Pages

SOCIAL MEDIA

Senin, 23 November 2015

[Review Film] Brush With Danger

Brush With Danger, Film Karya Anak Bangsa
Film Karya Anak Bangsa? Hmm, siapa sangka, film asal Hollywood ini merupakan film hasil arahan sutradara berdarah Indonesia asal Blitar, Livi Zheng. Livi yang juga menjadi pemeran utama bersama adiknya, Ken Zheng, berhasil memukau juri pemilihan piala Oscar. Film besutannya, Brush With Danger, berhasil masuk nominasi Oscar.

Flyer film Brush With Danger (sumber Jakartakitadotcom)

Pada acara  1 Indonesia di stasiun TV NET hari Minggu malam lalu, saya baru tahu kalau Livi Zheng juga menguasai ilmu beladiri. Sejak kecil Livi memang sudah tertarik mempelajari berbagai ilmu bela diri, mulai dari Kungfu, Wushu, hingga Karate. Bahkan Livi juga sering ikut beragam perlombaan dan meraih banyak penghargaan. Tak heran peran laga yang dimainkannya tampak alami dan tidak dibuat-buat.

Film yang hampir semua pemain dan krunya berasal dari industri film Hollywood. Livi yang mengawali karir filmnya sebagai asisten, mulai dari tukang angkat-angkat hingga tukang suruh-suruh. Hingga kemudian Livi berhasil meyakinkan produser untuk mengangkat karyanya. Menurut pengakuan salah satu kru film yang bekerja bersama Livi, Livi adalah sosok pekerja keras yang cerdas yang menguasai hampir seluruh proses produksi film. Ia menguasai proses produksi mulai dari proses pengambilan gambar, editing hingga sinematografi. Menurut rekan kerjanya ini, Livi punya masa depan yang cerah dalam industri perfilman Hollywood. Keren yaaa.

Mariii, kita nantikan produksi-produksi berikutnya. Dalam waktu dekat Livi ingin memproduksi film di Indonesia, mungkin dalam 1-2 tahun ini. Sekarang pihak produser sedang berusaha melakukan riset dan penjajakan. Do’akan semoga mimpinya ini terwujud yaaa. Smoga Livi dan banyak sineas Indonesia lainnya bisa ikut mengharumkan dan membawa nama besar Indonesia.

Sekarang kita bicara soal filmnya.

Brush With Danger

Apa yang terbayang di benak teman-teman ketika mendengar judul ini? Sudah bisa menebak alur cerita filmnya? Melihat poster filmnya saja sudah bisa ditebak kalau ini film laga, ya kan?

Buat penggemar film laga, film yang satu ini layak tonton. Berbagai adegan laga banyak disajikan di film ini. Tidak terlalu berlebihan, tapi juga tidak kekurangan. Porsi drama dan laganya cukup pas. Daaannn yang paling saya suka, tak banyak adegan sadis apalagi adegan berdarah-darah. Hahahaha.

Buat saya yang takut darah, film laga terasa sangat menyebalkan ketika menampilkan adegan sadis hingga berdarah-darah.  Tak ada indah-indahnya deh nonton film laga yang seperti itu. Bikin mules dan sakit perut.

Sejak awal, film dibuka dengan fokus pada sebuah kontainer yang baru datang. Tak lama kontainer tersebut dibuka oleh seorang pria berkulit putih dan berambut pirang. Dengan tergesa-gesa ia membuka sambil berkata “hurry up hurry up”. Seketika ratusan manusia dengan kulit kecoklatan, bermata sipit, berambut hitam, berwajah kuyu, keluar dengan tergesa-gesa. Mereka berjalan setengah berlari dengan wajah sedikit bingung dan ketakutan.

Dua orang terakhir yang keluar dari container adalah kakak beradik bernama Alice dan Ken Qiang. Mereka menatap sekeliling dengan tatapan takjub dan bahagia.  Lalu saling berpelukan “we did it”.

Tak lama mereka menyaksikan perampokan dan berusaha menyelamatkan korban. Korban berhasil diselamatkan, tapi mereka berdua malah jadi korban perampokan. Salah satu tas bawaan Alice berhasil dibawa kabur.

Petualangan keduanya di kota New York pun dimulailah. Mulai dari memungut makanan dari tong sampah restaurant, menggelar dagangan di taman, menggelar pertunjukan laga, hingga menyelamatkan seorang nenek dari penjambretan.

Apakah keduanya bisa survive tinggal di Amerika?
Apa hubungan antara kuas dan bahaya?

Saksikan sendiri filmnya di bioskop mulai tanggal 26 November 2015 yaaa. Saya ga mau spoiler. 

Nontonnya di bioskop, sambil ngemil cimol kering juga oke nih. Nonton film Hollywood rasa Indonesia *ehhhh. Jangan nonton DVD, ga seru ;). Apalagi kalau nonton bareng, tambah seruu.

Ada yang sudah nonton?

16 komentar :

  1. Sepertinya filmnya asyikkk nih :))

    BalasHapus
  2. Wah jd penasaran deh mau nonton juga neh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo ayoo, besok tgl 26 Nov udah mulai diputar nih

      Hapus
  3. Semoga bisa segera tayang di stasiun televisi nasional

    BalasHapus
  4. film ini yang sutradaranya dari indonesia ya, mba. penasaran.

    BalasHapus
  5. nonton sambil ngemil emang paling nikmat mba, apalagi dgn cimol kering :) *penasaran sama cimol kering* :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba donk nonton sambil ngemil cimol kering *ehhh ;)

      Hapus
  6. Ya-ya ya, aku pernah nonton di tv sosok tentang Livi. Jago banget dia kalau soal bela diri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beneerr oom, liat aktingnya di film juga keren banget deh

      Hapus
  7. pernah liat ulasan film ini di metro tv, dan kerennya livi sama ken ga pake peran pengganti saat adegan laga, jempol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ohhh mereka ga pakai peran pengganti yaa? Terlihat sih, keliatan real adegan2nya. Emang beneran jago mereka

      Hapus
  8. gue tergelitik sama cimol kering-nya itu.... *salah fokus*

    BalasHapus

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com