. Ahay.

Musim hujan butuh softener plus pewangi lebih banyak? Merk favorit yang disukai pelanggan nih, masuk harga teman. Asyik ya? Bikin hemat uang belanja banget deh!



Roti Selai Sarikaya


Oh ya, Giant juga baru aja meluncurkan produk roti murah meriah. Roti selai sarikaya seharga 3500. Roti ini cuma diproduksi 100pcs aja per hari. So, kalau udah habis 100 pcs, ya ga ada lagi. 


Roti Sarikaya sedang dijajakan
Roti Sarikaya sedang dijajakan


Roti dengan topping selai sarikaya ini dikemas satuan dalam wadah plastik oval cukup besar, diletakkan dalam keranjang dan dibawa keliling oleh petugas atau ditinggal di pojok tertentu.

Games


Ga cuma diajak tour store, siang itu juga kami diajak main games. Saya langsung antusias ikut. Kalau urusan games belanja-belanja semangat deh. Sering mengamati perubahan harga. Hahaha

Games ini menghendaki peserta minimal 5 orang per kelompok. Saya, mba Tina, mba Hida, mba Tati dan Grandys langsung membuat kelompok bernama Gang Rusuh untuk ikutan games Tebak harga. 


Gang Rusuh sedang diskusi total harga produk
Gang Rusuh sedang diskusi total harga produk

Kami diminta menebak harga beberapa produk yang ada di Giant. Mulai dari tebak harga 1 produk, sampai tebak harga total 3 buah produk yang berbeda.

Alhamdulillah kelompok kami, lolos sebagai salah satu pemenang. Senangnya bisa bawa pulang banyak oleh-oleh. Voucher belanja dan hadiah-hadiah lainnya dari Giant.

Terima kasih Giant. Terima kasih teman-teman KEB untuk keseruannya. 

Hadiah vouchernya barusan saya belanjain udang. Hahaha. Alhamdulillah senengnya dapat udang Harga Teman di Giant, belanja jadi irit banget. Bisa dapat produk berkualitas dengan harga miring. Kalau belanja bisa hemat, sisa uang belanja kan jadi bisa buat jajan yang lain *prinsip emakhemat. Jajan lipensetip misalnya *ehhh *digetok

Jumat, 21 Desember 2018

Dampak IMF-World Bank Annual Meeting 2018

Sore itu, saya dapat kesempatan ikutan diskusi media yang difasilitasi FMB9 di gedung Bappenas pada 17 Desember 2018. Pemateri kali ini sangat spesial. Mereka adalah orang-orang sibuk yang sulit sekali dimintai waktunya. Ada pak Luhut Panjaitan dan Bambang Brodjonegoro.

Tahun 2018 ini, IMF dan World Bank kembali mengadakan annual meeting. Biasanya annual meeting, alias pertemuan tahunan, IMF - World Bank diadakan di Washington DC. Tapi Annual meeting  kali ini diadakan khusus diadakan di Bali.

Tahun ini jadi tahun keemasan Indonesia. Berhasil mencuri perhatian dunia dengan mengadakan event berskala International dengan sangat sukses. Mulai Asian Games 2018, Asian Paragames 2018, hingga IMF-World Bank annual meeting 2018 di Bali.

Pelaksanaan pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 yang telah sukses diadakan memberikan berbagai dampak positif bagi Indonesia. Delegasi Resmi yang datang pada Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 merupakan jumlah delegansi terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WB di luar Washington DC. 

Lebih dari 50 persen peserta gak akan datang ke Bali kalau gak ada Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018. Jadi pertemuan ini sudah mendatangkan wisatawan yang awalnya ga ada rencana datang ke Indonesia. 


Kesuksesan juga ditunjukkan oleh penilaian peserta yang menyatakan puas atau sangat puas pada semua aspek khususnya aspek keramahan. 

Berdasar survey yang dilakukan Bappenas dan LPEM FEB UI, sebanyak 76 persen responden peserta pertemuan dari mancanegara memiliki keinginan untuk berkunjung kembali ke Indonesia. Nah. hal ini tentu menguntungkan bagi Indonesia kan? Kalau mereka datang ke Indonesia, tentu dampak ekonominya akan lebih besar lagi.

Dalam hal promosi pariwisata, sebesar 95 persen dari peserta mancanegara akan merekomendasikan Indonesia sebagai tujuan wisata kepada teman, keluarga, dan kolega di negara asalnya. Keberhasilan dalam menyelenggarakan acara dan memberikan kesan baik kepada peserta dapat meningkatkan potensi pariwisata di Indonesia.

Selama pertemuan tahunan IMF-WB 2018, Indonesia berhasil membuat kesepakatan investasi hampir 250 Trilyun dengan investor dari luar negeri. Wow, keren ga tuh. 


Total pengeluaran peserta selama pertemuan ini bahkan mencapai 341 Milyar. Itu peserta mancanegara lho. Pengeluaran ini untuk akomodasi, makanan, minuman, dan kriya tangan. Peserta domestik juga ga kalah banyak, total pengeluarannya hingga 241 Milyar.

Selama pertemuan ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia naik sebesar 0,01 persen, menciptakan lapangan kerja bagi 22.300 orang di Bali, dan meningkatkan upah riil sebesar 0,70 persen.

Kamis, 20 Desember 2018

Idealisme Victor Wirawan, Elon Musk Indonesia

Senja yang syahdu sore itu menghiasi langit nan memerah, menuju peraduannya. Dalam ruangan bertutup kaca lebar, jelas terlihat sang senja nan syahdu, menemani kami yang sedang asyik berbincang-bincang seru dengan sosok muda, santai, dan selalu menggunakan jeans dan kaos.

Di tengah-tengah kami, para blogger, sore itu, hadir Victor Wirawan, CEO PT. Aldebaran Energy Indonesia, tokoh kunci dibalik Baran Energy 


Bincang santai bersama Victor Wirawan, Elon Musk Indonesia
Bincang santai bersama Victor Wirawan, Elon Musk Indonesia

Baran Energy adalah sebuah brand asli Indonesia yang menghasilkan produk yang dapat menjadi energi alternatif. Saya sudah pernah menuliskan detailnya di energi alternatif selain listrik

Pernah berpikir jika suatu saat kita bisa menikmati energi listrik berlimpah dan ga perlu pusing bayar tagihan bulanan? Energi yang bisa mengisi baterai handphone, menghidupkan lampu, menghidupkan berbagai perangkat elektronik. Asyik kan?


Sebuah momen yang langka mendapat kesempatan langsung bisa bertemu. Kami benar-benar bisa ngobrol-ngobrol santai dan cair tanpa sekat dan batas. Pak Victor yang seorang CEO ini mau berbincang dengan santai dan akrab dengan kami. Ada terselip rasa bangga bisa bertemu dengan Victor Wirawan yang disebut-sebut sebagai Elon Musk Indonesia

Suasana Santai yang benar-benar cair antara blogger dan pak Victor
Suasana Santai yang benar-benar cair antara blogger dan pak Victor 

Elon Musk Indonesia?

Ya..ya..bisa dikatakan begitu ga sih?


Elon Musk, pria asal Afrika Selatan yang menjadi tokoh utama yang mendirikan Tesla. Tesla merupakan brand yang melahirkan mobil listrik, solar panel, dan penyimpan energi. 

Victor Wirawan memang terinspirasi membuat energi alternatif seperti halnya Elon Musk. Pria kelahiran Malang tahun 1987 ini mengatakan "Indonesia ini berlimpah sumber daya yang bisa menjadi energi alternatif, energi terbarukan. Sayang sekali jika tidak dimanfaatkan"

Jika Elon Musk di Amerika sana melahirkan Tesla, maka di Indonesia ada Victor Wirawan yang memproduksi Baran. Baran Power (Baran Wall & Baran Cube), Baran Electric Car. Tak heran jika Pak Victor Wirawan diidentikkan dengan Elon Musk Indonesia. Victor Wirawan Elon Musk Indonesia

Lebih lanjut pak Victor yang sore itu mengenakan kaos abu-abu bertuliskan Baran di dada kirinya menyebutkan 


"Saya tak ingin menyaingi PLN dan semacamnya, justru ingin mengurangi beban negara dalam memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia"

Pak Victor memang seorang yang idealis. Melihat banyaknya sumber daya energi di Indonesia, melimpahnya cahaya matahari, membuat beliau tergerak untuk membuat terobosan membuat produk yang memanfaatkan kelebihan energi ini.

Sejauh ini Indonesia memang belum maksimal dalam memanfaatkan sumber daya energinya. Masih bergantung sepenuhnya pada energi listrik. Padahal sumber daya energi di Indonesia ada banyak. Mulai energi angin, air, surya, dst.  

Saya melihat semangat dan optimisme pak Victor terlihat begitu jelas. Pak Victor selalu bercerita idealismenya ini dengan begitu semangat. Ia begitu yakin mampu membuat Baran sesukses Tesla asal Amerika. 

"Kalau negara lain bisa, kenapa kita tidak? Kalau Tesla banyak dipakai negara lain, kenapa kita tidak? Kalau perlu, kita buat Baran mendunia" - Victor Wirawan

Jika kita bisa memproduksi energi alternatif yang lebih hemat energi, tentu sangat menguntungkan, kan? Bisa membantu banyak orang yang belum terjangkau listrik. Bisa membantu orang yang ingin lebih hemat listrik

Saya sudah tak sabar ingin segera melihat sendiri hasil karya anak bangsa ini. Pak Victor menyebutkan bahwa Baran benar-benar asli karya anak bangsa. Sejauh ini memang belum ada karya asli Indonesia yang memproduksi ini.

So, kita patut bangga, ada seorang Victor Wirawan yang mau bersusah payah membangun Baran, melibatkan anak-anak muda berpotensi untuk melahirkan karya spektakuler. Anak-anak muda yang mempunyai idealisme sama dan punya keahlian di bidang teknologi. Memanfaatkan kelebihan sumber daya Indonesia untuk menghasilkan produk yang dapat menjadi energi alternatif di negeri ini. 




Ayo pak, ditunggu karyanya. Saya sudah tak sabar mau segera merasakan mobil dan rumah yang ramah lingkungan dan hemat energi.

Rabu, 12 Desember 2018

Wajah Baru Portal Indonesia dot Go dot Id

Selama ini, kalau mau cari berita, carinya ke mana guys? Sumber data kalian dari mana? Sumber beritanya dari mana?

Pernah berpikir ga sih kalo berita tentang Indonesia harusmya hanya melalui satu pintu?

Akhirnya, pada 10 Desember 2018, lalu kementerian Komunikasi dan Informasi melakukan launching kembali (relaunching) portal resmi milih Sekretariat Negara. Tadinya website resmi yang mewakili wajah Indonesia ini hanya dikelola oleh Kementrian Sekretariat Negara.

Saat ini, untuk maintenance dan pengembangan websitte Indonesia.go.id diserahterimakan ke Kominfo. Kenapa diserahterimakan? Karena Kominfo lebih paham tentang hal-hal teknissnya. Toh secara keseluruhan hampir sama, walau ada pengembangan disana sini yang dilakukan

Portal Indonesia.Go,Id diharapkan menjadi portal rujukan utama dalam berita. Bisa untuk pengambilan data juga, plus sebagai rujukan resmi jika ada berita-berita hoax.

Portal Indonesia.go.id juga merupakan portal yang menjadi agregator bagi portal-portal resmi lainnya. Misalnya portal pemerintah daerah, portal kementrian, atau portal instansi pemerintah lainnya.



Dengan jadi satunya semua ini, diharapkan semua berita, info menjadi satu pintu. Siapa piun yang akan mencari berita teentang Indonesia, cukup search aja Indonesia.go.id.

Nantinya, di Indonesia.Go.Id juga akan dilengkapi dengan layanan masyarakat. Menurut Menkominfo, Pak Rudiantara, dengan adanya portal Indonesia.go.id ini masyarakat bisa mengakses semua info yang benar tentang Indonesia, mulai budaya, pariwisata, berita, tokoh, ekonomi, investasi, dsb.

Jendral TNI Moeldoko, staff khusus kepresidenan menyebutkan pentingnya memasukkan unsur ipoleksosbudhankam ke dalam portal Indonesia.Go.Id. Dengan memasukkan unsur ini, ada banyak keuntungan bagi Indonesia. Dengan berita pertumbuhan ekonomi, orang yang ingin berinvestasi di Indonesia akan makin tertarik. Dengan berita sosial budaya dan pariwisata, banyak yang tertarik untuk berkunjung ke Indonesia.



Nah ini dia idola saya, Prof. Rhenald Khasali, beliau menjelaskan bedanya Kampanye dan branding. Jika hanya kita yang sibuk menyiarkan berita, informasi, ini namanya kampanye. Tapi jika kita sampai dibicarakaan tanpa diminta, ini yang namanya branding.

Prof Rhenald mencontohkan Indonesia yaang sekarang ini jadi perbincangan hangat karena suksesnya penyelenggaraan Asian Games 2018. Mendadak seluruh dunia membicarakan hal positif dan prestasi Indonesia. Ini yang disebut branding. Tanpa kita minta, orang lain akan sibuk membicarakan daya tarik kita, kelebihan kita. Sibuk menggunjingkan hal positif tentang Indonesia.

Ini lah yang perlu dikejar Indonesia. Portal Indonesia.Go.Id ini sangat bagus untuk menjadi sarana Branding Indonesia di mata internasional. Dan memang, salah satuu tujuan diadakannya peluncuran ini adalah untuk memperkenalkan kembali, Indonesia punya lho portal resmi yang bagus untuk diakses. Portal resmi untuk mencari berita yang benar.

Oh ya, sebagai salah satu portal resmi pemerintah, yang dikelola bersama dan jadi satu pintu, kominfo hanya sebagai dapur pengolah, semua materi berasal dari kementrian dan instansi pemerintah. Portal Indonesia.go.id hanya bantu menginfokan saja. Ke depannya mudah-mudahan blogger juga bisa jadi kontributor ya *ehh

Minggu, 09 Desember 2018

Ketika Anak-anak Minta Smartphone

Jaman sekarang, rasanya langka ya menemukan anak yang belum mengenal handphone. Demikian pula dengan Faldi, Ferdi, Falda. Tiga ef memang sudah mengenal handphone, melalui handphone orang tuanya *senyumlebar.

Yayaya, anak-anak memang mengenal handphone melalui handphone yang biasa saya dan suami pakai. Mereka umumnya bergantian meminjam handphone kami. Hanya saja, handphone saya paling jarang berani mereka utak atik. Secara handphone ini seringnya saya gunakan untuk kerja, entah untuk menulis, buzzing, posting. So, mereka ga akan berani pinjam lama-lama *nyengir

Memangnya anak-anak ga punya handphone sendiri? Hm, 2 anak cowok kelas menengah yang hanya memakai handphone tiap 4-5 bulan sekali ini sih akaj selalu sibuk tiap menjelang libur. Saat mereka pulang liburan, mereka pasti akan teriak butuh handphone.

Sebagai orangtua yang ngaku-ngaku baik, saya dan suami sih mikir beribu-ribu kali untuk membelikan mereka handphone. Lha wong mereka kan pakainya cuma selama libur. Libur akhir tahun gini kan mereka cuma pakai selama 2-3 minggu aja. Ngapain musti beli handphone sih?

Tapi, kadang suka ga tega juga kalau mereka butuh handphone saat akan jalan-jalan dengan teman-temannya. Anak SMA bho, mau jalan tanpa handphone di masa kini itu agak mustahil. Bagaimana mereka mau janjian? Di spot mana? Jam berapa?

Saya memang kepikiran mau belikan handphone. Ya, ga harus yang mahal-mahal. Spek standar aja asal bisa komunikasi dan maij game sederhana, jadi lah.

Seperti handphone Advan S6 yang baru diluncurkan Oktober 2018 lalu. Handphone yang dibanderol dengan harga 840rb ini memang murah meriah. Yah, masih   lah untuk ukuran kantong anak-anak kalau mereka disuruh nabung buat beli handphone sendiri *ehgimana.



Trus, speknya gimana?

Berdasarkan website Smartphoneku Advan S6 menawarkan fitur yang lumayan. Memori internal 8GB yang bisa dinaikkan dengan SD card hingga 32GB. So, kalau mau instal banyak aplikasi, simpennya di memori card aja ya guys, biar ga lamban handphonenya keberatan aplikasi.

Processornya 1.3Ghz dengan OS android 7.0 dan kapasitas RAM 1GB.  Sudah cukup mumpuni untuk beberapa kerjaan multitasking. Mau buka beberapa aplikasi sekaligus ga akan masalah, bisa berjalan cukup lancar.



Bicara kamera, kamera depannya lumayan bagus, 2MP, cukup bagus lah untuk anak-anak yqng suka selfie. Kamera belakangnya 5MP, ini juga lumayan buat foto-foto, sudah cukup jernih.



Bicara lebarnya, 5,3", cukup lebar untuk bisa melihat layar dengan puas. Main game juga enak, ga terlalu pusing dengan ukuran layar yang terlalu kecil. Ukuran segini, cukup untuk ukuran anak-anak, bahkan untuk orang dewasa sekali pun


Baterainya bagaimana?

Baterai Advan S6 ini jenis baterai yang bisa dicopot pasang, jadi enak kalau mau lepas-lepas baterai. Kapasitasnya 2200mAh, bisa lah bertahan 200 jam dalam keadaan standbye aja ya. Kalau dalam kondisi dipakai, kurang tahu juga, belom ngetest sih.

Jaringannya sudah LTE kog, alias sudah 4G. Bisa lah beli paket-paket murah banting harga gitu yang sampai puluhan GB *ehhh. Apalagi paket Advan S6 ini dibundling dengan paket Telkomsel 6GB nih. Asyik ya
Ada pilihan warna juga, hitam, putih, silver. Ada finger print juga loh. Keren ya?



Hm, sepertinya spek segini sudah cukup buat ukuran anak-anak ya. Bahkan buat ukuran orang yang butuh handphone hanya untuk tugas-tugas ringan,, macam butuh buat WA-an aja. Kalau fungsi handphonenya cuma buat WA, ga perlu handphone mahal-mahal right?
Coba lah nanti tanya anak-anak, mereka mau ga Advan S6? Kalau mau, suruh beli sendiri aja *ehgg

Wujudkan Tenaga Kerja Berkualitas di Banten

Hari Kamis lalu saya jalan-jalan ke Serang. Sesekali keluar dari zona nyaman jalan agak jauhan. Hahahah. Kebetulan ada diskusi media tentang Membangun Indonesia dengan tenaga kerja berkualitas. Acara yang diadakan di pendopo Gubernur Banten ini dihadiri oleh menristekdikti, dirjen dikdasmen, ditjen bina konstruksi PUPR, hingga Gubernur Banten.




Beberapa tahun terakhir, perekonomian Banten menunjukkan perkembangan yang cukup bagus, selalu di atas rata-rata. Pada semester I tahun 2018 saja, ekonomi Banten meningkat hingga 5,75%. Lebih tinggi dari rata-rata nasional yang mencapai 5,17%. 

Daerah Banten juga menjadi daerah utama tujuan investasi di Indonesia. Pada tahun 2017, penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Banten berada di urutan kelima dengan nilai investasi mencapai Rp 5,1 trilyun. Penanaman modal asing (PMA) juga tak kalah kece, Banten ada di urutan ketiga dengan nilai investasi hingga 3,0 miliar US$.

Sayangnya, hal ini tidak diikuti dengan rendahnya angka pengangguran. Banten justru tercatat sebagai provinsi dengan angka pengangguran tertinggi. Aneh kan?

Yang lebih ajaib lagi, lulusan yang banyak menganggur justru lulusan SMK. Lulusan sekolah yang mustinya sudah siap kerja.

Apa pasal? Kenapa kog malah lulusan SMK yang lebih banyak menganggur? 

Pak Mohamad Nasir, Kemenristek dikti, menyebutkan, ada beberapa hal yang menjadi penyebab hal ini terjadi. 




1. Ilmu yang diajarkan di SMK kini sudah banyak yang tidak relevan lagi dengan kebutuhan industri di masa kini

Untuk itu pak menteri kini sedang berupaya untuk melakukan beberapa perubahan. Jika dulu dikti mewajibkan dosen minimal S2. Kini, beberapa dosen juga bisa dari kalangan praktisi, orang-orang yang berkompeten, mampu, punya skill dan bersertifikat.

2. Banyak SMK yang hanya asal-asalan saja menerima siswa, asal-asalan membuat jurusan dan kurikulum tidak disesuaikan dengan kebutuhan industri 

3. Jumlah tenaga yang dibutuhkan, tak sebanding dengan jumlah siswa SMK. Ibarat butuhnya cuma 1000, tenaga yang tersedia 5000. Ga sebanding kan?

Tak berbeda jauh dengan pak Menteri, Dirjen Dikdasmen (pendidikan dasar dan menengah) Kemendikbud, pak Hamid Muhammad menyebutkan bahwa banyaknya lulusan SMK memang tak sebanding dengan kebutuhan tenaga kerja. Belum lagi banyak guru-guru SMK yang ternyata tak mempunyai skill yang memadai, alat-alat dan fasilitas yang kurang, dsb. Untuk itu dikdasmen sedang melakukan pembenahan dengan melakukan revitalisasi SMK




Sebaliknya, Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Bu Dewi Chomistriana menyebutkan, bahwa jajarannya saat ini justru sedang kekurangan banyak tenaga ahli konstruksi. Mereka justru sedang membutuhkan banyak tenaga di bidang konstruksi. Maklum di masa pemerintahan presiden Jokowi ini pemerintah memang sedang giat-giatnya melakukan pembangunan di sana sini. Berbagai proyek terus berjalan dan butuh percepatan dan tenaga ahli yang kompeten. Sayangnya, tenaga ahli yang dibutuhkan ini masih sangat kurang.

Untuk menggenjot dan memenuhi kebutuhan ini tenaga di bidang konstruksi ini, ditjen bina konstruksi sampai melakukan berbagai upaya pelatihan dan melakukan upaya jemput bola. Beberapa lulusan dilatih dan menjadi pekerja magang sambil mereka dilatih untuk menjadi tenaga ahli.

Hal ini tentu jadi fenomena yang menarik. Di satu sisi katanya banyak lulusan SMA yang menganggur tapi di sisi lain ternyata sedang membutuhkan banyak tenaga kerja. Berarti ada kesenjangan kan?

Acara diskusi media "Membangun Indonesia dengan Tenaga Kerja Berkualitas" yang difasilitasi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) ini menjadi makin menarik dengan hadirnya Gubernur Banten, Pak Wahidin Halim. Pak Gubernur memang mengakui terjadinya kesenjangan ini. Untuk itu sedang dilakukan pembenahan dalam melakukan perubahan kurikulum SMK, agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan industri terkini.