Pages

Categories

HIN

HIN
Hijab Influencer Network
IBX5B48708796EE3

Selasa, 26 November 2019

Insan Cendekia Madani, Pesantren Urban Generasi Perkotaan

Jalan utama di tengah areal Islamic Boarding School Insan Cendekia Madani
Jalan utama di tengah areal Islamic Boarding School Insan Cendekia Madani


Hai-hai para urban mom, apa kabar kalian? Siapa nih di antara para mom yang sedang dilanda gundah? Gundah dalam menyekolahkan anak. Terutama para mom yang anaknya tak lama lagi akan menghadapi UN SD atau akan naik ke kelas 6 SD. Biasanya, saat sang anak mulai menginjakkan kaki di kelas 5 atau 6 SD, para orangtua sudah mulai sibuk kasak kusuk mencari sekolah menengah untuk melanjutkan pendidikan dasar ini. 

Rabu, 20 November 2019

Rahasia Tetap Waras Saat Suami Sakit

Buibuuu, pernah mengalami suami sakit kan? Tahu dong ya bagaimana sibuk mengurusnya? Saat suami sakit, istri harus tetap waras dan fit, supaya suami bisa terurus dan cepat sembuh. Bagaimana rahasianya?

Menghadapi suami yang sedang sakit itu memang butuh kesabaran. Entah kenapa, pada saat-saat seperti itu mereka berubah menjadi super manja. Manjanya ga tanggung-tanggung, ngalahin anak-anak. 

Mulai minta diambilin ini itu lah, tidur mulu lah, ngeluh ini itu lah. Wis pokoknya kalau lagi sakit, seolah-olah cuma dia yang paling menderita dan merasakan sakit yang teramat sangat.

Apalagi modelnya suami saya yang paling jago urusan mendeskripsikan "penderitaan" yang dialaminya.





"Bund, ini dada kog rasanya kayak ketarik-tarik ya kalau batuk, kayak ditusuk-tusuk ratusan paku!"

Belum cukup mengeluh seperti itu, kali lain ia juga akan menghiba-hiba dengan wajah memelas, curhat tentang rasa "sakitnya".

"Ya Allah bund, ini tulang rasanya kayak mau copot, kepala belakang kayak digandoli beras ribuan ton. Wajar ga sih?"

Kalau udah curhat gitu, laki-laki gagah perkasa bisa mendadak layu, lemes, minta dimanja, minta diperhatiin.

Sebagai istri yang baik *hoeek, saya pastinya akan berusaha melayaninya kan ya. Pengennya sih cuek, masa bodo, tapi mana berani. Ntar dipecat jadi istri *ehh.

Suami minta ambilin minum, siap ambilin. Suami minta dimasakin, siap masakin yang enak, sesuai kebutuhan sakitnya. Suami minta kerokin, siap sedia corat coret punggungnya pakai koin dan balsem. Yihaaa, ada yang bisa dijadiin pelampiasan *ehhh.

"Bund, ambilin air anget dong, tenggorokan aku kering banget"
"Iya, bentar ya yah"
"Ya Allah ini batuk kapan sembuhnya ya, dada kayak ketarik-tarik"

Begitulah keluhan suami berkali-kali kala ia dilanda batuk, beberapa minggu lalu.

"Tenggorokan aku ga enak banget bund. Enaknya diapain ya?"
"Biasanya sih kalau papa batuk suka dibuatkan air jahe sama mama"
"Hm, boleh juga. Enak juga kali ya minum air jahe"
"Kalau lagi batuk gini biasanya emang enak minum air jahe mas, anget dan nyaman buat tenggorokan"
"Ya udah mau deh, buatin air jahe ya"

Saya pun beranjak ke kulkas, membongkar koleksi bumbu dapur yang saya punya. Lha kog ga ada?

"Maaaasss, ini jahenya cuma secuil gini, bisa ga ya buat bikin air jahe?"
"Ya udah gapapa deh bund, buatin aja, udah ga enak banget ini tenggorokan"

Akhirnya, berbekal seruas jahe, saya rebus segelas air bersama jahe yang sudah dibersihkan. Saya belum pernah buat air jahe, jadinya ya ngira-ngira aja. Sengaja ga dipakaikan gula merah, suami kurang suka minuman manis.

Saat air jahe sudah siap disajikan, segera saya sodorkan ke suami

"Mas, nih minum air jahenya. Mudah-mudahan bisa enakan tenggorokannya"

Byuuurr...
Tiba-tiba suami menyemburkan air jahe yang baru saya buatkan

"Kenapa mas? Kepanasan ya? Pelan-pelan aja minumnya"
"Bukaaan, ambaaar. Ga ada rasa jahenya"
"Waduh"
"Yah maaf mas. Itu tadi emang jahenya cuma dikit, ga punya stok jahe"

Tiba-tiba pandangan saya tertumbuk pada kotak-kotak Sari Jahe, Temulawak, dan Lidah Buaya yang ada di atas kulkas. 

Stok yang biasa saya siapkan, jaga-jaga kalau sewaktu-waktu perlu diminum saat sedang sakit seperti ini, atau saat sedang ga enak badan. Ada Temulawak juga buat memperbaiki nafsu makan yang biasanya menurun saat sakit, Lidah Buaya buat melancarkan pencernaan dan sari jahe yang biasa saya minum hangat-hangat buat mengusir masuk angin. 

Ya ampuuun, kog ga kepikiran dari tadi sih soal stok ini *tepokjidat.

"Maaaaaas, ini ada sari jahe herbadrink nih. Aku buatin ini aja ya. Enak ini rasa jahenya kerasa  hangat dan ga terlalu manis" seru saya gembira

"Hmm..ga usah deh..ntar ga enak"
"Enak, kan mas pernah nyobain waktu radang sendi. Inget ga?"
"Ga ah, masih mual ini, ntar malah ga keminum"
"Aku buatin ntar sorean gimana?"
"Ya udah boleh deh"

Sore itu pun mas suami pun saya buatkan sari jahe sesuai janji.

"Ini mas, minum ya, biar enakan"




"Alhamdulillah, enakan ini bund. Makasih ya say"

Ah, lega rasanya suami mau meminum sari jahe buatan saya. Eh, bukan ding, ngaku-ngaku banget. Maksudnya sari jahe seduhan saya, hahaha. Sudah deg-degan dia ga mau minum atau komplain rasanya ga enak.

Alhamdulillah sari jahe seduhan saya berhasil diminum dan membuat suami menjadi lebih nyaman dan ga ngeluh lagi. Ya setidaknya kerewelannya tentang sakit jadi jauh berkurang. Semoga setelah ini ga rewel lagi. Kalau masih ngeluh tentang batuknya, tinggal sodorkan lagi sari jahe *tring

Menghadapi suami yang sedang sakit memang suka bikin panik kalau udah mulai ngeluh ini itu. Sampai lupa musti ngapain saking keburu sibuk menenangkan dan berusaha membuatnya merasa nyaman. Hal kecil sepele yang ada di depan mata pun bisa terlewat dan ga terpikirkan.

Saat menghadapi suami yang sedang sakit, istri memang musti sabar dan telaten. Musti waras dan fit juga. Jangan sampai dua-duanya tumbang dan ga bisa mikir, bisa gawat urusannya. Siapa yang merawat dan dirawat kalau sudah begitu?

Senin, 04 November 2019

Bekerja Tenang Tanpa Gangguan Virus

Ngomong-ngomong soal kerja, biasanya gak jauh-jauh bicara soal data, file, dan berbagai hal yang berhubungan dengan basic kerjaan. Kalau sudah bicara data, pasti maunya kan gampang diakses, diolah dengan mudah, tanpa ada gangguan. Kalau bisa, data yang kita punya itu tetap aman pada tempatnya ketika akan digunakan, sampai kapan pun diperlukan.

Minggu, 03 November 2019

Connect 2019 Day 2 : UMKM dan Digital Marketing

Digital marketing di era kini tak bisa lagi dinafikan. Dengan meningkatnya penggunaan digital dalam berbagai hal, membuat digital marketing is a must. Brand mana pun deh, kalau ga mau tenggelam ditelan jaman, harus mau bergerak ke arah digital marketing.

11 tahun lalu saja, saya sudah memasarkan produk via digital. Saya memanfaatkan blog untuk menjual Baju Pesta Menyusui. Saat itu belum ada sosial media seperti saat ini, jadi hanya blog yang saya gunakan untuk etalase produk dan bercerita tentang produksi. Alhamdulillah, walau hanya berjualan online, customer cukup banyak. Blog saya gunakan karena ga butuh biaya banyak, ga perlu sewa toko.

Sayangnya, saat mulai berkembang dan mau diversifikasi produk, saya tak punya cukup modal untuk mengembangkannya. Akhirnya, pelan-pelan usaha tersebut saya tutup. Huuhuhu.  Andai saat itu sudah muncul fintech atau berbagai bantuan modal untuk UMKM seperti saat ini, tentu saya ga akan kebingungan.




Pada Connect 2019 Day 2, 31 Oktober 2019, terungkap bahwa Bank Mandiri memberi banyak kesempatan untuk pembiayaan UMKM. Pak Hery Sofiani (AVP Micro Development & Agent Banking Group Bank Mandiri) menyebutkan, Bank Mandiri sudah menyalurkan kredit sejumlah 150 trilyun pada UMKM, 47 T diberikan secara premium pada UMKM digital. Keren kan tuh? Huhuhu, jadi inget usaha Baju Pesta Menyusui.

Walau saat ini ratusan fintech (finance Technology),  Bank Mandiri justru tak ingin mengambil posisi sebagai pesaing. Bank Mandiri justru menerapkan Coopetition, Cooperation plus Competition. Ya bersaing sehat lah intinya. Tetap berkompetisi, sambil menjalin kolaborasi.

Salah satu bentuk kolaborasinya, Bank Mandiri menjalin kerjasama dengan beberapa fintech dan Marketplace untuk menyalurkan kredit. Beberapa UMKM yang tergabung dalam Marketplace Seperti Tokopedia misalnya, akan dapat kredit jika dianggap layak. Bank Mandiri menjadikan Marketplace Ini sebagai filter. Ini secara ga langsung jadi meringankan tugas Bank Mandiri dalam melakukan screening. Ini lah salah satu bentuk dukungan Bank Mandiri terhadap kemajuan UMKM.




Tak kalah hebat, Telkom sebagai salah satu BUMN besar juga memberikan dukungan pada UMKM.  Menurut Joddy Hernady (EVP Digital & Next Business Telkom Group), Telkom membangun lebih dari 50 unit rumah kreatif BUMN untuk mengembangkan UMKM. Telkom juga membuat program inkubator bisnis "indigo" dan digital valley di 4 kota Indonesia. Dalam inkubasi ini Telkom juga memberi bantuan dana dan akses pasar kepada para startup binaannya. 

Nah, salah satu startup yang juga turut mendukung pertumbuhan UMKM adalah Warung Pintar yang dibidani oleh Agung Bezharie (cofounder/ CEO warpin). Berangkat dari data bahwa 60 juta UMKM yang ada, 90% merupakan UMKM berskala mikro. Menurut Agung, UMKM kategori mikro ini perlu dibantu untuk meningkatkan performancenya.



Pada sesi lainnya, Ridho Khusnul Fadhil (CEO Humblezing) menyebutkan "promo harus dilakukan melalui media sosial seperti Facebook & Instagram. Kalau pun mau menggunakan bantuan Facebook atau Instagram ads, hanya sebagai pelengkap. Menurut Ridho alias Ujang, lebih penting menciptakan engagement dengan customer.

Fariz Egia Gamal, pemiliknya Mister Brewok menyebutkan, untuk mendapatkan customer baru, tetap perlu menggunakan paid promote di media sosial.

Saya sempat mengajukan pertanyaan pada kedua brand owner ini, apakah mereka menggunakan influencer atau endorser juga untuk membantu mendongkrak produknya, jika ya, seberapa efektif penggunaan influencer atau endorser ini mampu mendatangkan customer baru dan meningkatkan penjualan. 

Gamal, owner Mister Brewok menyebutkan pernah sekali menggunakan influencer dan hasilnya luar biasa. Menurut Gamal, penjualan dan customer baru meningkat berkali-kali lipat, nyaris 100% *cmiiw. Woow, luar biasa ya. 

Tapi, bro Gamal yang full brewokan ini juga mengatakan, saat itu Mister Brewok memang menggunakan influencer yang sesuai dengan brand image, ybs memang pengguna Mister Brewok dan followernya banyak. So, bayar influencer sekian puluh juta pun dirasa worthed saat itu. Sayangnya, mendapatkan influencer yang sama ga mudah lagi, so bro Gamal sekarang ini lebih memilih memanfaatkan Instagram Ads untuk meningkatkan awareness. Mister Brewok juga mulai memanfaatkan media YouTube untuk beberapa promosi.

Sebaliknya, Humblezing justru merasa penggunaan influencer kurang efektif bagi mereka. Ini karena Humblezing sendiri belum menemukan sosok influencer yang sesuai dengan brand image yang mereka inginkan. Sosok anak muda fashionable yang suka naik gunung dan berpetualang. So, Humblezing lebih memilih fokus memanfaatkan Instagram dan Facebook.

Ah, Connect 2019 hari kedua ini beneran memberikan banyak insight pada saya. Nyesel juga ga memanfaatkan kesempatan ini untuk datang dan mendengarkan sesi Talkshow di hari pertama. Bagi saya dan beberapa pelaku bisnis, apalagi anak-anak muda yang mau memulai start up, datang ke Connect 2019 ini daging banget lho. Asli banyak banget insight dan ilmu berharga disini. 

Secara ga langsung para bisnis owner atau pun brand marketing buka-bukaan beberapa strategi bisnisnya. Ya, mungkin belum 100% terungkap, tapi kecipratan 30-40% saja kan udah lumayan, ya ga sih?

So, buat teman-teman pelaku bisnis atau yang tertarik mau memulai bisnis, wajib deh ikut Connect berikutnya, ajang bertemu dan terkoneksi dengan banyak bisnis owner. Mantab!

Sabtu, 02 November 2019

Simpel! Begini Cara Mendapatkan Manfaat yang Maksimal dari Madu Murni




Siapa yang sering mengonsumsi madu murni? Cung! Ehehehe, suami saya lagi rajin-rajinnya minum madu murni setiap hari nih. Menurut suami, madu bisa memberinya energi dan daya tahan tubuhnya lebih baik, jadi ga gampang sakit. Biasanya suami gampang batuk, sejak mengkonsumsi madu murni, batuknya jauh berkurang. Kalau mengkonsumsi madu, biasanya sih sumi langsung saja menggunakan sendok. Menuangkannya ke sendok, lalu langsung disuapkan ke mulut. Hihihi.

Baidewai, tahu ngga sih ternyata ada loh cara yang simpel untuk mendapatkan manfaat dari madu murni. Ternyata mencampur madu murni dengan air hangat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita. Nah, apalagi bila madu dan air hangat itu dikonsumsi sebelum sarapan pagi dan sebelum tidur malam.

Salah satu manfaat dari mencampur madu murni dengan air hangat adalah dapat menurunkan berat badan kita. Air hangat sebelum sarapan pagi bagus untuk menurunkan berat badan dan jika dicampurkan madu di dalamnya, akan membantu membakar lemak lebih cepat.

Madu murni yang baik untuk dikonsumsi adalah madu pilihan yang telah teruji SNI, seperti Madu TJ Super/Extra. Madu TJ Super/Extra telah lulus uji SNI untuk kemurniannya. Kita juga bisa cek komposisi Madu TJ Super/Extra pada kemasannya, loh.

Oh iya, kalau kita teliti lebih lanjut, madu asli ini punya nomor BPOM serta logo halal MUI. Artinya apa sih? Artinya BPOM menjamin Madu TJ Super/Extra bebas dari bahan-bahan berbahaya. Pun sama dengan MUI, logo halal artinya Madu TJ Super/Extra telah lolos tes bebas dari bahan-bahan yang tidak baik.

Mau tahu manfaat lain dari mencampur madu murni Madu TJ Super/Extra dengan air hangat? Simak dulu ulasannya berikut ini, yah!

1. Turunkan berat badan

Baik air hangat maupun madu murni, keduanya mampu membantu membakar lemak pada tubuh. Maka dari itu, sebaiknya minumlah segelas air hangat yang telah dicampur madu sebanyak dua sendok makan sebelum sarapan pagi. Dengan rutin meminum air madu hangat setiap paginya, akan membantu kamu mendapatkan berat tubuh yang lebih ideal. Say good bye ke timbunan lemak!

2. Buang air lancar

Nah, lemak yang telah terbakar juga dibantu dikeluarkan oleh madu murni. Madu murni juga baik untuk metabolisme kita, loh. Madu murni juga mampu membantu perkembangan bakteri baik dalam usus. Meminum madu murni yang telah dicampur dengan air hangat membuat madu terserap lebih cepat di dalam usus, sehingga melancarkan buang air besar.

3. Menambah energi

Madu murni mengandung gula alami yang jauh lebih baik dari gula biasa atau gula putih. Gula pada madu murni lebih cepat dicerna dan diubah menjadi energi. Inilah mengapa madu murni bisa memberi energi tapi ngga bikin gemuk. Coba deh, minum segelas air hangat yang telah dicampur madu murni setiap pagi hari.

4. Detoksifikasi

Pernah dengar detoks dengan madu murni? Nah, madu murni yang dicampur dengan air hangat memiliki efek detoksifikasi pada tubuh. Minuman ini bisa meluruhkan racun dari sistem tubuh Anda. Itu sebabnya, minuman ini selalu menjadi bagian dari diet detoks.

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

Kalau mudah terserang batuk dan pilek, artinya daya tahan tubuh melemah. Salah satu manfaat kesehatan dari madu murni adalah meningkatkan kekebalan. Madu murni kaya akan vitamin yang mampu meningkatkan tubuh kita melawan penyakit.

Nah itu dia, sebagian manfaat dari madu murni. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat kesehatan yang bisa diberikan oleh segelas Madu TJ Super/Extra yang dicampur dengan air hangat karena Madu TJ Super/Extra sudah mengandung Royal Jelly dan Bee Pollen, jadi manfaat kesehatannya lebih banyak. Oh iya, harus dicatat, air yang digunakan adalah air hangat ya guys, jangan air panas, karena air panas malah bisa merusak enzim-enzim yang ada pada madu murni. Selamat mencoba Madu TJ Super yah!

Jumat, 01 November 2019

Asah Kreatifitas Dengan Experience Learning

Era digital ini memang melenakan. Segala sesuatu menjadi mudah dengan adanya internet dan gadget. Mau browsing atau mencari informasi, tinggal jelajah mbah Google. Mau belajar segala sesuatu pun jadi mudah, tinggal baca blog tutorial, atau buka video tutorial via youtube, instagram, atau media sosial lainnya.

Kemudahan belajar via digital ini kadang bikin kita, dan anak-anak jadi mager. Ga usah ke mana-mana, cukup buka gadget, browsing, langsung ketemu semua yang diperlukan. Ya gak?

Sayangnya, ini juga yang membuat kita, maupun anak-anak menjadi begitu attach terhadap gadget. Padahal, anak-anak sebaiknya tidak menghabiskan banyak waktu bersama gadget. Mereka tetap perlu belajar bersosialisasi secara langsung, belajar berinteraksi secara langsung, belajar merasakan secara langsung.





Menurut Psikolog Anak dan keluarga, Ditha Rachman, anak-anak tetap perlu belajar melalui experience learning. Merasakan langsung, belajar melalui pengalaman, praktek, trial n error. Belajar melalui pengalaman langsung akan membuat anak kaya akan pengalaman, mengasah logika dan kemampuan berpikirnya. 

Melihat saja itu beda sensasinya dengan merasakan dan mencoba langsung. Contohnya kucing. Lihat gambar sama pegang kucingnya langsung tentu beda kan? Kalau pegang langsung kan jadi bisa merasakan tekstur bulunya.

Satu-satunya cara untuk membuat anak lepas dari gadgetnya adalah dengan menciptakan berbagai kegiatan yang menarik. Mereka begitu lekat dengan gawainya ya karena tidak menemukan kegiatan lain yang menyenangkan. So, salah satu yang bisa dilakukan orangtua adalah dengan menciptakan kegiatan yang mengasyikkan bagi anak. Berikan mereka kegiatan yang dapat mengalihkan perhatiannya dari gawai.





Ini juga yang dilakukan Mona Ratuliu pada ketiga anaknya. Agar anak-anaknya tidak gadget mania, Mona harus pintar-pintar cari akal menciptakan berbagai kegiatan yang menarik bagi anak-anak. Salah satu yang sering Mona lakukan adalah mengajak anak-anaknya "bermain-main" dengan printer. 



Dengan printer Hp Deskjet 3775 misalnya yang punya fasilitas print, copy, dan scan, anak-anak bisa berkreasi macam-macam. Printer jenis ini sangat handy, ringan, dan mudah dibawa-bawa. Bahkan bisa print langsung via wifi. Anak-anak bisa print berbagai keperluan project sekolahnya.

  • Saya jadi ingat, dulu, jaman Faldi Ferdi belum masuk TK, saya sering memberi mereka berbagai printable yang saya ambil dari internet. Banyak free printable yang bertebaran, mulai printable mewarnai, sampai printable huruf dan angka. Anak-anak secara ga langsung belajar mengenal huruf dan angka dengan cara yang menyenangkan.

Pada acara Fimela Family Day 2019 di  Taman Kajoe, Cilandak, Jakarta  pada 27 Oktober 2019 lalu bersama HP Printer, para orangtua dan anak bisa ikut workshop menyenangkan. Anak-anak usia 5-8 tahun ikut workshop membuat kalender yang unik. Anak-anak usia 9-12 tahun mendapat sesi membuat pop art photo decoration.




Experience learning membuat kalender dan pop art photo decoration bersama @idekuhandmade membuat anak-anak mendapatkan pengalaman langsung cara membuat kalender. Mereka bisa print aneka pernak pernik dan hiasannya dengan printer Hp. Tanggal-tanggal kalender bisa diprint. Sisanya tinggal dihias. Foto bisa dicetak beserta beberapa hiasan yang ingin ditambahkan/ditempel



Kegiatan ini membuat anak-anak sibuk menggunting, menempel, mengatur posisi, memikirkan kreasi yang cantik.

Nah, masih banyak kreasi lain bisa dibuat sendiri bersama anak dan orangtua. Selain menciptakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak, hal ini juga akan mengasah kreatifitasnya, plus menciptakan bonding yang makin kuat antara anak dan orangtua.

Kalian biasa bikin apa bersama anak-anak nih buibuuuk? Yuuuk ajak mereka berkreasi.

Kamis, 31 Oktober 2019

Yuk Hidup Sehat, Waspadai 3 Tanda Stroke!

Stroke! Mendengar kata yang satu ini rasanya bikin deg-degan. Stroke dikenal sebagai salah satu penyakit yang sangat dekat dengan kematian. Menurut data Kemenkes, Stroke menjadi penyebab kematian tertinggi. Sekitar 21,1% kematian di Indonesia disebabkan oleh Stroke.