Pages

SOCIAL MEDIA

Jumat, 27 Februari 2015

Pengusir Tikus

Pengusir Tikus. Siapa sih yang ga terganggu sama tikus? Rasanya hampir semua orang bermusuhan sama makhluk yang satu ini.

Tikus tuh jadi semacam public enemy. Musuh bersama. Hahahaha. Kalau ada perang melawan tikus, kita pasti akan bersama-sama menggalang kekuatan untuk melawannya *haiissshh* Ngayal tinggkat tinggi ;).

Tapi memang tikus itu menyebalkan! Mengundang penyakit dengan kencingnya (leptospirosis), mencuri makanan, menggigiti berbagai perkakas, sampai yang paling menyebalkan adalah meninggalkan kotoran dimana-mana..hiiiyyy!

Sudah tak terhitung kabel mesin cuci dan pompa air jadi korban gigitan tikus. Terakhir mesin cuci rusak gara-gara korslet. Untung belum sampai terbakar, baru percikan-percikan.

Belum terhitung berbagai perabot yang habis digigiti karena si tikus jelek ini mengincar sesuatu. Toples, wadah kedap udara, pintu, hingga sutil karet! Hadeeuuhh, ini tikus-tikus kalau udah ga dapat makanan, segala benda jadi sasaran.

Kabarnya tikus memang harus selalu "mengikis" giginya dengan cara mengerat. Tak heran ia akan selalu mengerat apa saja jika tak mendapat makanan.

Itu sebabnya, kami selalu memberikan "makanan", jika "tamu" ini mulai datang.

"Maaass, kita kedatangan tamu niihh, kasih makan doonk"

Makanan favorit tikus (dokumen pribadi)

Makanan tikus dengan bermerk Dora dari Fumakilla Jepang ini memang salah satu favorit kami sebagai senjata pembasmi tikus. Menurut petunjuk yang tertera di belakang kemasan, makanan ini tidak akan langsung membuat tikus mati, sehingga tidak akan mencurigakan.

Tikus baru akan mati setelah 3-4 hari memakan "umpan" tersebut. Tikus tetap terlihat "sehat" setelah memakannya di hari pertama. Hari-hari berikutnya ketika "makanan" ini kami sebar lagi, habis boo!

Setelah 3-4 hari makan dengan kontinyu, tikus akan mulai melemah di hari ke-3 - 4. Penglihatannya akan terganggu, nyaris buta. Untuk itu ia akan mencari tempat terang agar dapat melihat dengan jelas.

Sudah berkali-kali kami "panen" tikus yang tiba-tiba berani menampakkan diri di area terbuka. Mendadak mereka berjalan dengan "berani" di ruang tamu, dapur atau teras. Berjalan bagai orang mabuk, oleng, kadang menabrak-nabrak apa saja dan tiba-tiba ambruk. Mati lemas terkena efek racun yang bekerja perlahan!

Walau sudah menemukan solusi pembasmi tikus, kami masih terus mencari-cari pengusir tikus lain. Membanding-bandingkan mana yang lebih efektif.

Tikus adalah makhluk pintar, sewaktu-waktu bisa saja kembali dan kebal dengan "makanan" yang disuguhkan.

Suami bercerita tentang alat pengusir tikus yang berupa gelombang elektromagnetik. Alat yang digunakan peternak burung Kenari untuk mencegah tikus datang dan memangsa Kenari.

Alat pengusir tikus dengan gelombang elektromagnetik ini didesain sedemikian rupa sehingga mengeluarkan gelombang suara berfrekwensi tinggi.




Suara dari alat ini tak mampu didengar oleh manusia, namun mampu membuat tikus dan kecoa merasa terganggu dan menghindar, tidak mau mendekat.

Ada juga alat pengusir lain yang berbentuk herbal, kayu naga. Bentuknya berupa potongan kayu khusus yang baunya tidak disukai tikus.

Banyak ya ternyata alat pengusir tikus, mulai dari lem tikus, makanan, jebakan, hingga peralatan elektrik. Ckckck, cuma gara-gara tikus nih, jadi tercipta berbagai inovasi produk untuk mengusirnya. Belum termasuk yang dibuat untuk mengobati penyakit akibat makhluk yang satu ini. Arrgghhhh

Selama ini saya memang baru mencoba jebakan dan makanan aja. Sejauh ini cukup efektif. Tapi pengusir elektrik sepertinya lebih aman, tanpa racun. Entahlah, pengen nyoba juga.

Teman-teman bagaimana? Udah nyoba yang mana aja?

Kalau temen-temen mau cari yang elektrik, klik aja link pengusir tikus di atas

26 komentar :

  1. cuma yang lem tikus aja, kalau diracun malah pernah loh matinya di atap rumah... ikh... :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Racunnya racun apa maakk? Dora ini agak beda dibanding racun biasa

      Hapus
  2. Pengusir elektrik ini aman ya mak? Gak ada pengaruh negatifnya kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sejauh ini ga ada sih. Berpengaruhnya ke tikus dan kecoa. Memang bukan mematikan, tapi membuat tikus ogah dekat2 karena frekwensi tinggi membuatnya terganggu

      Hapus
  3. yang elektrik mahal ga harganya...saya parno sama kecoa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga juga sih, ada yg harganya ga sampai 100rb

      Hapus
  4. Baru mampir udah suka sama tulisannya :)

    www.fikrimaulanaa.com

    BalasHapus
  5. Kalo di kosan, tikusnya rame di atas plafon. Pake alat begini ngaruh gak ya? :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di plafon, mungkin bisa nyobain yg elektrik yaa, yg fungsinya utk mengusir dan bikin tikus ogah mendekat *cmiiw

      Hapus
  6. Ya ampuun pas banget ini di rumahku ada tikus gak keluar2 .... udah seminggu.
    Thanks for sharing ya mak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cobaaiiinnn oline. Kabarin kalau sukses yaa :)

      Hapus
  7. Pingin juga nyoba yang electrik, beli di mana, Mak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg elektrik banyak dijual online shop mak, coba klik link yg berwarna biru itu, udah dishare langsung

      Hapus
  8. kalau tikusnya mati tinggal bau bathangnya doank mak, ini juga butuh perburuan lagi jadi bingung apa yang paling efektif,.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pakai racun yg mana maakk. Kalau saya pakai Dora sejauh ini belum pernah nemu yg matinya di tempat tersembunyi, selalu area terbuka. Sering matinya di depan mata, hahaha

      Hapus
  9. saya pake lem... lumayan efektif, tinggal kasih makanan jebakan aja di alas lemnya... kalau racun suka mati dimana aja... baunya itu... hiyyy...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum pernah nyoba yg Lem. Kata suami ga akan mempan utk tikus yg segede kucing. Bener ga mak?

      Hapus
  10. iYa, mbak. Banyak banget. salah satunya itu suara jangkrik. Makanya dulu saya di rumah pernah miara jangkrik banyak banget. masalahnya, gak cuma tikus aja yang kabur, penghuninya juga serasa mau kabur. berisiknya tengah malem. xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naahh suara jangkrik itu yg mengganggu dan bikin tikus malas mendekat

      Hapus
  11. Pernah pake pake racun tikus mak malah repot nyari bangkainya.cuma kecium doang.dapet2 udh berulat hiiiii. Kyknya Dora boleh dicoba nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya kalau racun tikus biasa gitu yaa. Cobain deh Dora, sejauh ini gampang ditemukan

      Hapus
  12. aku pakai lem tikus mba,,setelah dioles di kertas karton,,tengahnya kasi kue,,heemmm,,tikusnya nempeel,,
    kasiihaann jg siih,,tapi apa dayaa,,dia juga ngga kasihan siih ama kitaa,,he he

    BalasHapus
  13. "cuma gara-gara tikus nih, jadi tercipta berbagai inovasi produk untuk mengusirnya" >> hwahahaha iya bener juga yaa.

    ibuku pake yang kayak tawas gitu mak. matinya juga ga langsung, 2-3 hari kemudian. cuman yaa gitu, nggak ketawan dimana matinya. tau2 bau aja. agak malessin juga emang.

    paling nyebelin deh emang.. tikuq, curut dan sejenisnyaa. ARGH!

    BalasHapus

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com