Pages

Categories

IBX5B48708796EE3

Senin, 24 Juni 2019

Film Koki-Koki Cilik 2 (Review)

Yuhuu, siapa yang lagi liburan dan mati gaya mau ngapain? Seringnya suka bingung ya isi waktu liburan sekolah yang biasanya cukup panjang. Nah, gimana kalau salah satu kegiatan liburannya diisi dengan nonton film? Nonton film anak-anak yang sedang tayang di musim libur sekolah ini. 

Supaya seru, nontonnya rame-rame sama teman-teman lain. 

Saya punya satu film rekomendasi nih buat yang lagi bingung mau nonton film yang mana. Hahaha. Emang bikin galau deh ya, hahaha.

Masih inget ga, tahun lalu ada film Koki-koki Cilik produksi MNC Pictures (MNCP)? Nah, pada libur sekolah kali ini, MNCP kembali meluncurkan sequelnya, Koki-koki Cilik 2.

Saya sendiri sih belum sempat menonton film pertamanya. Untungnya ini gak mengganggu. So, walau belum nonton yang pertama, nonton film sequelnya ini ga bakal bikin bingung. Ceritanya dibuat dengan situasi dan konflik yang sama sekali berbeda. Kalau pun ada sambungan dengan yang pertama, jelas kog benang merahnya.

Siapa bisa hidup tanpa teman? Rasanya sulit ya. Sebagai makhluk sosial, kita pasti butuh teman, butuh orang lain. Nah, ini lah sepertinya yang menjadi salah satu ciri khas Film Koki-Koki Cilik. Anak-anak diperlihatkan nilai-nilai persahabatan, toleransi, empati.

Film Koki-koki Cilik 2


Beberapa pemain baru seperti Christian Sugiyono, Kimberly Rider, dan Adhiyat, menjadi tokoh baru dalam Film Koki-koki Cilik 2. Adhiyat, salah satu pemenang Piala Citra dari film Pengabdi Setan ini bermain sebagai Adit, anak kecil lugu yang ternyata punya hobi memasak. Semasa ibunya hidup, adit sering memasak bersama sang mama.

Adegan dibuka dengan reuninya beberapa peserta Cooking Camp. Mereka kangen balik ke arena cooking camp dan kangen dengan situasinya. Sayangnya, Cooking Camp sudah lama berhenti. Saat mereka datang ke lokasi, mereka hanya menemukan arena Cooking Camp yang berantakan dan sudah ditumbuhi tanaman liar.

Di tengah kesedihan melihat arena Cooking Camp yang jauh dari bayangan, mereka bertemu Chef Grant yang kondisinya tak beda jauh dengan arena cooking Camp, berantakan!

Mereka ingin mengajak sang Chef untuk menghidupkan kembali Cooking Camp. Akan kah rencana mereka ini berhasil?


Kekuatan Film Koki-koki Cilik 2


Film Koki-koki cilik 2 ini sebenarnya memang film anak-anak. Tapi, sebagai orang dewasa, saya dapat mengambil hikmah dari film ini.

Film Koki-koki Cilik 2 sebenarnya mengangkat permasalahan dan konflik yang cukup berat. Tapi, karena ini film anak-anak, penyampaiannya dibuat sangat ringan, khas anak-anak. Sehingga saat menontonnya, gak dibuat mikir berat-berat.

Film Koki-koki Cilik 2 ini juga seru dan kocak. Ada tokoh Melly yang sangat fashionable dan cerewet. Walau kadang jadi pembuat masalah, kehadirannya memberi warna bagi teman-temannya.

Leson Learned


Pelajaran berharga yang bisa didapat dalam film ini ada banyak. Satu yang sudah pasti, persahabatan!

Kerja sama, gotong royong, jadi salah satu nilai yang juga diajarkan via Film Koki-Koki Cilik 2. Nilai-nilai yang belakangan mulai luntur dari orang dewasa *ehhh.

Empati dan simpati juga jadi pelajaran berharga.

Semoga anak-anak bisa mengambil nilai lebih banyak dari Film Koki-koki Cilik 2 ya.

Selamat menonton. Jangan lupa, mulai tayang serentak pada tanggal 27 Juni 2019. Datang ramai-ramai sama teman-teman ya.





Selasa, 21 Mei 2019

Cara Mengasah Kebesaran Hati Si Kecil

Punya anak yang punya empati, rasa peduli, cepat tanggap dan tanggap bersosialisasi itu pastinya anugerah, ya kan? Siapa sih yang ga senang punya anak yang punya rasa peduli tinggi? Anak yang tidak tinggal diam saat melihat teman atau saudaranya susah atau bersedih hati. Ringan tangan dan peduli pada orang tuanya. Punya kebesaran hati yang luar biasa.

Anak yang punya kebesaran hati, punya rasa empati tinggi, biasanya akan mudah merasakan kesusahan orang lain dan tidak segan-segan turun tangan membantu, tanpa diminta, tanpa dipaksa, apalagi disuruh-suruh. Anak yang punya rasa peduli akan dengan senang hati menolong, mengurangi kesusahan orang lain, dan memudahkan urusan orang lain. Anak yang punya rasa peduli tinggi biasanya juga tak segan berbagi. Mereka juga mudah bekerja sama, senang bergotong royong.

Menurut mba Roslina Verauli, M.Psi, anak yang mempunyai kebesaran hati, akan menunjukkan perilaku menolong, berbagi, atau bekerja sama, tergantung situasinya.



Sayangnya, untuk bisa sampai ke tahap seperti itu, bukan perkara mudah. Anak tidak ujug-ujug lahir langsung punya kebesaran hati. Butuh proses. Ada stimulasi yang perlu dilakukan orang tua.

Pada acara Bebelac Gathering pada 16 Mei 2019 lalu di Hotel Four Season by Sheraton, Jakarta Pusat, mba Vera, panggilan akrab mba Roslina Verauli, menyebutkan, ada 5 tahap perkembangan empati. 




Tahap Perkembangan Empati


Awalnya, rasa empati hanya bersifat refleks saja. Kalau ada anak lain nangis, dia ikut nangis. Kalau ada peristiwa mengharukan dan orang lain menangis, dia ikut menangis, tapi pada dasarnya mereka sendiri belum memahami apa yang membuat mereka ikut menangis. Rasa empatinya ya reflek aja sifatnya. 

Masuk ke tahap berikutnya, anak sudah bisa mulai merasakan empati, tapi empatinya ini masih belum tepat sasaran, empati tanpa batas. Bisa empati ke boneka, ke mobil, atau orang-orang yaang tak terlalu berhubungan dengan dirinya.

Masuk ke tahap ketiga, anak sudah mulai mampu berempati, tapi ya masih dalam konteks dirinya sendiri, sudut pandang pribadi. Bukan melihat dari sisi orang lain.

Tahap keempat, anak sudah mulai mampu berempati dengan cara yang tepat. Puncaknya, anak yang sudah mampu berempati dengan baik akan merasakan kesulitan orang lain berdasar sudut pandang orang tersebut. Ya, kalau istilahnya "put on other shoes".

Menurut mba Vera, punya rasa empati saja tak cukup. Ini hanya melahirkan manusia yang punya rasa peduli, tapi tak melakukan aksi. Untuk menunjukkan rasa peduli, perlu aksi nyata, ya yang tadi disebutkan di awal, menolong, berbagi, dan bekerja sama. 


Pada akhir sesi, mba Vera kembali menegaskan, untuk menumbuhkan dan mengasah kebesaran hati si kecil, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua. 

Cara Mengasah Kebesaran Hati Si Kecil :


1. Jadi Model

Anak butuh contoh konkret yang bisa ditiru, diimitasi, untuk melakukan aksi hebat. Bulan Ramadan ini adalah bulan yang tepat bagi orang tua untuk memberikan contoh cara melakukan aksi hebat. Peduli, menolong, berbagi, dan bekerja sama dengan orang lain. 

Misalnya, ajak anak berbagi makanan pada teman atau tetangga. Ajak anak membantu orang tua membuat makanan berbuka dan bersama membagikannya pada tetangga.

Cara ini sudah diadopsi oleh Shireen Sungkar yang hadir pada acara gathering hari itu. Shireen bercerita bahwa anaknya tampak sekali melakukan apa yang biasa ia lakukan. Misalnya saat anak-anak luka, maka ia akan menolong mereka, mencari perlengkapan obat, merawat lukanya, dan mendoakan kesembuhan untuknya. Rupanya, perilaku ini ditiru sang anak, Adam, ketika adiknya Hawa terluka. "Adik sakit ya, tenang, abang doakan dulu ya, biar cepat sembuh, nanti abang obati". Aih, so sweet kan?



2. Beri Kesempatan Berbuat Baik

Anak butuh kesempatan untuk berbuat baik agar ia punya pengalaman melakukan aksi hebat. Merasakan sensasi senang dan rasa bahagia telah berbagi. Anak yang mendapat kesempatan berbuat baik, akan punya pengalaman dan mampu merasakan empati yang lebih. 

Misalnya nih, ajak mereka berbagi makanan berbuka. Atau minta bantuan mereka mengantarkan makanan ke tetangga. 

3. Berikan Penguatan (Reinforcement)

Saat anak menunjukkan Aksi Hebat, berikan apresiasi. Berikan pelukan, ucapkan terima kasih, ucapkan selamat, dsb. Jangan sungkan mengatakan "aih, kakak hebat sudah bantu bunda, terima kasih ya kak".

Ini yang rajin saya lakukan saat anak-anak masih kecil (baca : mengasuh 3 balita tanpa bantuan asisten), memberikan apresiasi ketika mereka melakukan aksi hebat.

Mba Vera sampai membuatkan materi untuk orang tua agar mudah dalam memberikan stimulasi untuk anak, agar seimbang IQ, EQ, dan SQnya. Materinya dalam bentuk Flash card- Tips tumbuh kembang si kecil. Materi ini juga bisa diunduh di situs Bebeclub.co.id

Oh ya, mba Vera berkali-kali menyebutkan

"Untuk mampu melakukan Aksi Hebat, perlu kecerdasan berpikir. Kecerdasan berpikir diperlukan agar cepat tanggap memikirkan cara melakukan Aksi Hebat. Agar mempunyai kecerdasan berpikir, butuh nutrisi yang tepat"

Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, dokter ahli gizi, menyebutkan bahwa anak-anak di atas usia satu tahun, kemampuan berpikir, intelektual, emosi, dan sosialnya sedang berkembang sangat pesat. Hingga usia 2 tahun, alias 1000 hari pertama, semua berkembang pesat. Pada masa ini pula lah asupan nutrisinya perlu mendapat perhatian lebih, agar tumbuh kembangnya maksimal. 




Pada masa pertumbuhan ini, saluran cerna anak harus lah dalam kondisi sehat. Saluran cerna yang sehat dibutuhkan untuk dapat menyerap nutrisi secara optimal. Dalam usus terkandung 60-70% sel imun, 100 juta neuron. Usus juga menghasilkan 95% serotonin tubuh yang mempengaruhi mood atau emosi anak.

Nah seperti yang terlihat di slide presentasi ini, terjadinya peradangan pada dinding usus akan menyebabkan terjadinya nyeri perut dan perut tidak nyaman. Nyeri perut akan menimbulkan nyeri emosional, kelelahan, dan kecemasan. Perut yang tidak nyaman akan menimbulkan kecemasan. Hm, kog ini persis yang saya rasain ya kalo perut sedang tidak nyaman, bawaan cemas aja rasanya. See, saluran cerna memang berpengaruh banget terhadap mood ya.



Pada usia di atas 1 tahun, kebutuhan makronutrien dan mikronutrien pada anak harus terpenuhi, termasuk asam lemak esensial (AA, DHA), asam amino esensial, Vitamin A dan D, mineral (Besi dan Seng), plus prebiotik. Kenapa? Agar tanggap anak berkembang secara optimal. Tanggap secara intelektual, emosional, dan sosial.

Nah, mba Deska Hapsari Nugrahaini, Marketing Manager Bebelac menyebutkan bahwa Bebelac paham tentang perlunya anak punya tanggap yang lengkap, baik intelektual, emosional, dan sosialnya. Bebelac membantu orang tua agar dapat memberikan nutrisi dan stimulasi yang tepat bagi si kecil.

Bebelac yang merupakan bagian dari Nutricia yang sudah berpengalaman lebih dari 100 tahun dalam hal gizi, memperkaya susu pertumbuhannya dengan fish oil, omega 3 & 6 yang ditingkatkan, FOS:GOS 1:9 yang sudah jadi hak patennya Bebelac, plus vitamin dan mineral. Dengan kebutuhan nutrisi yang terpenuhi, anak jadi lebih siap menerima stimulasi. Tumbuh menjadi anak dengan tanggap yang lengkap, punya rasa peduli, cepat tanggap, dan tanggap bersosialiasi.

So, untuk mengasah kebesaran hati si kecil, punya rasa peduli, empati, orang tua perlu memberikan stimulasi yang tepat dengan konsisten. Agar anak cepat tanggap dan mampu melakukan Aksi Hebat, butuh kecerdasan berpikir. Kecerdasan berpikir bisa tercapai selagi nutrisinya tercukupi.

Kamis, 09 Mei 2019

Ketika Kami Mulai Bisa #UninstallKhawatir

Saya dan suami agak berbeda dalam hal pengasuhan anak. Bukan contoh yang baik sih, tapi memang sulit sekali berkompromi dalam hal ini. Saya cenderung agak tegas dan berorientasi "mendidik" anak agar mandiri. Sebaliknya, suami cenderung agak lemah, sering ga tegaan, gampang panik dan khawatir.

Urusan jemput menjemput misalnya. Bagi saya, Falda (saat itu baru naik kelas 6 SD) sudah cukup besar untuk pulang pergi sendiri. Tak harus selalu dijemput seandainya kami sedang berhalangan mengantar jemputnya. Masalahnya, tingkat khawatir suami cukup tinggi. Apalagi Falda anak perempuan satu-satunya, bungsu pula. Suami selalu memikirkan macam-macam bahaya yang terjadi di jalan. Rasa takut dan khawatirnya akan semakin meningkat setelah menyaksikan berita di TV. Itu yang membuat suami tetap melakukan antar jemput sendiri, walau sedang sakit.

Sekali waktu, suami harus ke luar kota dan saya yang mendapat amanah untuk melakukan antar jemput Falda. Berhubung saya gak bisa bawa kendaraan, jadi saya antar jemputnya menggunakan angkot atau ojek online (ojol). Suami kekeuh meminta saya yang harus antar jemput. Dia tak mau melepas Falda naik angkutan sendiri.

Soal yang satu ini jadinya agak lucu, Kalau naik ojol berdua sudah pasti gak mungkin, masa mau naik ojol bertiga dengan anak sebesar Falda? Mau pesan 2 ojol juga Falda gak mau, maunya satu kendaraan bareng saya. Akhirnya kami naik angkot berdua. Naik angkot berdua pun lama-lama jadi terasa aneh. Adik-adik kelas Falda yang lebih kecil aja naik angkot sendiri, masa Falda yang sudah besar itu masih ditemenin naik angkot?




Saat itu saya senggol Falda "tuh Fal, pada naik angkot sendiri"

Sambil berbisik-bisik Falda bilang, "iya bund, Falda juga pengennya naik angkot sendiri, tapi kan sama ayah ga boleh"

Saya menghela nafas.

Saat sampai di rumah, saya bilang ke Falda
"Fal, besok bunda harus ngajar, gak mungkin antar jemput Falda seperti biasa. Falda mau coba naik angkot sendiri? Atau mau bunda pesenin ojol?"

"Falda mau naik angkot sendiri aja bund, Falda bisa kog"

Mumpung ayahnya sedang tugas ke luar kota, saya berikan Falda kesempatan agar ia lebih mandiri. Kalau ada ayahnya, pasti aja gak boleh.

Hari pertama uji coba Alhamdulillah berjalan lancar, Falda bisa pulang pergi sendiri dengan angkot. Pagi-pagi saya temenin jalan sampai tempat nunggu angkot, siangnya tinggal nunggu Falda nongol di rumah. Kendalanya sih cuma satu, harus jalan 30-45 menit lebih pagi. Daerah menuju sekolah Falda harus melalui rel kereta yang macetnya luar biasa di pagi hari. Jika bangun kesiangan, sampai di sekolah pasti telat. Kalau terlambat lebih dari 10 menit, tak akan boleh masuk.

Supaya gak deg-degan terlambat masuk, saya akhirnya memikirkan alternatif angkutan lain. Kasihan kalau Falda terlambat. Untung lah ada ojek online (ojol), yang riwayat perjalanannya bisa saya cek. Rasa was-was dan khawatir bisa saya turunkan derajatnya. Apalagi dengan adanya fitur keamanan baru dari GOJEK, ojek online favorit saya.




Fitur Tombol Darurat (Emergency Button)


Saya paling bahagia saat tahu GOJEK sekarang punya tombol darurat. Tombol ini memang disediakan agar para penumpang semakin merasa aman naik GO-CAR. Tombol dapat digunakan pada keadaan atau situasi darurat.

Tombol ini langsung terhubung dengan Unit Darurat GOJEK, lho. Unit Darurat ini siap melayani selama 24 jam selama seminggu, alias non stop, bisa dihubungi kapan pun!

Fitur panggil bantuan darurat ini sudah tersedia di GO-CAR, di seluruh Indonesia. Semoga bisa segera diakses di GO-RIDE juga ya. Walaupun saya sendiri berharap gak akan pernah menggunakan fitur panggil bantuan darurat ini.

Bagikan Perjalanan (Share Trip)


Oh ya, tak cukup menyediakan tombol darurat saja, GOJEK makin memberikan rasa aman dan nyaman lebih bagi customer-nya dengan menyediakan fitur Bagikan Perjalanan alias Share Trip.
Wuah, fitur bagikan perjalanan ini berguna banget pastinya buat ayahnya Falda yang gampang khawatir. Hahaha. Dia pasti bisa merasa lebih aman, karena anak perempuan kesayangannya itu ada di tangan yang tepat, melalui perjalanan yang aman bersama babang GOJEK.

Saya dan suami bisa melakukan pengecekan langsung perjalanan babang GOJEK yang membawa Falda. Kami bisa tahu siapa driver-nya, nomor plat kendaraannya, dan ke mana ia membawa Falda, rute mana saja yang ditempuhnya, semua bisa kami cek secara live.


Fitur ini bisa di-share ke WA, LINE, atau SMS. Orang yang kita bagikan detail perjalanan ini akan bisa mengetahui titik penjemputan dan tujuan, info tentang driver, nama, nomor polisi, dan jenis kendaraannya.

Saya atau suami akan langsung menerima dan tahu lokasi Falda sekarang. Jadi bisa banget memantau perjalanan ke lokasi mana aja.
Tak hanya terhadap Falda, saya dan suami pun bisa merasa lebih aman melepas mama atau adik-adiknya mama naik GO-CAR sendirian.

Untungnya fitur ini sudah bisa diaplikasikan pada GO-CAR dan GO-RIDE di seluruh Indonesia.

Driver Jempolan

Seringkali saya bertanya-tanya dalam hati, kenapa driver GOJEK yang saya naiki selalu ramah dan baik hati. Pernah beberapa kali kehabisan uang cash dan saldo GO-PAY, sang driver tak keberatan saya minta mampir ke ATM terdekat. Bahkan pernah sang driver saya minta menunggu di ATM yang saat itu sedang antri. Rasa hati sudah gak enak membiarkannya menunggu. Tapi si babang GOJEK sama sekali gak bete, apalagi cemberut, masih bisa tersenyum dan menjawab "tidak apa-apa mba" ketika saya meminta maaf.

Urusan sopan santun ini memang menjadi concern saya dan suami. Kami gak akan nyaman naik kendaraan yang driver-nya ugal-ugalan, berkata kasar, hobby mengumpat, dsb. Untungnya, sepanjang saya naik GOJEK, belum pernah bertemu driver seperti itu. Yang saya temui kebanyakan adalah driver super sopan yang bahkan untuk menyalip saja ga berani sembarangan, super hati-hati! Kalau berhenti di lampu merah, persis di belakang garis!

Saking penasaran, saya pernah iseng bertanya pada salah satu driver yang saya naiki, "Pak, saya perhatikan driver GOJEK yang saya naiki selalu sopan, dan ramah terhadap customer, apakah sebelumnya mereka mendapatkan pelatihan?"

"Tentu mba, sejak awal kami sudah diberikan modul dan berbagai pelatihan dan program edukasi dari GOJEK"

Aih, pantes rata-rata driver GOJEK yang saya naiki selalu bersikap ramah dan sangat baik. Menyapa dengan sopan dan berkendara dengan aman. Saking amannya, beberapa driver GO-RIDE yang saya naiki membawa saya dengan kecepatan tak lebih dari 40km/jam, walau di jalanan sepi. Kalau sedang buru-buru jadi terasa lamban kayak kura-kura, hahaha. Tapi, itu kan demi keamanan ya. Sesuai aturan safety driving *cmiiw.

Ini menyebabkan saya cinta mati sama GOJEK, hahaha. Hampir tak pernah bertemu driver judes bin jutek, apalagi yang sampai menurunkan penumpang di tengah jalan, belum pernah! Selalu bertemu driver ramah yang menyapa dengan sopan "Selamat pagi mba, mau pakai masker?" Ahhh, buat emak-emak, dapat sapaan seperti itu kebahagiaan tersendiri. *Ehhh

Rupanya, GOJEK memang memberikan pelatihan berkendara, safety driving, plus attitude kepada driver-driver-nya. Bersama Rifat Driver Labs, GOJEK melakukan pelatihan driver tiap bulannya lewat program RDL GOJEK. Program ini merupakan hasil inisiasi Duta Keselamatan Berkendara, Rifat Sungkar.
Dalam waktu 4 tahun terakhir, lebih dari 300 ribu mitra pengendara GOJEK di 20 kota Indonesia, sudah bergabung dalam program RDL GOJEK. Program ini masih terus berjalan dan diikuti sekitar 10 ribu mitra driver setiap bulannya. Program ini memberikan edukasi mengenai: pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran, dan empati, defensive riding, keselamatan berkendara, pre-trip inspection, dan sesi praktek.

GOJEK juga memberikan edukasi kepada mitra driver melalui #TrikNgetrip sebuah program edukasi yang menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan untuk para mitra driver dalam memberikan pelayanan terbaik dan tips dalam berkendara serta perjalanan kepada penumpang.

Ada juga workshop untuk meningkatkan keterampilan mitra driver lewat Bengkel Belajar Mitra. Program ini rutin diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dengan menggandeng para profesional di bidangnya masing-masing untuk memberi pembekalan kepada driver GOJEK dalam meningkatkan layanan dan mengasah pengetahuan di bidang lainnya.

Untuk para mitra driver yang telah memberikan pelayanan super dan berkontribusi dalam masyarakat, GOJEK turut mengapresiasi dengan memberikan sebuah penghargaan, bernama Driver Jempolan. Penghargaan yang disematkan berupa pin pada jaket GOJEK mereka diberikan untuk memotivasi para mitra driver untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya.

Asuransi GO-RIDE

Nah, fasilitas yang satu ini benar-benar bikin saya tambah jatuh cinta. Walau berharap tidak akan mengalaminya, saya cukup senang dengan jaminan keamanan GOJEK memberikan perlindungan asuransi kepada para pengguna layanan GO-RIDE seluruh Indonesia.


Perlindungan asuransi ini otomatis aktif ketika mulai melakukan perjalanan hingga tiba di lokasi tujuan. Jika terjadi kecelakaan atau pencurian saat di perjalanan, kita bisa memanfaatkan perlindungan asuransi ini.

Punya anak perempuan, bungsu, dan satu-satunya itu memang membuat kami punya rasa khawatir lebih tinggi. Tanggung jawab menjaga anak perempuan jauh lebih besar. Sampai ada yang menyebutkan, menjaga anak perempuan itu seperti menjaga telur. Harus dijaga hati-hati, jangan sampai retak. Jika retak, akan sulit diperbaiki. Itu yang membuat kami ekstra hati-hati menjaga Falda.

Sekarang, saya dan suami sudah bisa #UninstallKhawatir karena berbagai fitur baru yang lebih memberikan jaminan keamanan dari GOJEK. Kami jadi lebih berani melepas Falda naik ojol sendiri.

Nah, bagi teman-teman yang belum update aplikasi GOJEK, buruan update, gih. Fitur-fitur keamanan Bagikan Perjalanan dan Tombol Darurat ini hanya ada di versi terbaru.

Udah waktunya, pake GOJEK dan #UninstallKhawatir sekarang juga

Sabtu, 04 Mei 2019

Menabung Emas Bersama Teman Treasury

Baru beberapa minggu lalu saya kasak kusuk dengan emak-emak di sebuah WAG tentang emas. Saya pengen tahu, bagaimana cara mereka membeli atau invest emas. Saya pengen tanya pengalaman mereka, dimana beli emas dan bagaimana cara mereka menabung emas. Soalnya, emak-emak di grup WAG ini rata-rata pemilik online shop yang luar biasa pintar mengelola keuangan. Mereka selalu update soal harga-harga bahan pokok dan diskon promo brand apa aja. Saya pengen belajar dari mereka soal invest emas.

Awalnya sih saya ingin menanyakan soal pembelian emas secara online yang sering ditawarkan sebuah marketplace setiap kali saya membayar tagihan. Sayangnya sih mereka juga ga terlalu familiar dengan tabungan emas online ini. Rata-rata mereka membeli emas secara offline atau ikut arisan emas.

Hm, saya sebenarnya sempat tertarik dengan arisan emas yang diadakan oleh beberapa teman. Tapi, waktu itu saya belum tertarik untuk melakukan investasi. Bukan karena ga percaya pada mereka, tapi karena memang uang buat investasinya yang belum ada. Hiks.


Alokasi Penghasilan


Padahal ini salah banget lho ternyata. Menurut Melvin Mumpuni, financial planner dan founder financialku, seharusnya tabungan dan investasi itu dialokasikan di awal, setelah bayar Pajak dan Donasi.




Kenapa sih tabungan dan investasi justru harus dialokasikan diawal, jauh sebelum pengeluaran rumah tangga? 

Agar pengeluaran tidak habis hanya untuk kebutuhan rumah tangga. Namanya kebutuhan rumah tangga itu memang ga ada habis-habisnya guys. Kalau selalu diikuti, pasti akan habis terus. Yang ada kita ga akan pernah bisa nabung. Boro-boro mau donasi.

So, Melvin menyarankan agar alokasi tabungan dan investasi justru sebaiknya dilakukan di awal, setelah melakukan pajak, potongan dan donasi. Melvin malah menyarankan, jika di masa yang akan datang punya kebutuhan dana yang besar, sebaiknya budget tabungan dan investasinya juga dibuat besar.

Misalnya saya nih yang akan menyiapkan dana untuk kuliah Faldi dalam setahun ke depan, maka ga akan cukup jika saya hanya menyisihkan budget tabungan dan investasi sebesar 2 juta sebulan. Dalam setahun saya baru bisa mengumpulkan 20jutaan aja kan? Kurang dong buat biaya kuliah? So, saya perlu memperbesar anggaran tabungan dan investasi supaya cukup buat biaya kuliah anak-anak nantinya. Kecuali saya sudah punya cadangan investasi dan dana tabungan lainnya.

Menurut Warren Buffet, penghasilan yang bisa kita dapat itu hendaknya jangan hanya dari satu pintu. Melvin menyebutkan, semakin banyak pintu pemasukan, akan lebih baik. Bisa berupa penghasilan aktif, jika kita aktif, maka dapat penghasilan. Bisa juga berupa penghasilan pasif, walau sedang tak aktif pun, penghasilan tetap mengalir.

Emas bisa jadi salah satu bentuk tabungan atau investasi yang aman. Mungkin fluktuasinya tak terlalu tinggi, tapi kestabilan harganya bisa jadi jaminan investasi. Harga emas cenderung stabil dan naik. 

Saat ini, sudah banyak yang memfasilitasi masyarakat untuk bisa memulai tabungan emas. Misalnya pegadaian, online marketplace, atau yang sedang booming, aplikasi tabungan emas, Treasury.


Teman Treasury


Baru-baru ini, Fahlevi Dzulfikar, Business Analyst Executive Treasury meluncurkan sebuah fitur yang dapat memberikan penghasilan tambahan.




Teman treasury ini membuat kita bisa dapat penghasilan tambahan dengan memberikan kode referral ke teman-teman. Bonus yang diterima lumayan lho, mulai emas 0,003gr, sampai emas 0,05gr.

Jika ada sahabat kita yang tertarik bergabung di Teman Treasury, kita sebagai orang yang mengajaknya akan mendapatkan bonus. Jika sahabat tersebut mengajak kawan lainnya, kita juga kecipratan bonusnya. 

Bonus akan bertambah jika sahabat kita juga melakukan transaksi emas di Treasury. Itu belum termasuk poin yang akan kita dapatkan dan bisa diredeem dengan berbagai hadiah, termasuk emas gratis. Wuihiii, bikin mupeng yaaa.

Tapi, aman kah bertransaksi dan invest emas di Treasury? 

Tenang, Treasury merupakan anggota AFTECH (Asosiasi Fintech Indonesia), asosiasi yang memayungi perusahaan dan institusi keuangan yang berbasis teknologi. Selain menjadi anggota AFTECH sebagai syarat utama, terdaftar di OJK (otoritas jasa keuangan) juga jadi syarat mutlak Treasury agar tetap bisa beroperasi.



Dalam hal emas, Treasury bekerja sama dengan UBS (Untung Bersama Sejahtera) yang menjadi penyedia dan pencetak emas yang ditransaksikan. So, jika sewaktu-waktu kita mau cetak fisik emas yang sudah ditabung di Treasury, bisa kog.

Bahkan jika sewaktu-waktu emas yang kita tabung di Treasury pengen dicairkan langsung ke rekening, bisa juga. Harganya akan mengikuti harga emas saat dicairkan. Asyik kan? 

So, kalau sekarang saya beli emas harganya 590ribu, setahun lagi saya mau cairkan emas saat harganya 650ribu, ya langsung dikonversi saat itu juga. 



Wuihii, jadi semangat nih nabung emas. Yaa, walau termasuk terlambat dalam urusan investasi, yang penting punya kemauan. Siapa tahu bisa jadi bukit, ya ga sih? Semangat!

Jumat, 03 Mei 2019

Kunci Sehat Berpuasa Bersama Halodoc

Yuhuu, bulan puasa tinggal menghitung hari, pasti kita akan concern banget masalah puasa ini ya. Ada yang bisa santai-santai saja memasuki bulan puasa. Tapi banyak juga yang khawatir dengan masalah kesehatannya.

Dulu sih saya termasuk yang santai perkara puasa. Bisa makan dan minum apa aja tanpa masalah serius. Tapi, beberapa tahun terakhir, usia memang ga bisa bohong sih, saya musti hati-hati menjaga makanan dan asupan.

Soal makanan panas dan dingin saja saya harus hati-hati. Dalam kondisi perut kosong, saya ga bisa tiba-tiba minum air dingin, bisa tiba-tiba muntah-muntah hebat. Minum air dari kulkas juga bisa memicu saya jadi pilek dan bersin-bersin.

So, saya memang harus hati-hati menjaga pola makan dan asupan yang saya makan. Harus jaga kadar gula darah, jaga tekanan darah, dan jaga kadar asam lambung. Jangan sampai niat puasa full, yang ada malah tersiksa gara-gara asal makan.



Pada 30 April 2019 lalu, bertempat di Ocha & Bella resto, Jakarta Pusat, saya dan beberapa teman blogger mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan pemaparan tentang pentingnya pengaturan gizi dan asupan yang tepat dikonsumsi selama bulan puasa (Ramadhan). Pola makan pun harus tepat, tak boleh berlebihan.

Dr. Jovita Amelia, MSc, SpGK, dokter ahli gizi yang saat itu jadi pembicara menyebutkan beberapa kesalahan yang sering dilakukan terkait pola konsumsi kebanyakan masyarakat saat puasa. Misalnya makan berlebihan saat sahur, tujuannya agar merasa kenyang seharian. Padahal ini salah, makan berlebihan, apalagi kebanyakan karbohidrat, justru akan memicu turunnya gula darah dengan lebih cepat, akibatnya kita malah bisa jadi lemas seharian.

Makan sahur terlalu sedikit atau melewatkan sahur juga banyak dilakukan. Ini pun sama tidak baiknya. Walau bagaimana pun, makan sahur itu penting untuk menunjang aktifitas kita seharian, jadi asupannya tetap perlu diperhatikan. Ada lho asupan yang dapat membantu kita kuat berpuasa selama 12-13 jam dan beraktifitas dengan lancar.

Asupan nutrisi yang tidak seimbang dapat menyebabkan bermacam gangguan daan keluhan, misalnya nyeri lambung, sakit kepala, dehidrasi, konstipasi, hingga stress karena kurang makan, minum, dan istirahat yang cukup.

Ada yang cita-citanya mau kurus saat puasa dan justru berakhir naik berlebihan di akhir Ramadhan? Nah, kalau gitu, tanda-tanda kamu perlu memperhatikan pola konsumsi hariannya. Puasa memang bikin kita jadi pengen ini itu, akibatnya malah salah kaprah pola dietnya.


Kunci Sehat Berpuasa

Berhubung banyak yang masih salah dalam pola konsumsi sahur dan berbuka, Dr. Jovita Amelia memberikan beberapa tip dalam memilih makanan saat sahur :

1. Sahur lah dengan komposisi gizi seimbang. Pilih makanan dengan karbohidrat kompleks yang melepaskan energi perlahan selama puasa, sehingga tidak membuat kita jadi mudah lapar.

Usahakan komposisi seperti ini : 50-60% karbohidrat, 15-20% protein, dan 20-25% lemak.

Lemak? Yap, lemak juga diperlukan tubuh, tapi pilih lah lemak yang sehat, lemak tak jenuh.

2. Cukupi kebutuhan cairan, 2 liter per hari, dan zat besi saat sahur, agar dapat membantu distribusi oksigen selama berpuasa. Jadinya kita gak gampang lemas dan ngantuk selama puasa.

3. Hindari gorengan dan makanan yang mengandung banyak garam. Hidangan ini dapat mengikat cairan sehingga membuat kita lebih mudah haus. Makanan yang digoreng juga membuat pengosongan lambung menjadi lambat dan memicu naiknya asam lambung. Hmmm, pantesan, kenapa kalo lagi mual saya ga berani makan gorengan. 

Oh ya, teh dan kopi juga sebaiknya tidak banyak dikonsumsi saat sahur, karena keduanya dapat memicu pengeluaran cairan yang lebih banyak. Teh dan kopi adalah jenis minuman diuretik yang memang memicu pengeluaran urine.

4. Biasakan untuk mengkonsumsi karbohidrat kompleks seperti sayur, buah, dan umbi-umbian. Hindari karbonidrat sederhana yang justru dapat menyebabkan rasa lapar.




5. Walaupun berpuasa, olahraga juga tetap perlu lho untuk menjaga kebugaran tubuh dan memastikan aliran oksigen lancar ke seluruh tubuh. Olahraga bisa dilakukan sebelum atau sesudah berbuka puasa. Gak perlu lama-lama dan berlebihan, yang penting rutin dilakukan selama Ramadhan.


Sharing Zivanna Letisha



Tak kalah seru, Zivanna Letisha yang hari itu hadir juga berbagi kisahnya menghadapi puasa di bulan Ramadhan.

Zivanna bercerita kalau ia dan suami sering kali kebingungan mengatur pola makan saat puasa Ramadhan. Kalau sedang di rumah sih mungkin ga masalah. Masalah muncul saat mereka harus menghadiri berbagai acara buka puasa bersama. Pola makan pun jadi berantakan.

Menurut Zivanna, saat sahur mungkin ia bisa mengatur sahur yang tinggi serat seperti makan nasi merah, roti gandum, dan banyak sayur plus buah. Tapi giliran buka, seringkali program dietnya berantakan, hihihi. Rasanya ini jadi masalah banyaak orang ya. Saya pun sering mengalami ini. Buntut-buntutnya muncul masalah kesehatan selama puasa.

Talk To A Doctor Halodoc

Selama puasa, banyak pertanyaan-pertanyaan seputar kesehatan atau gizi yang menjadi concern kita. Kalau di bulan biasa kita mungkin ga terlalu bingung dengan pola konsumsi, saat bulan puasa, rasanya ada banyak yang mau ditanyain.

Banyak masyarakat yang mengeluhkan masalah pencernaan, konstipasi, dan konstipasi selama puasa. Masalah-masalah ini biasanya banyak lho ditanyain ke Halodoc, aplikasi kesehatan terpadu berbasis online. 

Felicia Kawilarang, Vice President Marketing Communication Halodoc menyebutkan bahwa Halodoc kembali menyediakan akses kesehatan yang mudah dan nyaman digunakan selama puasa Ramadhan kali ini. 

Melalui fitur Talk to a Doctor, pengguna aplikasi bisa berkonsultasi dengan 150 dokter umum, 15 dokter ahli gizi, dan 50 dokter spesialis kandungan.

Agar semakin mudah, disediakan juga fasilitas buy medicine yang telah bekerja sama dengan 1500 farmasi. Beli obat ga perlu jauh-jauh dan panas-panasan ke luar rumah, cukup via Halodoc aja. Bahkan ada cashback 20% kalo bayar pakai GO-PAY.

So, kalau teman-teman kebingungan dan maau tanya-tanya masalah gizi dan kesehatan selama berpuasa, bisa langsung Talk to a doctor aja via Halodoc, enak kan?

Kamis, 02 Mei 2019

NEST Family Reflexology & Spa Bintaro

Beberapa bulan lalu, saya sempat kasak kusuk dengan beberapa teman blogger yang tinggal di seputar Tangsel dan Tangerang. Saya mencari salon yang bisa melakukan body massage dan lulur alias body scrub khusus perempuan yang harganya ga merusak dompet *ehh. Kalau cari salon yang bisa creambath sih banyak, tapi saya butuh yang bisa pijat sekaligus luluran. 

Dulu ada salon dekat rumah mama yang bisa melakukan itu, tapi sekarang salon itu sudah tutup. Saya pun sibuk bertanya sana sini dan mencari pengganti salon tersebut yang suasananya kurang lebih sama. Nyaman buat pijat dan luluran. Ga harus mahal dan mewah, yang penting privasinya terjaga. Gak nyampur antara laki-laki dan perempuan.

Sudah lama banget saya gak pernah lagi luluran dan pijat di salon. Kalau lagi pengen, manggil tukang pijat. Itu pun udah lama ga dilakukan karena si nenek pijat langganan sudah tiada. Hiks. 

Badan sih sudah menjerit-jerit minta perhatian dan haknya. Lha selama semingguan kegiatan saya lumayan. Selain ngurusin kerjaan rumah tangga yang ga selesai-selesai itu, saya juga ngajar dan datang ke beberapa undangan event. Mana jadwal ngajar saya semester ini rada ajaib. Dari pagi sampai malam. Pulangnya capek luar biasa. Tahu sendiri dong kalau lagi ngajar, berdiri di depan kelas selama beberapa jam, ngoceh dan mondar mandir di depan kelas sekian jam. Istirahat sebentar, trus ngajar lagi.

Saat mendengar info dari Bloggercrony Community soal spa baru yang akan buka di daerah Bintaro Sektor 9, saya langsung berteriak girang, "yeay, asyiiik, deket rumah". Akhirnya cita-cita saya kesampaian. Bisa spa visit dan melihat langsung situasi di dalamnya.



Peresmian NEST Family Reflexology & Spa Bintaro


Jum'at, 26 April 2019 lalu, saya dan teman-teman dari BloggerCrony sudah hadir sejak pagi untuk menyaksikan pengguntingan pita NEST Family Reflexology & Spa Bintaro. Cabang Bintaro ini menjadi outlet ke 18 dari NEST Family Reflexology yang dikelola secara profesional oleh PT Telur Emas Anugerah Mandiri.




Rupanya, NEST Family Reflexology & Spa sudah memiliki 17 cabang yang tersebar mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Cabang yang pertama dibuka pada 11 Juni 2010 berada di daerah Sunter, Jakarta Utara.

Oh ya, semua terapis yang bertugas melayani di NEST Family Reflexology & Spa ini diberikan training dulu lho sebelumnya. Siapapun yang berminat untuk menjadi terapis, mereka akan diberikan training selama 3 bulan sampai mahir menjadi terapis, sesuai standar yang ditetapkan oleh NEST. Untuk itu, NEST mempunyai 1 training center khusus di Solo.

Gedung NEST Family Reflexology & Spa Bintaro ini terletak di jalan Bintaro Utama 9, Blok JB 5 no 6. Lokasinya ga jauh dari Mc Donald sektor 9, disampingnya Veterinary Satwa, seberangnya Snapy Bintaro sektor 9.


Fasilitas NEST Family Reflexology & Spa Bintaro


Saat melihat gedung dan interior di dalamnya, kesan natural modern sangat terasa. Nuansa coklat sangat mendominasi. Seragam para terapis dan customer service pun serba coklat dengan sentuhan batik pada beberapa sisinya.



Kami diajak berkeliling gedung 4 lantai yang menggunakan tangga berpelapis karpet bulu. Khusus pengunjung, ada juga opsi lift yang bisa digunakan untuk naik sampai ke lantai 4. Total ada 29 ruangan single treatment untuk massage sampai body scrub atau totok wajah. 



Ruangan single treatment untuk pria dan wanita pun dipisah. Berada pada area yang berbeda. Ini yang membuat saya merasa nyaman, ga khawatir bertemu tamu pria ketika baru keluar ruang treatment. Suasana temaram dengan lampu yang redup sengaja disetting untuk membuat pelanggan merasa nyaman. Bukan nyaman lagi ini sih, malah bikin ngantuk, apalagi diiringi musik yang super lembut.

Selain ruang single treatment, ada 11 ruangan VIP yang super mewah. Ruang VIP ini juga bisa untuk family reflexology lho, buat pasangan suami istri yang mau treatment di satu ruangan bersama. Ada juga 7 ruangan reflexology seluruh tubuh dan 1 ruangan yang terdiri dari 16 sofa reflexology.




Promo Discount Treatment

Berhubung baru buka dan masih masa promosi terhadap masyarakat sekitar, NEST Family Reflexology Bintaro ini jadi rame banget. Bayangkan, discount treatment sampai 50%. Full Body Massage 90 menit cuma Rp 100.000. 

Saya sih ngincer paket body massage, body scrub, plus totok wajah. Jangan bayangkan kerusakan dompetnya ya. Soalnya paket ini cuma dibanderol 270ribu aja. Wohooo, bikin mupeng ga sik?

Ada juga massage ala Javanesse spa, Balinesse, dsb dengan harga paket di kisaran 200-300ribu untuk perawatan beberapa jenis treatment. Misalnya paket Totok wajah + body scrub + reflexology, paket totok wajah + massage + reflexology, dsb.

Treatment andalan di NEST Family Reflexology adalah Reflexology seluruh tubuh. Produk yang digunakan merupakan herbal alami yang dikemas dalam smart packaging, khusus untuk sekali treatment aja. Produk ini sudah terdaftar di BPOM RI.

 





Sesuai namanya, family reflexology, yang datang ke sini memang kebanyakan family, bahkan ada ibu dan anak yang rela menunggu demi mendapatkan giliran treatment disini. 

Kalau teman-teman tertarik untuk melakukan treatment, jangan sungkan-sungkan melakukan reservasi ya, ke 081280846959. 

Yuk, mumpung masih promo.

Senin, 08 April 2019

Cara Mudah Mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Terkini

Dulu, saya pernah mempunyai usaha baju menyusui online. Suami saya pernah punya usaha komputer. Terakhir, suami pernah mencoba usaha pembibitan lele. Entah karena kurang pengalaman, atau kurang modal, usaha kami tak bisa berkembang maju.

Masih lekat dalam ingatan, usaha baju menyusui yang saya jalankan saat itu tak bisa berkembang. Modal berputar tak bertambah. Ada banyak pesanan yang tak sanggup saya penuhi karena tak punya cukup modal untuk memproduksinya. Bingung mau cari modal ke mana.

Saya sedih, perlahan kehilangan pelanggan.




Ah, sudah lah, itu cerita masa lalu. Usaha saya perlahan berhenti pada 2011. Jika diingat-ingat lagi suka nyesek. Andai waktu itu mudah mengakses kredit, pasti saya tak sesedih ini.


Terobosan KUR


Kini, ceritanya lain lagi. Pada masa pemerintahan Jokowi-JK, mengangkat potensi perekonomian rakyat di tingkat UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) benar-benar dijadikan fokus utama. Pelaku UMKM dibantu untuk berkembang. Mereka tak hanya mendapatkan bantuan pendanaan tapi juga bimbingan dan pelatihan untuk membantu usahanya naik kelas.

Pemerintah sadar betul, sumbangan UMKM  bagi perekonomian nasional tidak bisa dianggap enteng. Kontribusi UMKM terhadap PDB (produk domestik bruto) nasional pada tahun 2018 mencapai 60,34%! Tahun ini bahkan diproyeksikan mencapai 65%, atau sekitar Rp 2.394,5 triliun.

Agar pertumbuhan UMKM semakin baik, pemerintah berusaha menggenjotnya dengan membuka akses pendanaan tambahan. Realisasi penyaluran KUR (kredit usaha rakyat) terus ditingkatkan.

Pada 4 April 2019 lalu, Forum Merdeka Barat (FMB) 9 memfasilitasi sebuah diskusi menarik tentang Terobosan Baru KUR. Acara diskusi yang berlangsung setelah jam makan siang di Hotel Haris Vertu Harmoni Jakarta ini menghadirkan 3 narasumber. Bapak Iskandar Simorangkir, Deputi bidang koordinasi ekonomi makro dan keuangan, kemenko perekonomian. Ibu Yuana Setyawati, deputi bidang pembiayaan, kementrian koperasi dan usaha kecil dan menengah. Dan Bapak Hari Purnomo, Executive Vice President Bisnis Kecil dan Kemitraan BRI.


Revolusi KUR


Yang sangat menarik bagi saya adalah ketika Pak Iskandar bercerita sejarah KUR. Pada 2007, bunga KUR itu mencapai 24%! Wuidih, tinggi banget ya. Pantes peminat KUR saat itu tak terlalu banyak. Realisasi penyaluran pun sangat rendah. Pada akhir 2014, suku bunga KUR mulai diturunkan menjadi 13%. Sepanjang 2015-2016, suku bunga KUR diturunkan lagi menjadi 12% saja. Ini membuat permintaan KUR meningkat dan realisasi penyaluran semakin mendekati target. 




Pada tahun 2017, Pak Iskandar masih melihat peluang menurunkan bunga, jadi lah suku bunga kredit cuma 9% saja. Makin membuka peluang pendanaan bagi UMKM. Memasuki 2018-2019, Pak Iskandar terus melakukan inovasi. Melalui skema subsidi bunga untuk menggenjot berkembangnya sektor UMKM, suku bunga kembali diturunkan menjadi 7% saja. Mantul kan?

Terobosan Sektor Penyaluran KUR


Ibu Yuana memaparkan beberapa terobosan terbaru dalam rangka penyaluran KUR terkini. Target penyaluran KUR pada tahun 2019 ini mencapai Rp 140 triliun. Akan kah tercapai?

Bidang yang mendapatkan pembiayaan kini diperluas. Tak lagi hanya fokus pada sektor perdagangan saja, tapi meluas ke sektor perikanan, perkebunan, hingga peternakan. Bahkan sektor pariwisata pun ikut tersentuh. 

Usaha produktif yang berkaitan dengan bisnis turisme di 10 destinasi pariwisata prioritas dan 88 kawasan strategis pariwisata nasional juga berpeluang mendapat KUR. Syarat mendapatkan KUR pun lebih dilonggarkan. Beberapa syarat administratif yang dulu dianggap kendala, kini dipermudah. 

Asal usahanya jelas produktifitasnya, jelas menunjukkan keuntungan dan potensi perkembangan, punya peluang besar mendapatkan KUR. Petani garam yang tadinya sulit mendapatkan KUR karena masuk sektor pertambangan yang tidak bisa mendapatkan KUR, kini sudah bisa. Petani garam tak lagi dimasukkan sektor pertambangan.



Terobosan Bank Penyalur KUR


Pak Hari Purnomo menyebutkan beberapa langkah terobosan BRI untuk meningkatkan realisasi penyaluran KUR. Kendala utama selama ini ternyata accesibility. Oleh sebab itu, BRI berusaha membuat akses penyaluran KUR menjadi lebih mudah. Beberapa marketing yang ada langsung siap menjemput bola. BRI membentuk agen-agen yang disebut Agen BRILink yang ada di lebih banyak titik.

Untuk memudahkan akses dan kecepatan proses pengajuan dan penyaluran, BRI meluncurkan satelit, BRISat, yang memudahkan penjangkauan ke daerah-daerah. Team marketing lebih proaktif melakukan jemput bola. Langsung mendatangi petani, pekebun, peternak yang kini menjadi sasaran KUR. 

Skema pembiayaan KUR khusus pertanian rakyat, perkebunan rakyat, maupun peternakan rakyat, bisa mencapai plafon Rp 500juta.

Ibu Yuana bercerita, banyak usaha yang awalnya hanya skala kecil, kini sudah naik kelas menjadi skala menengah, berkat pembiayaan KUR. So, bu Yuana melihat pembiayaan KUR bisa sangat membantu mengembangkan usaha.


Cara mudah mendapatkan KUR terkini


Nah, dari beberapa terobosan di atas, ada satu hal menarik yang saya catat. Kini, untuk mendapatkan KUR tak lagi sesulit dulu. Cara mudah mendapatkan KUR terkini, mudah banget! Cukup punya usaha produktif, KUR akan datang sendiri.

So guys, ada yang mau bikin usaha? 

Yuuk, sekarang pendanaan UMKM lebih simpel syaratnya. 

Asal jelas usahanya, produktif, tinggal ajuin ke lembaga penyalur KUR, disurvey keberadaan usahamu, difoto sebagai bukti usaha, approval bahkan bisa langsung dilakukan saat itu juga. 

Ada 43 lembaga penyalur KUR resmi yang sudah ditunjuk pemerintah. Mulai koperasi, lembaga kredit yang sudah ditunjuk, sampai bank pemerintah daerah. Berikut ini list lembaga penyalur KUR.