Sabtu, 22 Juli 2017

Click To Meet, Temukan Agen Yang Klik

Pernah punya pengalaman buruk bertemu agen asuransi yang tidak menyenangkan? Ga mau ngurusin atau ga bertanggung jawab? Atau agen asuransi yang selalu meneror dan menawarkan produk tanpa bosan?

Ya ga bisa disalahin juga sih, agen asuransi itu kan memang kerjanya mencari nasabah baru. Apalagi tingkat kesadaran berasuransi di Indonesia masih rendah banget. Baru 2,8% saja orang Indonesia yang terdaftar sebagai pemegang polis asuransi. Kecil banget kan?

So, memang masih besar peluang asuransi. Tapi juga masih panjang jalannya untuk meningkatkan kesadaran dalam menggunakan asuransi.

Ada beberapa hal yang biasanya membuat orang ragu memilih ikut asuransi. Ada beberapa hal yang kerap menjadi tanda tanyaPertama, perusahaan asuransinya terpercaya ga? Kedua, apakah agentnya bisa dipercaya? Ketiga, apakah si agent bisa diajak diskusi? Keempat, bertanggung jawab ga orangnya?

Berangkat dari keraguan semacam itu, FWD Life melahirkan inovasi baru, Click To Meet.

FWD Life


Tahu FWD Life kan? Perusahaan asuransi yang sudah 4 tahun hadir di Indonesia. Walau tergolong "pemain baru", FWD ini ga main-main lho. Ada banyak terobosan-terobosan baru yang diluncurkan, termasuk menjadi pelopor asuransi berbasis digital.

Shandi Prajudi dan mc Tyas Putri
Shandi Prajudi dan mc Tyas Putri

"Semua system FWD sudah digital. Integrated system. Ga ada lagi cerita berlembar-lembar ilustrasi. Semua proses dilakukan secara digital dan paperless. Segala surat dan polis dikirim by email", jelas Shandi Prajudi, Head Centre of Excellent FWD Life pada acara Blogger Gathering yang diadakan
di Resto Gastromaquia, Jakarta Selatan pada hari Jum'at, 21 Juli 2017.

Walau  baru berusia 4 tahun, FWD sudah mendapat beberapa penghargaan lho. Salah satu penghargaannya adalah Good Governance Award 2016. Keren ya?

Click To Meet


Sejak April 2017, FWD Life mengenalkan sebuah inovasi bertajuk Click To Meet.

Inovasi baru ini membuat nasabah punya kebebasan untuk memilih agen asuransi yang "klik", sesuai di hati. Sering kali orang gagal bekerja sama bukan karena ga cocok dengan produknya, tapi karena ga "klik" dengan "penjual"nya. Ayooo, iya apa iyaa? Saya ngacung deh. Ngaku kalau emang suka ga sreg kalau ketemu agen yang "agak menyebalkan", hahaha. Nelpon-nelpon, minta ketemu, dsb.

Melalui fitur Click To Meet, nasabah bisa memilah milih agen asuransi berdasar preferensinya, minatnya, passionnya, profilnya, dsb. Profil si agen beserta foto dan biografi singkatnya akan dimunculkan. Ngobrol sama agen yang sama-sama suka musik itu asyik kan? Atau agen yang suka travelling. Dengan kesamaan minat dan passion, obrolan tentu akan lebih mudah nyambung dan agen bisa kenal lebih jauh apa yang dibutuhkan nasabah.

Tak cuma itu, nasabah juga bebas memilih tempat bertemu dan waktu yang tepat, sesuai kebutuhannya. Mau ketemu agen yang penuh perhatian dan memberi informasi, agen yang berjiwa muda, atau agen yang berpengalaman?

Begitu menemukan agen yang "klik", tinggal atur waktu dan tempat deh untuk bertemu. Setelah ok, akan muncul notifikasi untuk si agen "you have an appointment". Tempat pertemuan biasanya di cafe Excelso mana saja yang menjalin kerjasama dengan FWD. Kenapa cafe Excelso? Untuk menjamin keamanan agen dan nasabah. Tempat umum yang sudah tertentu akan lebih mudah dilacak,jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Oh ya, agen-agen yang bisa masuk program Click To Meet ini juga bukan agen sembarangan. Mereka adalah agen-agen pilihan FWD yang sudah melalui berbagai tahapan screening.  So, sudah teruji dong kehandalannya.

Sharing Agen FWD


Ester Waty Oktaviani dan Kwan Yoe Sen
Ester Waty Oktaviani dan Kwan Yoe Sen

Dua agen asuransi ini, Ester Waty Oktaviani dan Kwan Yoe Sen, berbagi pengalaman dan suka dukanya menjadi agen asuransi FWD.

"Sejak ada Click To Meet, kami jadi ga perlu lagi sibuk mengejar-ngejar nasabah. Tinggal menyiapkan waktu bertemu. Ngobrol dengan nasabah pun jauh lebih enak" aku mba Ester

"Sekarang justru sering kewalahan menerima permintaan bertemu. Kalau ada dua janji di tanggal yang sama, terpaksa diatur ulang. Jika tempatnya dekat, bisa diatur di tempat dan tanggal yang sama. Tapi jika jaraknya berjauhan, harus diatur lagi" cerita koko Yoe Sen penuh semangat.

Sebagai agen, mereka wajib dan kudu menjaga hubungan baik dengan nasabah. Kemudahan digital ini benar-benar membuat mereka terbantu.

Ah, di jaman era digital ini memang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jika memang bisa serba digital dan memudahkan, kenapa harus takut, ya kan?


Penasaran pengen mencoba fitur Click To Meet, sila coba ya www.fwd.co.id/clicktomeet

Jumat, 21 Juli 2017

Tes Kesegaran Kulkas LG Linear Inverter

Ibu-ibu, biasa nyimpen sayur di kulkas berapa lama? Pernah nyimpen sayur atau buah di kulkas selama seminggu? Bagaimana akhirnya? Sukses dimasak dan masuk perut, atau lolos ke tong sampah?

Hayoo, yang sukses di masak ada berapa orang?

Nah, yang lolos ke tong sampah siapa aja?

Saya? Sayuran atau buah yang saya simpan di kulkas selama seminggu lebih, sukses berakhir di tong sampah. Hiks. Layu, kisut, dan busuk. Huhuhu.

Padahal rasanya saya udah nyimpen dengan benar lho. Beberapa sayur dan buah yang basah, saya bungkus plastik atau kertas untuk menyerap kelembabannya.

Tapi ya itu, buah dan sayur itu tetap aja ada batas masa simpannya, walau di dalam kulkas sekalipun.

Padahal mah, niat awal saya punya kulkas kan supaya bisa simpan bahan-bahan makanan lebih lama. So, ga perlu lagi belanja dan berakrab-akrab dengan mamang sayur tiap hari. Cukup lah 1-2 minggu sekali aja belanjanya.

Ngomong-ngomong soal kulkas, Jum'at, 21 Juli 2017 lalu, saya dapat kesempatan nih, hadir ke acara showing dan challenge kulkasnya LG di Atrium Mall Senayan City.

Pada kesempatan itu ditampilkan sebuah grup musik asal Korea, P Brosound, yang memainkan musik menggunakan media sayur dan buah segar.  Alat itu dibuat sedemikian rupa sehingga bisa dimainkan menjadi alat musik tiup dan pukul. Mulai dari wortel, labu parang, lobak, paprika, dsb.

Grup Musik P Brosound asal Korea Memainkan instrumen dari buah dan sayur

Agar bisa dimainkan sebagai alat musik, si buah dan sayur ini harus lah segar. Jika layu, suara yang keluar tidak akan maksimal. Malah bisa jadi ga keluar suaranya. Teman-teman blogger dan media yang hadir, diperkenankan untuk mencoba buah dan sayur tersebut, beneran ga bisa bunyi.

Teman-teman blogger mencoba alat musik dari sayur dan buah

Ternyata beneran bisa sodara-sodara. Hahaha. Kece! Kuncinya ya itu, buah dan sayurnya harus segar!

Bagaimana mendapatkan sayuran segar? Ya beli di tukang sayur, pasar, atau toko yang menjual sayuran dan buah segar. Namun, apa iya tiap kali mau tampil atau latihan, mereka harus beli dulu?

Ga bisa gitu ya disimpen di kulkas aja?

Coba dijawab sendiri, berapa lama biasanya buah dan sayur bertahan di kulkas? Apa iya buah dan sayur tersebut tetap segar?

Nah, para pemain musik sayur dan buah asal Eropa, sudah membuktikan kesegaran sayur dan buat yang disimpan selama seminggu di kulkas LG Linier Nature Fresh. Simak deh video youtube yang ini https://youtu.be/rTsGZSWxv2A.


Bagaimana bisa kulkas LG Linier Nature Fresh inverter bisa tetap menjaga kesegaran sayur dan buah?



Kulkas LG punya teknologi linear inverter compressor. Berkat teknologi ini, kerja kulkas jauh lebih ringan dan ga boros listrik.

Baca : Hemat Listrik dengan teknologi LG inverter 

Oh ya, suhu di dalam kulkas pun bisa terjaga plus minus 0,5 derajat secara merata, entah itu dekat pintu, atau rak bagian dalam. Dinginnya merata.

Teknologi door cooling menyebabkan rak di dekat pintu kulkas menjadi lebih cepat dingin, walau bolak balik dibuka tutup sehingga ga boros listrik.

Acara hari itu pun diisi dengan talkshow bersama chef Marinka yang berbagi tips menjaga kesegaran makanan dan menyimpan makanan di kulkas.

"Agar lebih segar, simpan lah di wadah yang tertutup rapat, entah ditutup dengan plastik wrap, atau ditutup di wadah kedap udara"


Ssstt, saya mupeng banget dengan kulkas LG insta view door ini. Teknologi insta view memungkinkan kita ngintip isi kulkas tanpa perlu membuka pintunya. Lebih irit listrik kan?



Acara LG Linier Challenge ini masih berlangsung lho di Atrium Mall Senayan City sampai hari minggu, 23 Juli 2017. Buat teman-teman yang penasaran dengan kulkas LG Linier inverter ini, seberapa canggih fitur-fiturnya? Dateng aja yuuk. Ada challenge berhadiah voucher MAP dan kulkas loh.

Kamis, 20 Juli 2017

Bebas Macet Menyeberang ke Lampung dengan 4 Tips Ini



Bebas Macet Menyeberang ke Lampung dengan 4 Tips Ini





Sumber foto : republika.co.id
Sumber foto : republika.co.id




Siapa sih yang tidak ingin pergi melancong ke Lampung? Provinsi paling selatan dari Pulau Sumatra ini memang memiliki sejuta daya tarik yang siap membawa kita ke petualangan seru tak terlupakan. Khususnya, kawasan wisata ini memiliki banyak pantai dan pulau kecil eksotis yang menawarkan panorama cantik. Tidak hanya itu, di salah satu pantai bahkan bisa melihat atraksi lumba-lumba di laut secara alami. Bikin pengen, kan?

Dari segi keterjangkauan, tidak sulit menghampiri Lampung, bahkan dari Pulau Jawa sekalipun. Berada di ujung Selatan Pulau Sumatera, provinsi ini memiliki beragam moda transportasi yang dapat menjadi alternatif jika hendak menyambanginya. Hanya saja, saking populernya Lampung belakangan ini, teman-teman harus bersiap-siap menghadapi macet jika hendak berkunjung ke provinsi yang satu ini ketika mau berlibur.

Kemacetan tersebutlah yang mungkin membuat seseorang ragu untuk berlibur ke Lampung. Padahal di lain pihak, ingin segera melihat pantai-pantai cantik yang berada di provinsi tersebut. Tenang dulu, sebenarnya bisa kok menghindarkan diri dari macet jika hendak ke Lampung. Caranya? Simak tips-tips di bawah ini, ya.


1. Tanpa Pusing, Naik Pesawat Langsung Sampai Lampung

Cara termudah sampai di Lampung tanpa merasakan macet adalah dengan memilih pesawat sebagai moda transportasi. Hahaha, ya iya lah yaa, naik pesawat emang paling gampang dan tercepat untuk mencapai propinsi yang satu ini. Tak sampai satu jam euy. 


Bagaimanapun, Lampung memiliki sebuah bandara yang bisa dijangkau dari banyak kota di Indonesia. Bandara yang diberi nama Raden Inten II ini berada di kawasan Lampung Selatan. Dari Bandara, tidak terlalu sulit untuk menjangkau berbagai pantai cantik yang menjadi sajian utama daerah yang satu ini.

Harga tiket pesawat ke Lampung pun tidak terlalu mahal, jika dibandingkan harga rata-rata tiket ke kota Medan maupun ke kota Padang yang masih berada di satu pulau. Cukup menyediakan sedikit waktu untuk memesan tiketnya di Traveloka atau agen travel online lainnya. Setelah itu, tinggal siap-siap mengemas barang guna berlibur seru ke Lampung yang kerap menjadi pembicaraan banyak orang akhir-akhir ini. Provinsi yang mulai banyak diulas para travel blogger.


2. Naik Feri dari Merak? Naik Kereta api Terlebih Dahulu

Bagi beberapa orang yang tinggal di Pulau Jawa, Lampung menjadi salah satu tujuan favorit terdekat untuk berlibur, di luar pulau Jawa. Alasannya, bisa digapai dengan transportasi laut dengan harga terjangkau. Ya, bisa menyambangi Lampung dengan naik feri dari Pelabuhan Merak yang ada di ujung provinsi Banten. Hanya saja, kerap perjalanan ke Merak menghadirkan macet yang luar bisa akibat antrian panjang untuk menaiki kapal Feri, baik itu menggunakan kendaraan pribadi, travel, atau bis. Tapi, jika memilih moda transportasi yang memilih jalur sendiri seperti kereta api, aman donk? Bebas macet euy.

Kereta api menuju Merak yang paling terkenal adalah KA Krakatau. Kereta api yang satu ini melewati banyak kota di Jawa, mulai dari Kediri, Madiun, Blitar, hingga Cirebon. Jadi, bagi yang berada di kawasan tersebut sangat tepat memilih kereta ekspres ini guna menghindari macet di kawasan-kawasan sebelum mencapai Merak. Untuk memperoleh tiket kereta api Krakatau pun tidak sulit. Salah satu caranya, bisa memesan tiket kereta Krakatau di Traveloka. Mudah kan memesan tiket di agen travel online yang satu ini?

Anak-anak paling suka diajak naik kereta, apalagi kereta jarak jauh. Pemandangan seru selama perjalanan membuat mereka betah dan selalu menarik. Walau sempat punya pengalaman tak mengenakkan saat naik kereta, tapi itu tak menyurutkan langkah mereka untuk tetap menikmati moda transportasi yang satu ini.

Baca : Pengalaman tak terlupakan naik kereta listrik


3. Katakan Tidak pada Musim Liburan

Jalan menuju Lampung memang sulit untuk tidak padat. Namun, suasananya akan semakin padat ketika mendekati hari-hari libur panjang, seperti ketika musim libur Lebaran, akhir tahun, ataupun saat libur anak sekolah. Jika sudah pada waktu tersebut, siap-siap saja melihat antrean panjang ketika memasuki Pelabuhan Merak ataupun ketika telah tiba di Provinsi Lampungnya.

Kalau teman-teman termasuk orang yang sudah gerah dan tidak mau berhadapan dengan kemacetan panjang, lebih baik katakan tidak ketika ada kerabat maupun sahabat yang mengajak jalan-jalan ke Lampung ketika musim liburan. Soalnya, macetnya pasti luar biasa! Bisa berkilo-kilo meter euyy. Lebih baik tunggu waktu liburan usai, baru merencanakan membeli tiket kereta api ke Merak ataupun pesawat ke Raden Inten II guna bisa melihat barisan pantai cantik yang ada di kawasan ini.


Baca : Libur Usai, Kesibukan Dimulai


4. Hindari Akhir Pekan Panjang

Memang seru rasanya jika menghabiskan long weekend alias akhir pekan yang panjang untuk singgah berlibur ke pantai-pantai indah yang ada di Lampung. Namun, harus realistis bahwa ada banyak orang yang juga berpikiran serupa, kan? Dengan demikian, ancaman kemacetan siap menyambut ketika memutuskan berlibur ke kota tersebut pada akhir pekan panjang.

Jadi selain waktu musim libur, akhir pekan panjang menjadi momen yang mesti dihindari jika ingin berwisata ke Lampung. Akan lebih menyenangkan jika mengambil cuti di hari kerja, karena suasana menuju Lampung pasti relatif lebih sepi. Serius, deh! 



Saya udah beberapa kali mengunjungi provinsi yang satu ini, tapi udah lama. Pengen ajak anak-anak ke sana lagi. Jalan-jalan, menikmati pantai, bersilaturahmi dengan teman-teman di sana, dan membeli oleh-oleh khas Lampung, kopi. Hahaha

Baca : kopi bubuk

Jalan-jalan memang menyenangkan. Akan tetapi, jangan memaksakan diri jika memang kondisi jalan menuju ke sana sedang tidak memadai. Termasuk ketika hendak berlibur ke Lampung, moda transportasi dan waktu perjalanan akan sangat menentukan nyaman tidaknya wisatamu ke provinsi yang satu ini.

Senin, 03 Juli 2017

Kesehatan Wanita, Anyang-Anyangan, & Uricran

Pernah mengalami anyang-anyangan? Ga enak banget kan rasanya. Saya dulu ga paham soal anyang-anyangan sampai saya membaca beberapa tulisan dan akhirnya baru paham deh, apa yang dimaksud.

Anyang-anyangan sebenarnya istilah lain dari infeksi saluran kemih yang biasa menyerang para wanita dan erat hubungannya dengan kesehatan wanita. Bahkan situs alodokter menyebutkan, resiko wanita terkena masalah yang satu ini hingga 50%.

Gejala anyang-anyangan yang paling mudah dikenali adalah rasa sakit dan perih saat buang air kecil. Rasa sakit buang air kecil ini juga biasanya diikuti cairan yang keluar biasanya juga sedikit, padahal rasanya masih ada yang harus dikeluarkan.

Saya pernah beberapa kali mengalami masalah ini, rasanya mau buang air kecil yang banyak, tapi yang keluar cuma sedikit, mau keluar lagi ga bisa. Tapi, yang menyebalkan, ga lama kemudian muncul lagi rasa ingin buang air kecil. Tapi lagi-lagi ga bisa tuntas. Dan itu rasanya sungguh ga nyaman, bahkan mengganggu. Mau ngapa-ngapain jadi kurang bebas.

Nah, dari beberapa referensi yang saya baca, ada beberapa penyebab anyang-anyangan ini

Mari kita bahas

Penyebab anyang-anyangan

1. Suka menahan BAK

Saya banget ini, kadang suka malas dan bahkan menahan-nahan BAK. Rupanya, hal ini bisa memicu terjadinya anyang-anyangan

2. Cara Pembasuhan yang salah

Ketika Membilas area intim, sebaiknya membasuh dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Hal ini karena bakteri e-coli yang biasa ada di area belakang, bisa ikut masuk ke saluran kemih. Pada wanita, saluran kemih yang pendek menyebabkannya rentan terkena infeksi.

3. Kurang merawat area vagina

Perawatan area intim itu sungguh harus hati-hati banget. Sebaiknya harus sering berganti underwear, atau kalau pakai panty liner, sering-sering diganti. Sesaat setelah berhubugan intim pun harus dibiasakan untuk langsung BAK, agar potensi bakteri yang mauk, terdorong ke luar. Penggunaan produk pembersih vagina juga tidak disarankan, karena produk ini justru mematikan bakteri baik yang berguna menyerang bakteri jahat.

4. Penggunaan toilet umum yang kurang hygienis

Toilet umum memang area paling sering menjadi penyebab infeksi. Penggunaan toilet yang kurang bersih menggunakan air yang tercemar bakteri e-coli, rentan menyebabkan infeksi atau anyang-anyangan.

5. Kurang Minum

Air berfungsi membuang racun dari tubuh sekaligus mengurangi kemungkinan bakteri menginfeksi saluran kemih. Jika kurang minum, tentu saja buang air mejadi lebih sulit dan proses pembuangan bakteri menjadi berkurang.



Lantas, bagaimana donk cara mengatasi anyang-anyangan ini?

Yuuk, coba kita bahas yaaa


Cara mengatasi Anyang-anyangan

1. Minum yang banyak

Dengan minum yang banyak, air akan banyak dikeluarkan dari tubuh dan mendorong bakteri keluar lebih banyak.


2. Jangan menunda buang air kecil

Jika kamu punya kebiasaan menunda buang air kecil, segera ubah kebiasaan ini. Hal ini menjadi penyebab tersering munculnya anyang-anyangan.

3. Konsumsi Prive Uricran

Prive Uricran merupakan salah satu produk Combiphar yang bisa membantu mengatasi anyang-anyangan. Ekstrak buah Cranberry yang terkandung di dalamnya, terbukti mencegah bakteri E-coli menempel pada saluran kemih. Hal ini tentu saja mengurangi kemungkinan anyang-anyangan kan.


Prive Uricran ini tersedia dalam bentuk kapsul dan bubuk. Saya sedang suka dengan yang bentuk bubuk karena praktis, tinggal diseduh air biasa. Rasanya asem manis segar, seperti minum jus buah aja.

Kandungan cranberry, vit c, dan probiotiknya, mampu mencegah anyang-anyangan jika diminum secara teratur, 1-2x sehari.

4. Basuhlah dengan cara yang tepat

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, pembasuhan yang salah seringkali jadi penyebab anyang-anyangan. So, biasakan untuk selalu meulai pembasuhan dari depan ke belakang, agar bakteri e-coli tidak sempat mampir dan masuk ke saluran kemih

5. Jika infeksi bertambah parah, segera ke dokter 

Langkah ini adalah upaya terakhir jika infeksi yang terjadi cukup parah, misalnya rasa ga nyaman pada perut bawah, nyeri panggul, demam, atau urine berdarah. Jika tak ditangani dengan baik, bakteri e-coli ini bisa menginfeksi ginjal dan ini tentu saja lebih berbahaya kan?

Ya begitulah, sebagai wanita, kudu terima juga resiko terkena anyang-anyangan lebih besar di banding pria. Saluran kemih yang relatif pendek, membuat para wanita lebih rentan terkena anyang-anyangan

Minggu, 02 Juli 2017

Mau Belajar Nulis Blog? Coba Platform Ini

Mau belajar nulis blog? Pengen belajar-belajar tulis menulis di sebuah platform dan bisa dipublikasikan? Pengen punya tulusan yang bisa dishare ke mana-mana linknya? Mau mulai nulis tapi ga tahu berawal dari mana?

Kalau jawabannya iya, saya mau kasih bocoran nih.

Sudah sebulanan ini nih saya mencoba menulis di sebuah platform yang bikin saya ketagihan menulis di sana.

Walau awalnya sempat kebingungan, tapi akhirnya jadi keasyikan sendiri menulis di platform itu.

Salah satu contoh tulisan yang baru-baru ini saya tulis

https://opini.id/topik/2097/cewek-itu-seksi-kalau

Mampir dan tuliskan pendapatmu yaa.

Udah tahu kan, platform apa yang saya maksud?

Yak! Opini.id


Opini.id (foto by Riyardi Arisman)


Kenapa Opini.id?


Bagi saya, ada beberapa alasan yang membuat platform ini bisa jadi pilihan buat belajar menulis. Bisa jadi langkah awal buat yang ingin mencoba menuangkan ide-ide, pendapat, atau menulis apapun yang ingin dituangkan ke dalam sebuah wadah.

Berikut beberapa hal yang bisa membuat kamu bisa mulai belajar menulis blog :

1. Mudah memasukkan foto

Di opini.id, memasukkan foto sebagai ilustrasi tulisan sangat mudah, langsung terlihat pada halaman penulisan, tak banyak menu-menu lain, jadi ga terlalu membingungkan.

2. Panjang Tulisan Terbatas

Buat yang baru belajar menulis, menyusun kata dan tulisan yang panjang itu kadang jadi problem tersendiri. Tapi, menulis di opini.id ini justru ga perlu nulis panjang-panjang. Kalau mau menulis panjang, bisa dipotong-potong menjadi beberapa bagian, istilahnya dibuat "listicle".

3. Mudah Membuat Tulisan Listicle

Sering melihat tulisan di beberapa media online? Tulisannya pendek-pendek dan bersambung kan? Nah, tulisan di opini.id ini juga diset agar mudah ditulis secara "listicle".

Buat saya, ini pengalaman baru, dan sangat menyenangkan, seneng aja bisa buat tulisan model "listicle", model yang mungkin ga bisa saya buat di blog :).

4. Mudah dibagikan (share)

Mau berbagi opini yang sudah kamu tulis? Gampang banget membagikan tulisan di opini.id. Di bagian bawah tulisan sudah ada fasilitas yang membuatnya bisa langsung dibagikan dengan mudah. Tinggal klik tombol share, bisa dibagikan ke facebook, twitter, atau whatsapp.

5. Bisa Dapat Like, Komen, atau Follower

Bisa dikatakan, opini.id ini semacam gabungan sosial media dan mini blog. Dengan menjadi member, kita bisa menulis, berbagi tulisan, saling berbagi like, komen, dan follow. So, kalau kita suka dengan tulisan-tulisan seorang penulis di opini.id, kita bisa follow ybs dan like atau komen tulisan-tulisannya.

Kalau ga gabung jadi anggotanya pun, tetep bisa like & komen kog.

Nah, itu beberapa kelebihan opini.id menurut saya.

Cara Menulis di Opini.id


Kalau tertarik mau belajar menulis di opini.id, ini cara mudah menulis di sana.

1. Buat akun

Sebelum menulis di opini.id, buat akun dulu yaa. Caranya mudah kog, cukup daftar dengan menggunakan akun facebook, akun twitter, atau via email.

2. Buat Topic

Setelah proses mendaftar akun selesai, kamu bisa mulai belajar membuat tulisan dengan membuka halaman topik.

Pada halaman ini tersedia sebuah menu dengan tulisan Create Topic. Klik create topic dan mulai lah menulis

3. Mulai Menulis Judul

Setelah klik create topic, akan muncul halaman untuk memasukkan foto dan menuliskan judul tulisan. Setelah foto dan judul selesai, tinggal klik submit atau next.

4. Create Article

Pada halaman berikutnya, ada halaman untuk menuliskan isi article bertuliskan "create article". Tuliskan isi artikel di sini. Jika sudah selesai, tinggal klik post.

Oh ya, kalau mau menulis secara listicle, jangan menuliskan semua hal di halaman ini, tapi di halaman berikutnya dengan mengklik tombol +.

5. Membuat listicle atau vote

Pada halaman ketiga, kita bisa memilih untuk terus menuliskan sambungan artikel dengan memilih "create article", "voice opinion", atau "ask the crowd".

Untuk menuliskan listicle, pilih aja + create article. Masukkan foto ilustrasi jika ada, tulis sub judul, masukkan isi tulisan dari sub judul tersebut.

Mau mencoba menghimpun pendapat dengan system vote? Bisa pilih "ask the crowd" dan masukkan pilihan ke dalam kolom "answer".

Contoh tulisannya bisa seperti ini
https://opini.id/topik/2116/vote-yuuk-yang-mana-jajanan-favoritmu


Sooo, bagaimana?

Mudah kan?

Kalau masih ragu-ragu, coba-coba dulu deh. Gampang kog, ikuti aja cara yang sudah saya tuliskan. Semoga ga bingung yaa.

Enaknya, kita cuma tinggal nulis, ga perlu utak atik atau desain macem-macem, siap pakai lah. Tinggal nulis aja apa yang kamu pikir kan. Enak kan?

So, mau coba?

Yuuk, cuss, langsung bikin akun aja.

Have a nice try
Maya Siswadi

Kamis, 29 Juni 2017

Kenali Masalah Pencernaan Bayi

Pernah tahu bayi yang rewel, menangis tanpa sebab, atau cranky ga jelas? Biasanya, masalah-masalah ini bersumber dari gangguan pencernaan. Entah kembung, sakit perut, mual/muntah, susah buang air besar, dsb.

Dulu, waktu Faldi masih bayi, saya pernah mengalami kejadian itu. Tengah malam Faldi rewel ga jelas. Sudah diganti popok, sudah disusui, bahkan sudah digantiin baju, tetep ga mempan, tetep aja nangis, sulit ditenangkan. Dari beberapa literature yang saya baca, ada kemungkinan bayi yang rewel seperti ini karena colic. Biasanya colic terjadi karena bayi tidak nyaman pencernaannya. Entah karena gas berlebih atau pencernaan sedang bermasalah.


Masalah Pencernaan Bayi

Menurut Dr.dr. Ariani Dewi Widodo, SpA(K) yang merupakan spesialis gastrohepatologi di RSAB Harapan Kita ini, ada beberapa masalah pencernaan pada bayi.

Umumnya, 50%, akibat ketidaknyamanan system pencernaan (GI Discomfort)

Akibat Nutrisi :
Gas dalam usus berlebih,
Adanya gangguan penyerapan karbohidrat,
Cara pemberian minum yang kurang tepat (misalnya terlalu banyak dan sering),
Atau alergi protein susu sapi atau intoleransi laktosa (lactose intolerance).

Atau bisa juga akibat non nutrisi :
Motilitas,
GER,
Hormon usus,
atau Gangguan flora usus

Masalah Pencernaan Tak Selalu Alergi

Masih menurut dr. Ariani, bayi yang berusia kurang dari 1 tahun mempunyai ukuran lambung yang sangat kecil. Lambung kecilnya belum mampu menampung banyak. Itu sebabnya bayi menyusu sedikit-sedikit, menyesuaikan kapasitas lambungnya. Jika terlalu banyak, bisa jadi bayi jadi kembung dan gumoh.

Oleh sebab itu, Asi merupakan makanan tepat untuk bayi. Asi mempunyai kandungan laktosa dan rantai protein sederhana yang mudah dicerna dan tepat untuk pencernaan bayi.

Pencernaan bayi di usia ini umumnya belum sempurna. Enzim Lactase yang berfungsi memecah Lactosa dan enzim enterokinase yang berfungsi memecah protein, belum diproduksi dengan seutuhnya. Itu sebabnya, bayi-bayi di usia ini sering mengalami masalah pencernaan.

So, dr. Ariani kembali menerangkan, masalah pencernaan pada bayi, tak selalu berkaitan dengan alergi. Pada beberapa hal, masalah pencernaan bayi justru akibat pencernaannya yang belum sempurna.

Ikuti Tes Alergi Susu Sapi

Lantas bagaimana mengenali ciri alergi susu sapi?

Gampang, ikuti aja tes alergi susu sapi yang ada di http://www.enfaclub.com/tesalergi-sususapi/ . Ada beberapa gejala yang bisa dicheck list untuk memastikan apakah bayi kita mengalami alergi susu sapi atau tidak. Misalnya dilihat dari konsistensi feses, gangguan perut, dsb.

Gangguan akibat Masalah Pencernaan

Gangguan pada system pencernaan ini, jika tidak ditangani dengan baik akan bisa menyebabkan seorang anak mengalami masalah kesehatan mental lho. Bisa jadi agresif, hiperaktif, cemas, sulit tidur, migrain dsb. Kasihan kan.

So, penting nih mendeteksi masalah pencernaan pada bayi. Cari penyebabnya, catat makanan yang diberikan dalam 3x24 jam, dan konsultasikan pada dokter spesialis anak.

Hal yang bisa dilakukan Orang Tua

Orang tua juga bisa melakukan hal-hal sederhana untuk mengurangi terjadinya colic.

Beberapa hal ini bisa dilakukan untuk mengatasi colic
Mandi air hangat,
Kompres perut dengan air hangat,
Pijat (I Love you misalnya),
Menepuk-nepuk punggung bayi tiap selesai menyusu untuk mengeluarkan gas,
Menggerakkan kaki bayi seperti gerakan mengayuh sepeda untuk merangsang keluarnya gas dari perut.

Menurut Pak M. Nuh Nasution dari Enfaclub, ada susu khusus yang dibuat untuk membantu anak-anak yang mengalami masalah pencernaan yang disebutkan dr. Ariani, akibat ketidakmampuan pencernaan mengolah protein atau lactosa. Bisa menggunakan susu enfagrow A+ Gentle Care yang sudah terhidrolisa. Rantai proteinnya sudah dipecah sedemikian rupa sehingga lebih mudah dicerna bayi. Ini untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula ya.


Acara Talkshow "Tidak Semua Masalah Pencernaan Selalu Berkaitan dengan Alergi" yang diadakan di Tanamera Coffe, pada 17 Juni 2017 ini agak unik nih, di sesi akhir ada materi tentang SEO juga oleh seorang pakar IT, Parjono. Cuma, materi SEO ini sepertinya akan saya tulis terpisah saja, biar lebih enak dibacanya, ya kan?

Pengaruh Pencernaan Terhadap Tumbuh Kembang

Balik lagi ke masalah pencernaan bayi. Walau bagaimana pun, masalah pencernaan ini ga bisa dianggap enteng sih. Proses penyerapan makanan oleh usus, bisa mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasan anak. So, jika ingin anak mempunyai tumbuh kembang yang baik dan cerdas, selain stimulasi, ya perhatikan pencernaannya. Jangan sampai si usus ini mengalami gangguan penyerapan sehingga distribusi gizi oleh pembuluh darah menjadi terhambat.

So, jika anak terdeteksi mengalami masalah pencernaan atau alergi susu sapi, segera lah berkonsultasi ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ok mom, have a nice parenting
Semoga berguna ya sharing dari saya

Best Regards
Maya Siswadi