Pages

SOCIAL MEDIA

Rabu, 05 Agustus 2009

Les Belajar atau Tidak?

"Bunda, di sekolah kan ada les, Faldi mo ikut donk"

"Les apa kak?"

"Les pelajaran"

"Les pelajaran apa?

"Pelajaran apa aja yang diajarkan bu guru, kecuali Mandarin dan Inggris"

"Buat apa ikut les kak?"

"Biar Faldi nilainya 100 terus"

Hehehehe...aku dan ayahnya langsung senyum-senyum begitu denger jawaban Faldi ini.

Bukan sekali dua kali Faldi minta les yang diadakan gurunya sepulang sekolah.

Dulu waktu Faldi kelas 1 SD juga pernah minta les, tapi gak kami penuhi, karena kami merasa Faldi belum perlu ikut les, pelajaran masih tidak begitu sulit dan kami sebagai orangtua merasa masih sanggup membimbing jika memang diperlukan.

Tapi kali ini kami merasa perlu menggali lebih jauh, kenapa sih Faldi sampe segitu pengennya ikut les. Kami pikir Faldi cuma ikut-ikutan, cuma pengen main lebih lama di sekolah dengan teman-teman satu kelasnya, atau cuma karena gak mau dianggap lain dari yang lain, karena gak ikut les sementara hampir semua teman-teman sekelasnya ikut.

"Kakak, ayah & bunda gak pernah minta nilai kakak harus 100. Toh selama ini kalo nilai Faldi gak 100 pun, ayah & bunda gak pernah marah ato protes kan?"

"Iya sih"

"Trus kenapa Faldi pengen les?"

"Ya Faldi pengen aja nilainya bisa 100 terus"

"Kakak, yang penting sebenarnya bukan nilai seratusnya. Gak penting nilai seratus kalo Faldi gak ngerti apa yang diajarkan. Lebih gak penting lagi kalo nilai seratus itu Faldi dapat dari mencontek. Buat ayah sama bunda, yang penting Faldi mengerti apa yang diajarkan, mengerti dengan baik pelajarannya, mengerti apa yang dimaksud"

"Faldi gak nyontek kog"

"Emang juga, bunda tahu Faldi gak nyontek, wong anak bunda pinter gitu ngapain juga nyontek"

Ayah ikut bicara

"Kak, selama ini kakak ulangan ato ujian gak pernah belajar aja nilainya bagus kan? Walopun gak seratus tapi rata-rata nilai Faldi di atas 60-70 kan?"

"Iya"

"Nah, kurang apalagi kak. Malah sering banget nilai kakak 80-90" Bunda ngomong

"Iya emang"

"Seperti yang bunda bilang tadi, yang penting bukan nilai seratusnya, yg penting adalah Faldi ngerti apa yg dipelajari, apa yg diterangkan bu guru, ngerti pelajarannya, jadi bukan nilainya"

Faldi diam mendengarkan

"Kak, ayah & bunda bukannya melarang Faldi ikut les. Tapi ayah-bunda kasihan sama Faldi. Kalo ikut les, kapan waktu main Faldi. Kalo Faldi masuk siang, pulang sekolah udah jam 2, trus ikut les berarti pulangnya jam 3, nah jam 3 kan Faldi ngaji di TPA, pulang TPA udah jam 1/2 5, udah sore, taruhlah Faldi masih sempet main sebentar sebelum magrib kalo gak ada PR. Tapi kalo ada PR? Faldi hampir tiap hari masih tetep dikasih PR kan? Nah, kapan waktu Faldi istirahat? waktu main?"

Faldi mengangguk2 mendengarkan

"Ayah sama bunda gak mau Faldi kurang jam mainnya, kurang jam istirahatnya. Seumur Faldi tuh masih butuh main yang banyak. Seumur kalian itu belajarnya ya lewat bermain. Dengan bermain sama teman Faldi dapat ilmu banyak. Dan ilmu itu diperlukan pada saat nanti Faldi besar, pada saat Faldi udah kerja"

"Kak, banyak orang pintar di sekolah, gak semua bisa berhasil pada saat kerja. Pintar pelajaran gak menjamin orang juga sukses nantinya. Ayah bunda pengen Faldi seimbang antara bermain dan belajar. Gak cuma belajar doang tapi gak punya jam main. Entah Faldi main di rumah sama adek-adek, ato Faldi main sama temen-temen di sekolah, di TPA, atau temen dekat rumah"

Faldi diam sambil mikir-mikir

"Coba dipikir-pikir lagi. Kalo memang Faldi masih mau les juga, Faldi harus ingat-ingat, nantinya kalo Faldi ikut les, berarti jam main Faldi berkurang. Nah, Faldi mau gak itu"

Faldi diam

Besoknya Faldi sekolah dan pulang-pulang laporan kalo nilai matematikanya 100

"Bunda, nilai matematika Faldi seratus"

"Wah, hebat anak bunda"

"Iya bunda, temen-temen Faldi ada yg nilainya gak seratus"

"Wah, hebat donk kakak"

"Iya"

"Nah, itu gak ikut les aja nilainya udah 100, Faldi masih mau ikut les?"

"Gak ah bunda, Faldi gak usah les aja"

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Komentar anda merupakan apresiasi bagi tulisan saya. Terima kasih sudah berkunjung. Maaf jika komen saya moderasi untuk mencegah pemasangan link hidup dan spam.

Tertarik bekerja sama? Silahkan kirim email ke m4y4mf@yahoo.com