Pages

Categories

HIN

HIN
Hijab Influencer Network
IBX5B48708796EE3

Rabu, 14 Agustus 2019

Review Lakme Mini Matte, Serunya Beauty Class

Perempuan mana yang mau terlihat tak menarik? Rasanya semua perempuan pasti ingin tampil cantik, menarik, disukai banyak orang. Bukan untuk menarik perhatian laki-laki lho ya. Karena pada hakikatnya, perempuan bersolek itu sebenarnya untuk dirinya sendiri dan kaumnya, kaum perempuan.

Percaya?

Coba deh, sekali perempuan keluar rumah, bertemu perempuan lain, ikut acara, tanpa berdandan, kira-kira gimana? Berani? Yang ada mah dibawelin euyyy. 

"Ih, loe ga pake bedak ya? Ga lipstikan?" 
"Ya ampun, kucel amat sih loe, b dakan dikit kek"
"Pucet amat sih, ga lipstikan ya?"

Familiar dengan komen-komen begini? Saya nih, kenyang dikomenin gini :D.

Yap, saya nih orangnya suka malesan. Males dandan. Sering banget pergi trus lupa bedakan n lipstikan. Alhasil yang ngomelin banyak. Hahaha.

So, demi bisa tampil lebih "mendingan", saya pun ikut lah Beauty Class yang diadakan oleh IFB, Indonesian Female Blogger bareng Mint n Mingle.


Beauty Class


Beauty Class kami di Minggu sore 30 Juli 2019 itu diadakan di 626 by Pholim. 



Produk yang digunakan untuk jadi ajang uji coba hari itu adalah Lakme by Unilever. Baru kali ini nih nyobain produknya Lakme. Mulai dari primer, CC Cream, foundation, powder, sampai lip Cream.





Nah yang keren, mamak founder kita, IFB, Yonna Kairupan pun dibuat jatuh cinta loh sama produknya Lakme. Mami merekomendasikan primer, CC Cream sama foundationnya. Termasuk juga eyeshadow & highlighternya. 

Menurut mami Yonna (Mayo), paduan primer, xc Cream n foundationnya ini Joss banget bikin make up tahan lama. Terbukti, walau saat itu sedang terjadi musibah mati lampu massal, kami yang kepanasan dan bersimbah keringat, tetap stay bagus tuh make up-nya. Ya ampun, cinta banget deh ahh.

Okeh, berkat ikut beauty Class ini, jadi nambah lagi deh ilmu per make up an saya. Nambah lagi produk most wanted nih.


Gimana hasilnya?

Ehmm, berhubung saya suka soft make up, jadi hasil make up jadi seperti ini guys.



Gimana girls? Lumayan ya hasilnya :D *maksa. Ini hasil make up setelah kami bersimbah keringat dan abis wudhu lho. Tetap kece kan?

Puas banget dengan Lakme make up class sore itu, lebih bahagia lagi ketika pulang kami pun dioleh-olehi seperangkat lipstik terbarunya Lakme. Ya ampun, terhormat banget ga sik?

Ok, karena senang, saya mau review nih lipstik terbarunya Lakme ini.  Apa kelebihannya ya? Yuuk kita bahas.


Review Lakme Mini Matte


Lakme Mini Matte ini merupakan salah satu produk terbarunya Lakme. 


Add caption

Lakme Mini Matte yang satu ini punya beberapa kelebihan :

1. Bentuknya compact, tak memakan tempat, enak buat dikantongi

2. Formulanya Matte tapi ga terlalu kering, cocok buat bibir kering

3. Varian warnanya mostly nude, warna favorit yang banyak disukai kaum muda. Warna-warna ini cocok buat anak kuliahan atau remaja yang baru belajar make up. Cocok juga sih buat buibu berkulit putih yang ga suka warna mencolok.

4. Harganya sangat-sangat affordable, terjangkau banget buat anak kuliahan. Harga di pasaran sekitar 52ribuan. Terjangkau kan?

5. Bentuknya unik. Walau namanya lipstik, Liptick Mini Matte ini berbentuk crayon yang bisa diputar bagian bawahnya. So, ga perlu diserut, jadi ga butuh rautan.

Bagaimana dengan pigmentasi?

Pigmentasinya bagus nih,  sesuai dengan warna kemasannya. Ya, sesuai dengan warna-warna nude yang diwakilinya.

Berikut hasil Swatch di tangan saya


Taffy - Fiery - Mauvey - Peachy 

Lumayan kan pigmentasinya.

Nah, itu sih review singkat saya tentang Lipstick Mini Matte ini. Mudah-mudahan bisa membantu sedikit ya.

Ok, semoga teman-teman suka ya.

Selasa, 30 Juli 2019

Harga Teman Giant Hadir Kembali

Yuhuuu, Harga Teman Giant kembali lagi. Jika teman-teman mengikuti beberapa tulisan di blog Bunda3f ini, mungkin masih ingat tulisan tentang Asyiknya Dapat Harga Teman di Giant yang pernah saya tulis. Atau tulisan saya tentang Harga Teman Giant lainnya, Harga Teman Giant, Hemat Uang Belanja.


Diluncurkan pertama kali pada Agustus 2018 lalu, program Harga Teman Giant begitu diminati masyarakat. Terbukti, secara berkala, tiap 3 bulan sekali, Giant selalu mengevaluasi dan menambahkan beberapa produk yang akan dikenakan Harga Teman.



Pada 24 Juli 2019 lalu, Giant kembali meluncurkan Program Harga Teman dengan produk yang lebih banyak dan promosi yang semakin kece. 

Bertempat di Giant CBD Bintaro, para awak media dan blogger yang hadir mendapat kesempatan untuk ikutan games. Ada yang harus menjawab pertanyaan, ada yang disuruh joged-joged, ada yang ikutan games.

Di lokasi acara juga disediakan booth untuk foto-foto selfie. Rupanya ini pun dilombakan dan pemenangnya langsung diumumkan di akhir acara. Sayangnya saya telat melakukan posting, udah keburu acaranya berakhir dan pemenangnya diumumkan, hahaha.

Harga Teman Giant

Apa yang istimewa dari Harga Teman Giant kali ini?


Harga Teman kali ini tidak hanya memperbarui dan menurunkan harga dari 800 lebih produk favorit yang disukai masyarakat Indonesia, tapi juga memberikan promosi tambahan.





* Ada promosi Fresh Iconic, produk favorit masyarakat Indonesia yang dijual dengan harga sangat-sangat murah! 

Contohnya udang Vanamae yang dijual hanya dengan harga Rp 7990/100gr. Wuuaaah, ini produk favorit saya banget nih. Produk ini lah yang jadi salah satu alasan kenapa saya pengen belanja ke Giant. Bayangin aja, belanja udang 1/2 kg ga sampe 50ribu!

Kalau lagi pengen bikin balado udang kan modalnya jadi murah meriah. Anak-anak bisa dapat protein lebih *ehh

* Promosi lainnya adalah 5 SIP. Setiap minggu, ada 5 buah dan sayuran Segar, Istimewa, dan terpilih untuk diPromosikan dengan harga murah dan kualitas yang SIP. Contohnya Anggur Red Globe Cina, Jeruk Mini Afourer, Mangga Harum Manis, dan Jagung Manis Kupas.

* Promosi yang lebih asoy adalah, beli produk gratis produk. Ya semacam beli 2 produk favorit, gratis 1 produk favorit. Atau beli 3 produk, gratis 1 produk. Contohnya gratis 1 pcs Vita Puding Coklat tiap beli 3 pcs. Atau, beli keset lokal CUT LOP 40x60 cuma seharga Rp 50.000 kalau beli 2 pcs. Harga satuannya Rp 39.900. Murah kan?

Promo yang ini juga ga kalah seru, beli 2 pcs CERES Milk Choc Hazelnut Duo Spread 350gr seharga Rp 41.200/pcs, gratis 1 pcs produk yang sama. Asyik kan?


Menurut mba Irene Putri Sitanggang, Management Representative Giant, Harga Teman ini merupakan bentuk terima kasih Giant kepada masyarakat Indonesia yang selama ini setia berbelanja dan ingin selalu mendapatkan harga terbaik. Dengan belanja produk harga teman, para ibu tentu bisa irit uang belanja kan?

Hahaha, mba Irene tahu aja sih kalau saya sangat perhitungan sama uang belanja. Kalau memang ga perlu-perlu amat, ngapain dibeli? Kalau masih bisa belanja irit, kenapa juga bayar lebih mahal? Ya kan? *ehhh

So, buat teman-teman yang suka belanja ke Giant, cuss langsung intip, promo apa aja yang sedang berlangsung disana ya. 

Jumat, 26 Juli 2019

Seru! Festival Bunda Generasi Maju 2019.

Yuhuuu, siapa yang minggu pagi suka main ke GBK? CFDan mungkin? Nah, minggu pagi lalu, 21 Juli 2019, saya dan beberapa teman blogger begitu antusias menyambangi area GBK, Gelora Bung Karno. Kami masuk melalui pintu 5, seberang pintu FX Mall. Rupanya sedang ada keseruan berbagai Festival yang diadakan oleh SGM. Kali ini saya menghadiri Festival Bunda Generasi Maju.

Ada keseruan apa sih di Festival ini?

Rangkaian acara pagi itu padat banget, acara sudah dimulai sejak pagi, pukul 08.00. 


Talkshow Ibu Sehat

Pagi-pagi, para peserta sudah diberi "makanan bergizi" oleh dr. Andri Handir, Sp.OG.


Menurut dr. Andri, selama hamil, ibu hamil sebaiknya selalu rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, untuk memastikan kondisi ibu maupun calon bayinya tetap aman sepanjang kehamilan hingga melahirkan. Masalah-masalah kehamilan itu bisa macam-macam, entah pre-eklampsia, plasenta previa, sungsang, pregnancy diabetes, dsb. Nah, masalah-masalah kehamilan ini lah yang harus selalu diwaspadai. Itu sebabnya harus rutin memeriksakan kehamilan. Terutama ibu hamil yang masuk resiko tinggi, hamil di atas usia 35 tahun, pernah melahirkan caesar, punya riwayat tekanan darah tinggi, diabetes, dsb *cmiiw.

Ibu juga perlu memperhatikan asupan nutrisinya. Jangan hanya memperhatikan asupan makro semacam karbohidrat, protein dan lemak saja, tapi asupan nutrisi mikronya juga perlu diperhatikan, seperti zat besi dan asam folat. Bukan apa-apa, sering kali bumil, terutama yang trimester pertama kan kadang males makan tuh, atau kadang suka mual muntah. Kondisi ini kadang bisa menyebabkan ibu kekurangan mineral dan zat besi.

Kekurangan zat besi dan asam folat dapat menyebabkan anemia dan kekurangan nutrisi mikro. Kondisi ini bisa berbahaya bagi ibu hamil dan janin. Bayi bisa lahir prematur, BBLR (berat bayi lahir rendah), hingga terjadinya kematian dalam kandungan. Huiii, serem kan ya?

So, selama kehamilan, wajib banget nih memperhatikan asupan nutrisi. Perhatikan kandungan makanan, penuhi kebutuhan gizinya. 

Salah satu cara memenuhi asupan gizi selama hamil adalah dengan menambahkan asupan dengan suplemen penambah nutrisi mikro, biasanya dokter atau bidan memberikan beberapa tambahan suplemen yang dibutuhkan bumil. 

Bisa juga dengan asupan tambahan lain yang terkandung di dalam susu khusus ibu hamil, misalnya SGM Bunda. SGM bunda kini dilengkapi formula COMPLINUTRI yang mengandung minyak ikan, untuk mendukung perkembangan saraf dan otak janin, mengandung zat besi, asam folat, kalsium, dan vitamin D.

Cuma, kadang-kadang, bumil suka malas minum susu nih, hahaha. Entah dipicu rasa mual, eneg, atau ga suka dengan rasa susu hamil yang biasanya suka "ajaib" *eh, ini sih saya, jaman dulu susu hamil tuh suka ajaib rasanya, atau sayanya yang ajaib ya? Nyobain susu hamil sekarang rasanya kog enak, ga kayak susu hamil saya jaman dulu, hehehe.

Padahal, kalau bosan dengan suguhan susu yang itu-itu saja, bisa banget lho disajikan dalam bentuk yang lebih bervariasi dan menggugah selera. Dibuat milkshake misalnya. Caranya diajarkan juga pada Festival kali ini melalui Cooking Demo.

Di akhir sesi Talkshow, peserta mendapat kesempatan untuk tanya jawab dengan dokter Andri dan mba Riris, Marketing Manager SGM Bunda. Usai tanya jawab, Sesi pertama ini ditutup dengan minum susu bersama.





Couple Yoga

Setelah acara talkshow bersama dokter kandungan, acara dilanjutkan dengan acara Couple Yoga. Yoga untuk ibu hamil bersama pasangan, alias suami.

Ruangan yang awalnya terdiri dari banyak kursi seketika disulap menjadi area yang dipenuhi matras yoga panjang yang muat untuk 2 orang. Peserta acara hari itu begitu antusias mengikuti Couple Yoga ini. 

Sambil menunggu acara disiapkan, kami bebas berkeliling di 4 arena yang disediakan untuk memanjakan bumil. Berhubung mulai lapar, saya melipir ke area Bunda Jajan buat menebus snack yang disediakan. Lumayan, mengganjal perut.



Ga cukup jajan, saya lanjut meluncur ke area Bunda Santai. Kami bisa menikmati pijat gratis yang disediakan oleh Mom n Jo. Seneng bisa merasakan santai sejenak, dipijat-pijat tangannya dengan minyak pijat yang wanginya bikin rileks. 




Ada juga area Bunda Pintar dan area Bunda Sehat yang memberikan fasilitas konsultasi dan USG bersama dokter kandungan *cmiiw. Asyik ya. Seru-seruan sambil periksa kehamilan.




Tak lama acara Couple Yoga pun dimulai. Ramai sekali suasana Yoga kali ini, benar-benar ditujukan buat bumil. Bagaimana membuat punggung rileks, pinggang nyaman. Peserta acara ini hingga 20 pasang lebih. Yang bersama pasangan ga terlalu banyak sih, mungkin hanya 10-15 pasang saja, sisanya teman-teman berpasangan dengan teman sesama perempuan.

Cooking Demo

Walau judul acaranya cooking demo, sama sekali ga ada peran kompor disini ya bu ibu. Ini bukan acara masak memasak, hahaha.

Chef Kevin, salah satu finalis Masterchef Indonesia, kali ini hanya ingin menunjukkan kepada para bumil maupun pasangannya, cara menyajikan susu hamil yang menggugah selera.



Kali itu kami disuguhkan Jus Choco Alpukat dan Milkshake Sirsak Strawberry.

Kalau chef yang menyajikan, rasanya memang beda ya, hahaha. Semua terasa mudah dan menggugah selera. Selain menyaksikan, kami semua bisa merasakan hasil karya chef saat itu juga.

Membuat jus choco alpukat ini mudah sekali. Blender alpukat dan susu SGM Bunda coklat secara terpisah, lalu sajikan di gelas secara berlapis, terakhir, berikan topping choco crunch.




Milkshake Strawberry Sirsak ini rasanya lebih enak lagi, proses membuatnya pun sedikit lebih rumit. Ambil buah sirsak, blend bersama es, susu SGM Bunda strawberry, heavy cream, dan sedikit air. Tuang ke gelas, tambahkan whip cream sebagai topping. 

Ahhh, enyaaaak.

Beauty Demo

Loh..loh..kog ada beauty demo segala? Eh...eh, jangan salah buibu. Ibu hamil kan juga perlu tetap merasa cantik toh? Ga pengen kan kelihatan kucel, gendut, dan kayak buntelan karung *ehhh. 

Perempuan hamil itu kadang bawaannya sensitif, jadi kadang suka baper sama diri sendiri. Nah, salah satu cara supaya ga mudah baper, perempuan itu bisanya suka merawat dan menghias diri. Bukan untuk siapa-siapa sebenarnya. Perempuan berdandan itu ya buat dirinya sendiri, demi rasa percaya diri dan perasaan nyaman dengan dirinya sendiri.

Hanya saja, ibu hamil itu harus hati-hati memilih kosmetik dan produk perawatan. Tak semua produk perawatan dan kecantikan itu cocok untuk ibu hamil. Namanya mengandung bahan kimia, ada kandungan zat tertentu yang bisa mempengaruhi kehamilan. So, ibu hamil memang harus benar-benar selektif memilih produk selama kehamilan. 9 bulan kan lumayan lama, so harus benar-benar jeli memilih bahan dasar kosmetik. Sebisa mungkin pilih kosmetik yang berbahan dasar alami dan bebas merkuri.

Salah satu kosmetik aman yang jadi rekomendasi SGM Bunda adalah Wardah. Oleh sebab itu, team Wardah juga diundang untuk memberikan teknik make up sederhana bagi ibu hamil. Kali ini yang beruntung didandani Wardah adalah bumil Inka Amalia yang sedang menunggu masa-masa lahiran, alias menunggu hari H.


Ahhh, acara yang seru dan padat manfaat. Bener-bener pagi yang berfaedaah buat saya dan teman-teman. Rasanya pengen ikutan lagi, hahaha.

Festival Bunda Generasi Maju ini sudah diadakan di beberapa kota, Jakarta merupakan kota ketiga, setelah Surabaya dan Jogjakarta. Minggu ini, 28 Juli 2019, Festival Bunda Generasi Maju akan diadakan di kota Bandung, di Taman Tegallega. Kota Bandung jadi kota terakhir roadshow ini. Teman-teman yang di Bandung bisa banget lho datang ke sini. Acaranya seru! Pokoknya ga rugi lah meluangkan waktu datang ke Festival ini.

Senin, 22 Juli 2019

Tips Aman Nyaman di Ubud Monkey Forest

Membicarakan Bali rasanya ga pernah ada habisnya ya. Selalu saja ada alasan untuk kembali dan kembali lagi ke Bali. Saya sudah beberapa kali ke Bali, dan tetap aja ga bisa bosan. Hahaha.

Pada dasarnya saya bukan orang yang suka tempat keramaian, mall, dan sejenisnya. Keluarga kami pecinta alam. Kami suka gunung, lembah, pantai, danau, hutan, kebun, air, dan berbagai derivasinya. Kami juga cinta wisata sejarah, budaya dan sejenisnya. So, beberapa destinasi wisata yang kami pilih dan susun biasanya ya ga jauh-jauh dari itu. Kayak ke pantai, hutan, gunung, dsb. 

Nah, bicara hutan, ada 1 hutan di Ubud, Bali, yang sangat terkenal, nyaris mendunia malah 😅😆.

Ubud merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Luasnya mencapai 42,38 kilometer2. Ubud terbagi ke dalam tujuh desa dan sebuah kelurahan. Kawasan ini didominasi area persawahan dan hutan, berada di antara jurang pegunungan, membentuk pemandangan alam yang indah dan sejuk. (Sumber : pegipegi)

Ubud Monkey Forest

Yes, siapa tak kenal hutan yang satu ini, hutan unik yang terletak di jalan raya Ubud dan ekosistemnya sangat dijaga. 

Di kawasan hutan ini tinggal sekawanan monyet liar yang tinggal dan bebas berkeliaran di sekitar hutan. Daya tarik hutan ini memang ada pada kawanan monyet yang bergerombol di sana sini. Tak hanya monyet dewasa saja yang muncul, monyet kecil alias anak monyet pun ikut muncul, biasanya bersama emaknya *ehhh.




Bagi saya, kawasan wisata ini adalah wisata edukasi, bagaimana mengajarkan anak untuk tadabur alam. Mengajarkan mereka menjaga keasrian lingkungan, menjaga kebersihan, dan menjaga ekosistem.

Walaupun monyet-monyet yang ada di hutan ini terlihat jinak, sesungguhnya mereka adalah monyet liar asli hutan. So, karena mereka adalah monyet liar, dan dilindungi oleh warga dan pemerintah, kita juga ga bisa seenaknya sebagai pengunjung. 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengunjung saat sedang berada di Ubud Monkey Forest supaya tidak mengganggu para monyet, maupun aman buat teman-teman yang mengunjungi.


Tips Aman Nyaman Bersiwata di Ubud Monkey Forest 


1. Simpan barang berharga dan benda-benda kecil seperti anting, handphone, kacamata ke dalam tas. Kalau mau foto-foto pun perlu hati-hati, jangan sampai menarik minat para monyet. Kadang ada saja monyet yang jahil menarik benda-benda yang dipegang atau sedang dipakai pengunjung.

2. Jangan memberi makan monyet!
Guys, hal satu ini harus dipatuhi. Sebenarnya, penyebab para monyet menjadi agresif karena mereka berebut makanan yang diberikan pengunjung. Padahal, mereka sudah mendapatkan makanan dari pengelola hutan ini.

So, agar monyet-monyet ini tertib dan tidak terdorong untuk agresif, better ga usah sok baik memberi mereka makanan 😆. Mereka bukan monyet liar yang kelaparan, tapi sudah punya jadwal makan sendiri. 

Kalau kalian mau lebih aman, datang lah sekitar pukul 2 siang, saat monyet-monyet ini sudah kenyang makan siang dari pengelola.

3. Berjalan lah di jalan hutan yang sudah disediakan, jangan sok tahu masuk ke area di luar batas yang sudah ditentukan. Salah-salah malah diserang karena mereka menganggap kamu memasuki kawasannya.

4. Jangan berani-beranian mukul monyet ya. Salah-salah kalian dikeroyok teman-temannya.

5. Ssst, berhati-hati lah terhadap monyet jantan, jangan menatap matanya lama-lama. Bisa jadi mereka menganggap kamu menantangnya duel *ehhh

6. Jangan merokok di kawasan hutan! Kawasan hutan ini adalah kawasan bebas asap rokok, so, jangan sekali-kali melanggar!

7. Awasi anak-anak dengan seksama, jangan sampai mereka lepas dan memasuki kawasan para monyet ini ya. Maklum lah, anak-anak kan kadang suka sruntulan sendiri tuh. Jangan sampai kita lengah mengawasi mereka.

Oke, semoga beberapa peringatan ini bisa membantu teman-teman berwisata dengan aman dan nyaman di kawasan Ubud Monkey Forest.


Cari Hotel 


Berhubung lokasi Ubud tidak terlalu dekat dengan pusat kota Denpasar, ada baiknya memikirkan alternatif untuk menginap di  wilayah Ubud. Selain bisa dimanjakan pemandangan alam yang indah dan alami, udara yang sejuk, juga banyak tujuan wisata yang sayang dilewatkan. Ubud cocok jadi tempat untuk menghabiskan waktu siang-malam. 

Rugi lah udah ke Ubud ga sekalian jalan-jalan mengunjungi beberapa tempat, kan? Kalau mau mengunjungi banyak destinasi, ga bisa juga kemaruk langsung semua mau didatangi, capek bray! Better nginep lah, biar badan ga remuk-remuk amat, ya ga sik? 

Apalagi kalo ajak anak-anak, perlu banget tuh mereka tempat buat rebahan. So, mencari hotel atau penginapan di seputar Ubud rasanya perlu. Nyari hotel di Ubud mah gampang, tinggal meluncur ke pegipegi biar ga pusing reservasinya. 

Cari hotel di ubud ini gampang banget, apalagi via pegipegi. Tampilannya lengkap, langsung bisa lihat fasilitas apa aja yang dimiliki hotel dan rate hotel tersebut per malam. 





Bahkan ada ulasan dan rating hotelnya sekalian. Ini jadi memudahkan buat memilah-milah hotel yang sesuai budget dan kebutuhan saya. 

Mau cari yang budgetnya 100-200 ribuan, sampai yang jutaan juga ada. Mau yang ada kolam renang, Wi-Fi, sampai dapat makan, juga banyak. Tinggal lihat aja logo-logo yang ada di tiap icon hotel.

Buat saya yang suka tight budget, kamar 200 ribuan yang ada fasilitas kolam renang, plus wifi pun udah lebih dari cukup, hahaha.

Gimana? Gampang kan cari hotelnya?


Wisata Lain di Ubud


Selain wisata yang sudah saya sebutkan di atas, ada banyak wisata alam lain di Ubud yang sayang jika dilewatkan. Mulai dari museum, pura, taman, hingga rafting. 

Kalau suka wisata budaya, di Ubud hampir tiap hari ada beragam tarian yang disuguhkan di beberapa area, seperti Taman Saraswati yang hampir setiap malam menyuguhkan berbagai tarian. Bahkan ada beberapa pura yang juga menyuguhkan tarian khas Bali.

Kalau mau cari benda-benda seni, lukisan, kerajinan, bisa ke Pasar Seni Ubud. Cari oleh-oleh khas Bali juga banyak disini. Unik-unik dan khas, menarik untuk dijadikan buah tangan.

Atau suka lukisan? Datang lah ke museum Antonio Blanco.

Selamat berwisata. Semoga perjalanannya menyenangkan yaa. 

Sabtu, 20 Juli 2019

Nostalgia Bersama Film Koboy Kampus

Masa remaja adalah masa yang paling bahagia. Siapa yang setuju sama pernyataan ini? Rasanya memang ga bisa ditampik ya. Masa remaja itu selalu menyenangkan. Termasuk kehidupan kampus di dalamnya. Masa kuliah bersama teman-teman, nongkrong dan jajan di kampus jadi saat-saat menyenangkan. Masa-masa hidup belum banyak beban *ehhh

Yes, siapa yang ga kangen dengan kehidupan kampus. Itu lah yang membuat saya excited saat dapat kesempatan dari komunitas Indonesian Socialblogpreneur (ISB) untuk menyaksikan press screening Film Koboy Kampus di Epicentrum XXI, 18 Juli 2019 lalu.



Film besutan Tubagus Deddy bersama Pidi Bhaiq ini memang mengusung kehidupan kampus. 

Penulis novel dan naskan Dilan 1990, Pidi Bhaiq menjadi penulis naskah Film Koboy Kampus ini. 

Ayoo, siapa penggemarnya film Dilan? Wajib tonton nih filmnya Pidi Bhaiq kali ini.

Film Koboy Kampus membidik kehidupan kampus si era tahun 90an. Persis banget era saya kuliah. Dan asliii, nonton film ini bikin saya seperti terlempar kembali ke kenangan masa-masa kuliah di era 94-98.

Banyak hal-hal kecil yang membangkitkan kenangan akan era 90an ini. Mulai telpon umum, telpon rumah, hingga wartel. 

Eh, wartel? 

Yesss, wartel. Bagi anak 90an pasti masih inget istilah ini yess?

So, kalau mau nostalgia-nostalgiaan masa-masa ngampus, wajib nonton nih. Apalagi buat yang suka sama diksi-diksi khasnya ayah Pidi, wajib banget nonton.



Oh ya, di film ini tokoh utamanya bernama Pidi lho. Entah tokoh Pidi ini menggambarkan kehidupan Pidi atau hanya fiksi? Ya, kita saksikan aja deh yaaa.

Yang pasti sih, pemeran Pidi di film ini, Jason Ranti, musisi yang sedang naik daun, memerankan tokoh Pidi dengan sangat baik. Jason berhasil menghidupkan tokoh Pidi yang berlogat sunda, santai, rada sotoy, dan agak nyentrik.



Ahhh, nonton sendiri aja lah guys biar ga penasaran. Jangan lupa, Film Koboy Kampus tayang perdana pada tanggal 25 Juli 2019. Segera order tiketnya yaaa
Nah, sebelum nonton, lihat dulu official trailer film Koboy Kampus yaa



Jumat, 12 Juli 2019

Ibukota Baru Indonesia

Pernah ga sih ngebayangin Indonesia bakal punya ibukota baru? Pernah membayangkan ibukota Indonesia bukan lagi Jakarta? Sebagai orang yang suka kenyamanan, rasanya agak sulit membayangkan Indonesia bakal pindah ibukota. Membayangkan repotnya pindahan, repotnya boyongan, hingga repotnya merubah beberapa system yang sudah berjalan di ibukota.

Indonesia akan pindah ibukota bukan lah jadi wacana baru. Rencana pemindahan ibukota pemerintahan ini rasanya sudah lama jadi wacana di Indonesia. Hanya saja, pelaksanaannya yang sampai sekarang belum terjadi. 


Bukan karena ga mau, tapi karena memindahkan ibukota pemerintahan pusat itu bukan lah perkara gampang, semudah membalik telapak tangan. Efek-efek pindahnya ibukota ke daerah lain ini lah yang masih menjadi kajian hingga saat ini. Apakah dengan pindahnya ibukota, akan berdampak pada perekonomian? Pada birokrasi, dsb.

Kalau melupakan efek jalur birokrasi, mungkin ibukota sudah pindah sejak dulu kali ya.

Kenapa sih pindahnya ibukota kembali menjadi topik pembahasan dalam beberapa bulan terakhir?






Topik menarik ini lah yang jadi bahan diskusi bersama FMB9 di gedung Bappenas bersama dengan Menteri Bappenas, Duta besar Brasil, hingga duta besar Indonesia untuk Brasil

Penduduk Indonesia selama ini terkonsentrasi di Pulau Jawa. Sekitar 160 juta jiwa penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa. Padahal jumlah penduduk Indonesia seluruhnya sekitar 250juta penduduk. Berarti hampir 58% penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa! 

Yang lebih timpang lagi, 20%nya tinggal di seputar Jabodetabek! Gila ga tuh? Roda perekonomian pun akhirnya ya terpusat di Pulau Jawa saja. Padahal, luas pulau Jawa ini tidak lah seluas pulau-pulau lainnya.

Pusat pemerintahan hendaknya tidak menjadi satu dengan pusat perekonomian, agar jalannya pemerintahan lebih lancar, tanpa kemacetan, keriweuhan, lebih tenang, dsb.

Jakarta sebagai ibukota negara memang menanggung beban yang cukup berat. Sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat perekonomian, Jakarta kini diliputi berbagai permasalahan, mulai rawan banjir, tanah yang turun, muka air laut yang naik, hingga buruknya kualitas air sungai, 96% air kali Jakarta tercemar. 

Belum lagi, padatnya kendaraan di ibukota menyebabkan kemacetan tiada henti, tak mengenal waktu. Dengan kemacetan yang parah begini, memang agak sulit juga melakukan berbagai kegiatan pemerintahan dengan lancar, ya kan?

Menurut Menteri Bappenas, Bambang Brodjonegoro. wacana pemindahan ibukota ini bukan hal baru. Bappenas sudah mengkajinya selama 1,5 tahun ini. Diharapkan pada tahun 2024 sudah terealisasi seutuhnya.

Tujuan Pemindahan Ibukota

Sebenarnya, apa sih tujuan penindahan ibukota ini?

1. Menurunkan kesenjangan

Diharapkan, pindahnya ibukota ke wilayah yang penduduknya lebih sedikit, akan menurunkan angka kesenjangan. Jadi masyarakat di luar Pulau Jawa bisa ikut merasakan pembangunan. Perekonomian tak lagi hanya terpusat di Pulau Jawa dan kota Jakarta.

2. Mendorong Perdagangan Antar Wilayah

Dengan adanya ibukota baru, perdagangan di luar wilayah pusat diharapkan mendorong perdagangan semakin dinamis. Perdagangan antar wilayah akan semakin meningkat.

3. Mewujudkan Indonesia Sentris

Munculnya ibukota baru akan membuat pembangunan dan perekonomian lebih merata, tak hanya terpusat di ibukota saja

4. Mendukung Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045 

Pada tahun 2045 nanti diharapkan Indonesia sudah menjadi negara maju *Aamiin. Pindahnya ibukota negara akan membuat pemerintah lebih fokus mengurusi pemerintahan

Duta besar Brasil untuk Indonesia menyebutkan. Brasil pun pernah mengalami masa "galau" saat akan memindahkan ibukotanya dari Rio de Janeiro. Tapi pada akhirnya, dengan berbagai pertimbangan yang mirip dengan Indonesia, akhirnya mereka meneguhkan tekad untuk memindahkan ibukota.



Menurut pak Bambang, ibukota baru nantinya akan jadi kota satelit mandiri yang baru sama sekali, dibangun khusus sebagai ibukota. Jumlah penduduk ditargetkan tak lebih dari 1,5juta jiwa.

Biaya Pemindahan Ibukota


Bicara biaya, memindahkan ibukota tentunya butuh biaya yang cukup besar. Bahkan diperkirakan biayanya mencapai 400an T. Hmmm, dengan biaya sebesar itu, efektif ga ya?

Hm, walau diperkirakan membutuhkan biaya cukup besar, pak Bambang menjamin kalau pembiayaannya tidak akan banyak menggunakan APBN. Soal pembiayaan kan ga harus semuanya menggunakan anggaran negara. Bisa dari sumber lain, dari sponsor misalnya.

Kota tujuannya udah ada belum ya? Sejauh ini sih belum dipilih secara pasti akan pindah ke daerah mana. Tapi kemungkinan besar pindah pulau.

So guys, Kalina sendiri setuju ga sih dengan pemindahan ibukota ini? Kasih pendaapat dong dikomen.

Minggu, 30 Juni 2019

Belajar Mengembangkan Diri di Allianz Explorer Camp 2019

Masa remaja biasanya adalah masa pencarian jati diri dan penguatan identitas. Pada masa ini anak-anak sedang senang-senangnya berekplorasi, mencoba berbagai hal. Sayangnya, remaja usia ini juga biasanya labil dan sering ikut-ikutan teman. Kalau ikutannya yang positif sih ga masalah, lha kalau negatif?

Itu sebabnya, Martin Demichelis, FC Bayern Munchen Legend menyebutkan bahwa dalam pergaulan, kita harus benar-benar pintar memilih teman. Teman-teman yang baik akan membawa pengaruh baik.



Ibu Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia menyebutkan bahwa sudah sejak 2010 Allianz mengadakan Allianz Footbal Camp yang tujuannya untuk menemukan bakat-bakat istimewa dari remaja Indonesia. Khusus tahun ini, ada sedikit perubahan. Itu sebabnya, namanya sedikit dirubah menjadi Allianz Explorer Camp. 

Allianz menginginkan anak-anak yang mengikuti camp tak hanya menguasai skill bola saja, tapi juga punya nilai tambah. Karin ingin remaja yang mengikuti Camp ini menjadi lebih luas wawasannya dan berkembang lebih baik karakter dan keprbadiannya.


Mba Laksmiarti Saraswati, psikolog yang dihadirkan pada Press Confetence Allianz Explorer Camp di Holywings Kuningan pada 23 Juni 2019 menyebutkan bahwa ajang ini akan membuat anak-anak mempunyai kesempatan untuk menguasai skill beradaptasi. Apakah anak-anak yang nantinya akan dikirim ke Jerman dan Singapura ini akan mampu melalui proses adaptasi.

Sanggup ga mereka beradaptasi terhadap situasi yang berbeda dengan kebiasaan yang ada di rumah. Kalau ternyata ga ada nasi, mampu kah mereka beradaptasi terhadap perubahan ini. Kemampuan beradaptasi ini diperlukan lho dalam kehidupan. Anak-anak yang mudah beradaptasi tidak akan mudah menjadi stress jika menemui beberapa kenyataan yang berbeda dengan kebiasaan atau adaptasinya. Mereka akan tumbuh menjadi anak yang mudah menyesuaikan diri.

Mba Laksmi menambahkan, walau sudah terlihat bakatnya di bidang bola, tak ada salahnya 8 remaja peserta Allianz Explorer Camp yang sudah berhasil menyisihkan 2000an peserta lainnya ini untuk terus mengembangkan diri dan membuka berbagai peluang, mengeksplore semua kemampuannya dan tidak membatasi diri pada satu bidang tertentu saja.

Martin yang juga hadir pada acara press conference ini menambahkan, "bermain bola itu bukan hanya skill, tapi juga attitude". Menurut Martin, talent, alias bakat, hanya sebagian kecil saja menjadi penentu prestasi, selebihnya adalah perilaku. Martin berharap para remaja ini untuk selalu menjaga perilaku mereka, bergaul dengan orang yang baik dan selalu menjaga sikap. Martin berkali-kali mewanti untuk menjauhi Alkohol, narkoba, dan perilaku buruk lainnya.

Ah, kalau sudah gini, jadi inget teh Ani Berta yang selalu menekankan pentingnya attitude. Benar lah bahwa perilaku tetap nomor satu. Keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh kepintaran, bakat, dsb, tapi pada perilaku yang baik, menjunjung tinggi sportifitas, menjaga sikap, dsb. So, Allianz Explorer Camp kali ini harapannya akan menjadi ajang pembentukan kepribadian para remaja peserta camp terpilih.

Semoga ya, selain para peserta terpilih ini akan mendapat banyak manfaat berharga dan bisa menularkan kebaikan pada teman-temannya.