Pages

SOCIAL MEDIA

Selasa, 30 Juni 2015

The Journey of So Klin

Bicara sejarah, tiap produk tentu punya sejarah perjalanannya sendiri. Bagaimana awal mula produk tersebut diciptakan, bagaimana produk tersebut diluncurkan, bagaimana proses produk tersebut diterima, hingga bagaimana inovasi yang dikembangkan.

So Klin yang sudah 35 tahun hadir menemani keluarga Indonesia dalam cuci mencuci juga mempunyai sejarah perjalanan yang cukup panjang. Mulai kampanye sederhana sampai luar biasa.

Di tahun 90an, So Klin memulai kampanye awalnya dengan menggandeng Titik Puspa yang merupakan artis besar. Berkat ini pula brand awareness yang di dapat juga tinggi. Respon pasar pun positif.

Tagline “So Klin is the best” yang digulirkan pun bertahan hingga beberapa tahun, hingga muncul So Klin 3 in 1 yang kemudian berubah menjadi So Klin Power.  Pada saat inilah So Klin fokus pada 3 fungsi penting : 1) membersihkan pakaian dari kotoran, 2) menjaga serat pakaian hingga serat terdalam, 3) menjaga warna pakaian tetap cerah.

Dengan beberapa penyempurnaan, muncul So Klin Pro. Ga cukup dengan itu, so klin menambah lagi variannya dengan memunculkan So klin Higinis yang mengandung anti bacterial  dan mengusung konsep “Bersih Saja Tidak Cukup”. 

Menurut Joana Elizabeth Samuel, Product Manager So Klin Fabric, pada acara House of So Klin, Mei 2015 lalu, jika ingin merendam pakaian lebih lama, gunakan So Klin Higinis untuk mencegah munculnya kuman dan bau tak sedap akibat ditinggal merendam.

Ahaaa ini dia nih yang cocok digunakan untuk merendam sprei katun jepang saya. Kadang suka kelamaan saking pengen lebih bersih, ehh malah jadi bau. Kalau pakai yang higinis ini kayaknya ga akan jadi bau yaa.

Tahun 2000an So klin menggandeng Jeremy Thomas dan keluarga sebagai bintang iklan. Pada era ini pula detergent So Klin diuji oleh Ciba Specialty chemical Swiss, didukung Asosiasi Pertextilan Indonesia (API), terbukti kualitasnya bagus dan layak ekspor. So klin sampai merambah pasar Asia Pasifik. Amerika Latin, dan Afrika

Tahun 2003, So Klin kembali meluncurkan So Klin MB dengan kemasan sachet untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan detergent yang bisa dibeli secara eceran. Dengan menggandeng Mpok Omas sebagai bintang iklan yang mengkomunikasikan MB, Mutu Bagus, Mencuci Bersih, Mencuci Banyak. Cuma gopek udah bisa mencuci. Berguna banget kalau lagi dalam perjalanan dan butuh mencuci segera.

Target konsumen pun kemudian difokuskan pada ibu yang smart sehingga lahir So Klin Smart dengan varian smart white, smart colour, dan smart fuchsia. Ciri khasnya high concentrate, hanya dengan pemakaian sedikit, banyak cucian bisa dibersihkan, noda bandel sekalipun.

Memasuki gaya hidup praktis di mana pemakaian mesin cuci semakin banyak, maka lahir inovasi berikutnya, So Klin Automatic. Detergen yang rendah busa, agar mesin cuci tidak mudah berkarat.

Masih tak puas dengan yang sudah ada, kembali lahir inovasi yang lebih ramah lingkungan dengan limbah busa yang tidak bermasalah terhadap alam, So Klin Biomatic pada tahun 2006

Terus melakukan inovasi, pada tahun 2007, kembali lahir produk baru, So Klin Softergent yang memadukan fungsi detergent dan pelembut + pewangi pakaian.

Inovasi terbaru muncul kembali pada tahun 2012, So Klin Liquid, yang mengakomodasi selera masyarakat yang mulai beralih ke detergent cair.

Luar biasa yaa perjalanannya cukup panjang.

Tampaknya inilah kunci utama keberhasilan So Klin dalam menguasai pasar detergent di Indonesia, selalu berinovasi dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga ke depannya makin mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

3 komentar :

  1. So klin is the best, iya saya inget banget tuh iklannya tante titik puspa, membekas banget. So Klin itu brand detergen yang sudha banyak dikenal masyarakat

    BalasHapus
  2. aku skr ebih suka pakai liquid mbak

    BalasHapus

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com