Senin, 29 Juni 2015

Movie Day Out, Ajang Penyaluran Bakat

Para sineas Indonesia masih bermimpi untuk menjadikan film Indonesia sebagai tuan rumah di negerinya sendiri. Walau begitu, animo sineas muda terus bergeliat. Karya kreatif mereka terus tumbuh dan makin berkualitas.

Paham akan kebutuhan kaum muda untuk menemukan wadah berekspresi, LA Indie Movie pun hadir sebagai pilihan berkreasi. Bekerja sama dengan Broadcasting Academy yang digawangi Ita Sembiring, kembali menggelar Movie Day Out.

Dalam proses pembuatan sebuah film, ada begitu banyak bagian yang harus disatukan untuk menghasilkan sebuah karya seni yang indah. Untuk itu dibutuhkan keahlian. LA Indie Movie 2015 pun hadir dalam rangkaian program pelatihan hingga proses produksi sebuah film.


Rangkaian program terdiri dari :

Webinar, seminar melalui web www.laindiemovie.com tentang cara membuat sebuah film dari Joko Anwar, Anggy Umbara, Barry Likumahuwa & Sentot Sahid.

Movie Day Out, pada acara ini ada experience booth dimana peserta dapat merasakan serunya membuat film pendek. Ada booth make up character, open casting, writing clinic, directing, music scooring, dsb.

Open Casting, proses menemukan bakat-bakat peserta untuk mendukung project film yang akan ditentukan bersama.

Movie Camp, akan dipilih 8 kelompok yang masing-masing terdiri dari 10 orang dengan tugas masing-masing. Tiap anggota kelompok akan dibimbing mentor yang akan mendampingi proses eksekusi konsep yang udah dibuat mulai penulisan naskah, pra produksi sampai pasca produksi.

Film Project, film yang diproduksi bergenre komedi & horror. 8 kelompok terpilih akan memprosuksi film tersebut.


Keren-keren ya programnya.

Pada acara Movie Day Out yang digelar di Rolling Stone Cafe, ada banyak sekali tenda-tenda pelatihan. Ada directing class yang dipandu Fajar Nugros, Acting class yang dipandu Titi Rajo Bintang atau Film scoring yang dipandu Barry Likumahuwa.


Saya berkesempatan mengikuti Movie Day Out, dan memilih ikut script writing yang dipandu Isman Suryaman, xixixi, penasaran gimana sih cara menulis naskah film :). Mirip penulisan novel ternyata. Seru sih, karena ga cuma teori, tapi langsung praktek dan direview.

Sebenarnya sih pengen juga ikutan kelas Make-up effect yang dipandu Mr. Kocom, ahli make-up effect yang jago membuat special effect dan beragam effect character. Tapi apa daya, harus milih salah satu.

Di akhir acara Movie Day Out dibagi Project Team yang terdiri dari 10 orang dengan tugas berbeda; produser/sutradara, asisten sutradara, script writer/artistik, camera person, lighting man, soundman, video editor, music scoring, make-up dan wardrobe.

Setiap team harus mempersiapkan konsep film yang akan diproduksi. Ssstt, tiap kelompok dapat bantuan dana untuk memproduksi film lhooo, asyik yaaa. Belajar & berkreasi pun difasilitasi.

Mariii kita tunggu hasil produksi yang dilahirkan dari LA Indie Movie ini.

7 komentar:

  1. Ya ampyuuun

    Itu horor binit

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa horooorrr. Tapi pas liat langsung pembuatannya sih jadi biasa aja, ga ada ngeri2nya

      Hapus
    2. Iyaaa horooorrr. Tapi pas liat langsung pembuatannya sih jadi biasa aja, ga ada ngeri2nya

      Hapus
  2. Anakku yang kedua cita2nya jadi sineas, dan aku gak ngerti blas dunia ini. Mungkin next time bisa diajak ke acara seperti ini, movie day. Infonya bisa dapat di mana ya, mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buka aja webnya mb Donna, di atas sudah saya tuliskan. www.laindiemovie.com

      Hapus

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com