Selasa, 19 Mei 2015

Teater AbNon, Upaya Melestarikan Budaya

Siapa tak kenal ajang pemilihan Abang None Jakarta? 


Sebuah ajang pemilihan pemuda dan pemudi pilihan wilayah yang selalu menjadi sorotan wilayah lain. Bahkan bisa dikatakan, pemilihan Abang None DKI Jakarta ini merupakan barometer ajang pemilihan pemuda pemudi wilayah lain di Indonesia. Bagaimana tidak, ajang Abang None pilihan ini sudah eksis diselenggarakan sejak tahun 1971. Bayangkan tuanya!! Hahahaha

Abang None Jakarta 2014

Lebih dari 40 tahun penyelenggaraan tentulah menghasilkan alumni yang tidak sedikit. Para finalis Abang None yang berjumlah sekitar 7000 orang ini pun dikumpulkan dalam satu wadah khusus, Ikatan Abang None Jakarta, IANTA. Mereka tidak sekedar wakil Jakarta dalam memperkenalkan pariwisata dan memperkenalkan aneka budaya khususnya Betawi, tapi juga memberikan kontribusi lebih dalam berbagai bidang sosial, seni, budaya, dan pariwisata.

Pada tahun 2009 atas prakarsa Maudy Koesnaedi (None Jakarta 1993) sebagai bentuk sumbangsih dan usaha melestarikan budaya Betawi, serta sarana untuk memotivasi dan memberikan kesempatan kepada para Abang None Jakarta untuk turut serta, dibentuklah Teater AbNonDebut pertama mereka adalah menggelar sebuah pementasan berjudul “Cinta Dasima” yang sukses menuai pujian dan mendapat animo lebih dari masyarakat.

Sukses dengan debut pertama, Teater AbNon terus berkarya dengan memproduksi pementasan-pementasan lainnya, “Doel: Antara Roti Buaya dan Burung Merpati, Kembang Parung Nunggu Dipetik” pada tahun 2010, “Sangkala 9/10” pada tahun 2011, “Soekma Djaja” pada tahun 2013, dan “Topeng Betawi Jaya Bersama” pada tahun 2013.

Tak hanya pertunjukan  dengan skala besar, Teater AbNon juga sering tampil mengisi acara tertentu, seperti yang baru-baru saja mereka suguhkan pada area Jakarta Marketing Week, Kota Kasablanka, pada 10 Mei 2015 lalu, menampilkan berbagai tarian hingga Nandak Betawi.  


 Setiap minggu, para anggota Teater AbNon tetap melakukan latihan reguler di Gedung C Dinas Pariwisata Jakarta. Mereka berlatih seni peran, vokal, musik, tari tradisional, hingga seni beladiri. 


Terus terang saya kagum dengan pertunjukan yang disuguhkan oleh Teater AbNon ini. Mereka berhasil mengemas tarian dan berbagai seni tradisi lain menjadi sebuah pertunjukkan yang ciamik dan pantas ditunggu! Penonton dibuat terbius dengan suguhan berbagai seni tari dan Nandak yang tampak dipersiapkan dengan sangat matang! 



Rasanya tak ingin bergeser sedetik pun. Suguhan-suguhan budaya seperti ini rasanya perlu sering-sering digelar, agar para generasi muda semakin akrab dengan berbagai seni budaya yang ada.


Dalam waktu dekat, Teater AbNon akan kembali menggelar sebuah pertunjukan berskala besar, "JAWARA", yang akan diadakan sekitar bulan Oktober 2015. Saat ini mereka sedang sibuk mempersiapkan pertunjukan ini dengan matang. Apa dan bagaimana pertunjukkan ini? Ikuti terus perkembangan acara ini melalui akun twitter @teaterabnon. 

Seperti apakah debut mereka selanjutnya? Yuukk, kita nantikan saja aksi dan kiprah Teater AbNon berikutnya. 

Satu yang mengusik pemikiran saya, apakah Teater AbNon ataukah IANTA juga punya concern dalam bidang pendidikan dan penyuluhan? Misalnya dengan membantu pemerintah DKI Jakarta dalam mengatasi banjir. Misalnya dengan mengajak warga Jakarta untuk sadar akan kebersihan, turun langsung ke berbagai wilayah, terutama "slum area" dan memberikan penyuluhan langsung akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya, bukan ke sungai atau ke sembarang tempat. Penyuluhan akan pentingnya masing-masing pribadi untuk bertanggung jawab, memikirkan dampak jangka panjang, bukan hanya jangka pendek, menjaga kebersihan demi kepentingan bersama!

Ahhh, ini hanya sekedar pemikiran saja, siapa tahu sudah dilaksanakan toh? Saya tak sempat bertanya pada kesempatan tersebut :). 

Sukses buat Teater AbNon dan IANTA, semoga semakin banyak kiprahnya untuk Jakarta, dan Indonesia secara umum. 

4 komentar:

  1. pingin lihat pagelarannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengen nonton acaranya ya Lid, asyik banget kali yaa

      Hapus
  2. Ngarep, suatu hari bisa meliput acara ini sbg blogger mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah2an pada pementasan berikutnya kita dapat undangan yaaa

      Hapus

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com